Stress Penyebab Uban Lebih Cepat Muncul?

Penulis:: Darmansyah

Jumat, 11 Agustus 2017 | 09:26 WIB

Dibaca: 0 kali

Apa kaitannya antara stress dan uban?

Menurut pakar kesehatan Nina Goad  darii British Association of Dermatologist  munculnya uban ternyata tidak terkait sama sekali dengan stress.

Menurut beliau, uban yang muncul saat seseorang masih di usia muda lebih disebabkan karena faktor genetik.

Uban atau rambut yang berwarna putih memang cenderung lebih mudah muncul pada mereka yang sudah berusia lanjut.

Namun, uban juga bisa muncul pada mereka yang masih berusia muda, termasuk yang berusia dua puluh hingga tiga puluhan.

Banyak orang yang berpikir jika mereka yang masih berusia muda namun sudah mengalami rambut memutih ini disebabkan oleh seringnya mereka terkena stress.

Apakah hal ini benar adanya?

Dalam laman kesehatan Science Alert, Goad menyebutkan bahwa bagi sebagian orang, uban sama sekali tidak terkait dengan apa yang mereka pikirkan, namun justru lebih sering terjadi karena faktor genetik yang tidak bisa dikendalikan.

Hal ini berarti, kita tidak bisa menganggap orang-orang yang mengalami uban sejak dini sebagai orang yang terkena stress.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan enam tahun silam, disebutkan bahwa perubahan warna rambut menjadi lebih cerah ternyata disebabkan oleh menurunnya produksi protein yang bisa melindungi kesehatan dan menjaga warna rambut.

Pakar kesehatan Profesor Rodney Sinclair yang berasal dari University of Melbourne, Australia, juga menyebutkan bahwa hingga saat ini, belum ada bukti nyata yang menunjukkan bahwa uban terkait dengan stress, diet, atau bahkan gaya hidup.

Meskipun begitu, bukan berarti mereka yang kerap bekerja dengan keras atau terkena stress lebih tenang dengan penampilan rambutnya.

Cukup banyak dampak kesehatan lain yang bisa disebabkan oleh stress sehingga sebaiknya mereka lebih baik dalam mengelola stress agar bisa tetap menjaga kesehatan fisik maupun psikisnya.

Banyak orang yang mengungkapkan bahwa uban merupakan tanda penuaan yang hanya dialami oleh orang lanjut usia saja, namun faktanya uban bisa muncul pada orang dengan usial yang terbilang muda.

Untuk itu Clairol Consulting Colourist, Luis Pacheco melakukan riset dan membenarkan ada beberapa mitos tentang uban yang salah dipahami oleh masyarakat selama ini.

Seperti dilansir dari Goodhosekeeping, Anda harus tahu tentang munculnya uban pada rambut dan faktor penyebabnya.

Rata-rata wanita dengan usia memasuki lima puluh tahun akan memiliki sekitar lima puluh persen uban pada rambut. Ini merupakan hal yang wajar.

Seperti penelitian yang telah dilakukan oleh Dr Heather Woolery Lloyd, Direktur Perawatan Kulit di Universitas Miami.

Pada penelitiannya, ia menemukan, memasuki usia pertengahan abad, layaknya kulit, tekstur rambut pun akan berubah dengan munculnya rambut-rambut putih.

Berbeda etnis akan membuat munculnya uban di rambut berbeda. Orang Amerika telah terlahir dengan rambut abu-abu sebelumnya.

Berbeda halnya dengan orang Asia yang memiliki rambut hitam, dan akan terlihat dengan jelas ketika telah muncul uban di rambut.

Stres memang tidak akan langsung menyebabkan Anda memiliki uban, tapi merupakan salah satu faktor munculnya uban di rambut lebih cepat dari waktu yang seharusnya.

Tidak heran kita menemukan orang-orang beruban dengan usia yang terbilang muda.

Selain itu merokok dapat menyebabkan berkurangnya kadar vitamin B12 pada tubuh sehingga mengakibatkan hilangnya pigmen rambut.

Anda dapat mengonsumsi makanan seperti hati dan wortel untuk mencegah munculnya uban karena gaya hidup yang tidak sehat.

Lantas muncul pertanyaan, kenapa wanita lebih cepat ditumbuhi uban?

Alasan utamanya bisa karena perempuan mewarnai rambut

Uban sebenarnya adalah rambut yang tidak memiliki pigmen, dan disebabkan melanocytes -sel-sel yang memproduksi pigmen- mulai rusak.

Hal ini akan terjadi secara alami ketika usia kita bertambah.

Namun beberapa pakar kesehatan mengatakan bahwa uban juga bisa disebabkan oleh gen, bukan sekadar oleh gaya hidup.

“Faktor utama penyebab uban adalah usia, yang kini sudah bisa diterima oleh setiap orang, ” kata Nina Goad dari British Association of Dermatologists.

“Uban prematur biasanya ditentukan oleh genetik, dan hanya sedikit yang disebabkan oleh faktor lingkungan. Bagi kebanyakan orang, uban tidak disebabkan oleh sesuatu yang Anda lakukan, tapi karena faktor-faktor genetik yang tak dapat dikontrol. Secara umum, gaya hidup tidak memengaruhi kapan rambut mulai kehilangan warnanya.”

Komentar