Sperma Ngadat? Itu Pertanda Infertilitas

Penulis: Darmansyah

Jumat, 22 Januari 2016 | 10:58 WIB

Dibaca: 0 kali

Anda pernah mengalami nggak keluar sperma saat ejakulasi?

Nah itu adalah masalah infertilitas.

Anda tahu infertalitas. Ketidaksuburan.

Dan hal itu tidak hanya terjadi pada wanita, tetapi juga pria.

Pada pria, infertilitas umumnya berasal dari faktor sperma.

Ada berbagai kemungkinan yang membuat sperma tidak mampu membuahi sel telur.

Salah satunya karena memang tidak ada sel sperma saat ejakulasi.

Pria ejakulasi, tapi enggak ada sperma. Sperma tidak bisa ditemukan, itu bisa jadi salah satu gangguan sperma berat azoospermia

Gangguan sperma bisa menjadi salah satu bagian yang diperhatikan dokter kandungan untuk mengatasi masalah kesuburan pasangan suami istri.

Jika pria mengalami azoospermia atau sperma kosong, dokter kandungan akan berkoordinasi dengan dokter urologi untuk mencari tahu penyebabnya.

Yassin menambahkan, gangguan sperma bisa berasal dari “pabrik” sperma, distribusinya, hingga sel sperma itu sendiri.

Kalau ada bagian yang tersumbat, jumlah sperma bisa jadi rendah.

Kalau lihat bentuknya, misalnya ada yang kepalanya dua, sperma yang rusak jadi enggak bisa masuk menembus sel telur.

Ada juga sperma yang berenangnya lambat.

Gangguan pada sperma itulah yang menyebabkan infertilitas pada pria.

Adapun faktor risiko rusaknya sperma antara lain, kebiasaan merokok hingga organ vital sering terpapar panas.

Gaya hidup sehat akan berdampak pada sperma yang sehat.

Sejumlah penelitian juga mengungkapkan, polusi udara yang tinggi dapat mempengaruhi kualitas sperma.
Sebab, polusi udara juga mengandung radikal bebas.

Selain itu, sering terpapar suhu panas pada bagian organ intim pria juga dapat menurunkan kualitas sperma.

Testis yang menghasilkan sperma sangat sensitif terhadap suhu.

Testis membutuhkan suhu yang lebih rendah dari suhu badan untuk menjaga suhu sperma.

Maka bagi pria yang bekerja dalam ruangan suhu tinggi lebih berisiko mengalami penurunan kualitas sperma.

Misalnya koki, bisa juga karena sering membawa motor gede terpapar mesin panas, pas dicek spermanya rusak. Suhu tinggi membuat proses pematangan sperma terganggu.

Faktor lain yang bisa mempengaruhi kualitas sperma adalah nutrisi.

Sperma membutuhkan mikronutrien atau zat gizi yang diperlukan dalam jumlah sedikit, seperti zinc, seng, vitamin C, dan vitamin E.

Mmikronutrien memengaruhi metabolisme tubuh.

Kemudian, metabolisme tubuh dapat memengaruhi kualitas sperma.

Banyak makan buah dan sayur yang mengandung mikronutrien. Kurangi junk food, makanan yang banyak mengandung MSG, dan makanan yang diproses minyak

Buruknya kualitas sperma, menjadi salah satu penyebab pasangan suami istri sulit memiliki keturunan.
Sebanyak tiga puluh lima persen masalah kesuburan ternyata karena buruknya kualitas sperma.

Untuk itu, saat pasangan mengalami masalah kesulitan memiliki anak, tak hanya seorang istri yang diperiksa organ reproduksinta, tetapi juga pria.

Upaya lain untuk meningkatkan kualitas sperma adalah makanan yang berwarna merah mengandung likopen, antioksidan yang baik untuk sperma dan motilitas.

Tomat, cherri, apel merah dan stroberi adalah contoh dari makanan yang dapat membantu memperbaiki kualitas sperma hingga 80 persen.

Anda juga harus meletakkan laptop di pangkuan bisa merusak sperma karena panas yang dikeluarkan oleh laptop dekat dengan skrotum.

Akibatnya, sperma tidak bisa bergerak dan ada kerusakan DNA karena panas dari laptop. Sebaiknya, taruh laptop diatas meja jika ingin digunakan.

Anda harus mengasup bahan makanan yang mengandung protein.

Daging ayam, daging kambing, ikan dan telur mengandung protein untuk meningkatkan mutu sperma. Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi kenari, kacang mete dan biji labu.

Untuk menjaga kualitas sperma, hindari mengonsumsi kacang kedelai terlalu banyak karena mengandung efek estrogenik, sehingga bisa menurunkan kesuburan pria dan juga produksi sperma.

Riset membuktikan, vitamin C, zinc, selenium dan asam folat dapat meningkatkan kualitas dan jumlah sperma.
Makanan yang mengandung zinc adalah bayam dan labu. Sedangkan vitamin C diperoleh pada pepaya dan citrus. Anda juga dapat memperoleh vitamin tersebut dalam bentuk suplemen.

Makanan atau minuman yang dibungkus plastik sangat berbahaya karena kandungan bahan kimia dalam plastik akan tercampur dalam makanan atau minuman.

Jika dikonsumsi, bahan kimia akan masuk ke dalam tubuh dan akan berefek buruk pada sperma. Ganti penggunaan botol plastik atau plastik penutup makanan dengan wadah berbahan logam.

Asam lemak omega 3 didapatkan pada ikan laut dalam, seperti salmon dan tuna serta minyak zaitun. Sperma terdiri dari protein dan lemak, oleh karena itu kualitas sperma ditentukan pada

kandungan asam lemak yang diperlukan untuk membuat membran sel dari sel sperma.

Asam lemak esensial sangat baik untuk sperma karena tidak mudah rusak oleh radikal bebas dalam tubuh.

Komentar