Situs Selingkuh “ashleymadison” Dibobol

Penulis:: Darmansyah

Kamis, 31 Desember 2015 | 09:23 WIB

Dibaca: 0 kali

Anda pernah berkenalan dengan situs selingkuh “AshleyMadison?”

Tahu apa slogan dan akses menuju situsnya?

Nah, ini dia slogan dan “merek” situsnya.

“Hidup itu singkat. Ayo selingkuh!”

Itu bunyi slogannya.

Lantas “merek” situsnya adalah www.ashleymadison.com.

Itu dia langkah pertama kalau Anda ingin berkenalan dengannya dan kelak ia bakal menjadi wadah bagi siapa yang berniat menduakan pasangannya.

Situs ini telah berumur empat belas tahun dengan klaim anggota mendekati empat puluh tiga juta orang.

Nama situs sendiri merupakan inspirasi dari dua nama paling populer untuk bayi perempuan, yaitu ‘Ashley’dan ‘Madison’

Situs ini sengaja dibuat oleh pendirinya, Noel Biderman, yang ditujukan untuk orang-orang yang tidak bahagia dengan hubungan atau perkawinannya.

Untuk menarik anggota baru, Biderman mempromosikan situs ini lewat iklan televisi dan radio.

Parahnya, iklan tentang situs ini yang beredar di radio, menyarankan agar melakukan perselingkuhan di jam kerja. Isi iklannya yaitu, “Ketika Anda memiliki waktu luang di sela-sela jam kerja, kunjungi situs AshleyMadison.com. Dijamin, Anda akan merasa bahagia.”

Sejak awal diluncurkan, situs kencan ini langsung menuai kontroversi. Kritikan tajam dari segala penjuru ditujukan untuk situs dan pendirinya.

Biderman pun merespons kritikan tersebut, dan menyatakan situs itu merupakan sandaran semata. “Situs web atau iklan toh, takkan bisa meyakinkan orang untuk berbuat serong,” ujar Biderman membela diri.

Biderman mengklaim, sedikit perselingkuhan justru akan membuat hidup seseorang lebih baik.
“Cara ini membantu pria atau wanita yang tidak nyaman dengan hubungan atau perkawinannya merasa lebih percaya diri.”

Biderman juga menyatakan, wanita yang mengunjungi situsnya, biasanya tipe wanita yang memiliki hubungan asmara atau perkawinan buruk.

“Mereka tak lagi diberikan bunga oleh pasangan, atau tak lagi mendapat perhatian dari pasangannya. Para anggota wanita umumnya mengunjungi situs kami sekitar 30-40 menit.”

Virginia Rutter, profesor Sosiologi dari Framingham State College, yang juga pakar seks dan perkawinan, menyatakan, tak ada yang salah dengan menambah teman di dunia maya.

“Akan sangat menyenangkan jika Anda punya teman untuk saling berbagi. Tapi, bila Anda berbohong ke pasangan dengan secara diam-diam menjalin hubungan intim dengan pria atau wanita lain, itu yang salah.”

Menurutnya, bagi pasangan yang sedang mengalami masalah dalam hubungan atau perkawinannya, mengunjungi situs itu hanya menciptakan problem lebih besar.

“Saran saya, jika suatu hubungan dalam masalah, pasangan perlu mencari bantuan orang lain yang lebih profesional,” kata Rutter.

Nah, amankah kalau Anda jadi anggotanya.

Empat bulan lalu aksi peretas membocorkan data situs perselingkuhan AshleyMadison.com pertengahan Agustus ini menguak banyak fakta.

Salah satunya ditemukan banyaknya akun wanita palsu di situs ‘menyimpang’ tersebut.

Seperti dikutip Alarabiya.net dari Gizmodo, berdasarkan catatan resmi situs Ashley Madison, ada tiga puluh satu juta akun milik pria di situs mereka.

Sementara akun milik wanita mencapai lima juta.

Dibalik catatan itu, terungkap setidaknya ada sepuluh ribu akun yang dibuat sendiri oleh Ashleymadison.com.

Sembilan ribu di antaranya terdaftar atas nama wanita, sementara sisanya terdaftar sebagai laki-laki atau tanpa keterangan gender.

Peretasan itu membuat Avid Life, perusahaan pemilik situs Ashley Madison, kelabakan.

Perusahaan asal Kanada itu bahkan sempat melempar sayembara. Siapapun yang bisa mengungkap identitas peretas tersebut akan diberikan lima ratus ribu dolar Kanada.

Namun hingga kini si peretas belum mampu diungkap.

Pengumbaran data ini telah berbuntut tragedi. Pada Senin pekan lalu polisi mengungkapkan setidaknya ada dua kasus bunuh diri diduga dipicu pengungkapan data tersebut.

Kasus pembobolan data puluhan juta pengguna situs Ashley Madison oleh kelompok peretas bernama The Impact Team sempat menghebohkan dunia maya lantaran ada nama-nama pesohor di dalamnya seperti Tony Blair dan mantan bintang reality show Josh Duggar, namun belum dikonformasi keabsahan akun itu.

PCMag mewartakan, kebocoran data pengguna itu seakan tak mempan mematikan reputasi situs selingkuh Ashley Madison

Saat peretasan tersebut terjadi, Ashley Madison mengklaim telah memiliki sekitar 39 juta pengguna.

Kini di laman pembuka situs selingkuh itu menunjukan jumlah pelanggannya yang sudah mencapai empat puluh tiga juta orang.

Bahkan, sepekan setelah insiden peretasan, induk perusahaan Ashley Madison, Avid Life Media, sempat menyatakan bahwa orang-orang masih banyak yang mendaftarkan diri ke dalam situsnya.

“Di samping bisnis dan pelanggan kami yang tengah diserang hacker, kami pun terus tumbuh,” ujar juru bicara Avid Life kala itu.

Komentar