Siapa Yang Bilang Sofa Itu Barang Murah

Penulis:: Darmansyah

Senin, 9 Juni 2014 | 11:20 WIB

Dibaca: 3 kali

Sofa itu barang mahal. Ya!! Siapa yang berani bilang sofa barang murah. Karena itulah ada keengganan orang untuk menyingkirkan sofa lamanya ketika akan mendekor ulang interior rumah.

Anda punya sofa? Sudah puluhan tahun? Itu berarti Anda melakukan pilihan terbaik dalam membelinya.

Sofa memang sesuatu yang awet untuk furniture rumah. Ia sama dengan matras di kamar tidur Ia harus relatif awet.

Tidak jarang pemiliknya bisa menggunakan sofa selama belasan, bahkan puluhan tahun. Karena itu, rasanya sayang jika harus menyingkirkan sofa hanya karena pemiliknya sudah bosan dengan tampilan sofa tersebut.

Bila keputusan pemiliknya tidak akan menyingkirkan sofa lama dari ruangannya, itu berarti ia telah mengambil langkah bijak. Anda tidak perlu menyingkirkan furnitur yang sudah ada.

Cari apa yang dibutuhkan interior rumah Anda, kemudian tambahkan kebutuhan tersebut ke dalam ruangan.

Desainer dan ahli penataan rumah Cathy Hobbs sudah membuktikan bahwa dia bisa mengubah tampilan interior rumah tanpa perlu menyingkirkan furnitur di dalamnya.

Dalam usaha memaksimalkan ruang, pemilik tempat tinggal ini menambahkan dinding yang bisa dipindahkan untuk membuat ruang baca. Namun, dinding tersebut hanya mengurangi ruang,” ujar Hobbs.

Hobbs menyingkirkan dinding tersebut, kemudian menukar lukisan yang ada di ruangan dengan lukisan lain agar mendapatkan tampilan kohesif. Hanya dengan menyingkirkan dinding, ruangan tampak jauh lebih besar dan terbuka.

“Menyingkirkan dinding sungguh luar biasa! Namun tantangan sebenarnya di ruangan ini adalah kurangnya warna. Sebelum ruang terasa kosong dan steril, mengulang warna biru, abu-abu tua, dan hitam di sekitar ruang menambahkan cerita warna kohesif yang membuat ruang terasa lebih ‘dipoles’ dan ‘selesai’,” pungkasnya.

Jadi, ingatlah bahwa Anda bisa menggunakan kembali furnitur yang sudah Anda miliki. Untuk memberikan kesan yang tidak “setengah-setengah”, konsistenlah dalam penggunaan warna.

Situs furniture terkenal “casa sugar” mencatat, setidaknya ada tiga cara membuat sofa tampak dan bahkan terasa baru. Situs itu memberi petunjuk bagaimana pemilik rumah tidak perlu membeli sofa baru dan menyingkirkan sofa lama.

Cara pertama, yang dianjurkan oleh desainer Kemble Interiors, Anna Burke. Burke adalah solusi agar Anda bisa mengubah tampilan sekaligus rasa sofa tersebut ketika digunakan.

Anda hanya perlu melapisinya dengan faux fur atau bulu sintetis. Hal ini, bisa memberikan tekstur bagi interior rumah sekaligus menyediakan tempat duduk yang sangat lembut.

Perlu pula disimak bagaimana pandangan blogger Oh Joy!, Joy Cho. Cho memiliki sebuah sofa putih. Untuk mengubah tampilannya, dia melapisi selimut berwarna biru-indigo ke dudukan sofa.

Dia pun menambahkan konsistensi dengan melapisi salah satu bantal di sofa dengan warna senada dan sebuah bantal mungil berwarna metalik. Bantal mungil tersebut berfungsi sebagai tambahan “mengejutkan”.

Disamping itu ada cara jauh lebih mudah dari kedua cara sebelumnya. Jika kedua cara sebelumnya mengharuskan Anda “melapisi” sebagian sofa dengan bahan, kain, atau selimut bertekstur, kini Anda hanya perlu meletakkan selimut tersebut di permukaan sofa.

Lipat selimut kecil, kemudian sampirkan pada salah satu bagian sandaran sofa. Pilih selimut kecil dengan warna mencolok agar menarik dan menjadi daya tarik tersendiri bagi ruang tamu Anda.

Bukan hanya penghematan pemakaian sofa, Anda juga harus memulai membuat sistem dengan barang-barang lainnya di rumah. Misalnya tempat penyimpanan surat masuk di dalam rumah.

sumber : brightnest.com dan www.casasugar.com

Komentar