Seks yang Memuaskan Pria dan Wanita

Penulis:: Darmansyah

Rabu, 11 Oktober 2017 | 10:31 WIB

Dibaca: 1 kali

Manakah tipe sesi seks yang Anda sukai: super panas dan liar seperti pasangan Anastasia Steele dan Christian Grey di film Fifty Shades of Grey atau yang halus dan romantis ala Noah dan Allie di film The Notebook?

Apa pun gaya Anda, hubungan seks memang bisa menjadi cara yang efektif untuk meningkatkan keintiman suami istri, sekaligus memuaskan diri sendiri dan pasangan.

Selama bercinta, otak akan membanjiri tubuh dengan hormon dan zat kimia, terutama oksitosin yang punya nama lain sebagai “hormon cinta”.

Oksitosin akan menurunkan perasaan stres dan secara dramatis meningkatkan perasaan percaya, rasa aman, ikatan, dan juga cinta.

Sentuhan kulit antara Anda dan pasangan juga akan memicu pelepasan hormon cinta, sehingga bukan hanya perasaan puas mencapai orgasme, tapi juga Anda akan merasa damai dan nyaman.

Hubungan batin Anda dan pasangan akan terasa lebih erat, melebihi sebelum bercinta. Inilah yang dimaksud dengan kepuasan lahir batin.

Untuk mencapainya, ada beberapa hal yang bisa Anda berdua lakukan.

Seperti sebuah perencanaan untuk membuat perjalanan liburan, keintiman di tempat tidur juga bisa dipersiapkan sebelumnya.

Bersikap pasif atau “anteng” selama berhubungan seks sama saja dengan membiarkan kesempatan untuk memupuk kemesraan dengan pasangan lewat begitu saja.

Jangan malu untuk menyampaikan apa yang Anda sukai dan yang tidak.

Tak ada salahnya lebih ekspresif untuk mengungkapkan rasa suka Anda pada apa yang dilakukan pasangan lewat suara desahan.

Menarik napas dalam, bisa dilakukan bersama-sama pasangan, merupakan bentuk komunikasi kenikmatan dan ini bisa meningkatkan gairah.

Dalam seks Trantik juga dipelajari pentingnya menarik napas bersama-sama untuk menciptakan ikatan dan memancing erotisme.

Hindari setiap gangguan yang mungkin timbul.

Pastikan anak-anak sudah tidur nyenyak, televisi dimatikan, telepon dibuat “silent”, serta tempat tidur bersih.

Tujuannya agar Anda berdua bisa fokus satu sama lain.

Banyak orang yang sering menutup mata ketika bercinta.

Padahal, sensasinya akan berbeda jika kita tetap membuka mata, paling tidak pada sebagian waktu.

Menurut sebuah penelitian, saat dua orang saling bertatapan dalam jarak dekat, misalnya delapan belas hingga dua puluh  inchi, bagian otak tertentu akan aktif dan menciptakan perasaan tenang dan lebih terikat.

Obrolan ringan setelah bercinta dapat membuat pasangan jadi lebih dekat. Anda berdua bisa saling mengungkapkan rasa cinta atau harapan yang selama ini rasanya malu untuk diungkapkan.

Lantas berapa seringi berhubungan seks yang baik

Hampir seperempat pria mengatakan mereka berhubungan seks paling sedikit sebulan sekali. Sementara itu, mayoritas responden mengatakan mereka berharap bisa bercinta beberapa kali seminggu.

Yang menarik, tak sedikit responden yang ingin frekuensi seksnya lebih sering lagi. Sekitar delapan belas  persen pria dan sembilan persen wanita mengungkapkan mereka ingin berhubungan seks setiap hari.

Meski banyak penelitian yang menyimpulkan manfaat sehat hubungan seks secara teratur, misalnya mencegah kanker dan impotensi pada pria, tetapi sebenarnya berhubungan seks seminggu sekali sudah cukup untuk mendapatkan manfaat itu.

Sebagian pakar seks mengatakan, bercinta setiap hari bagi pasangan yang menjalani hubungan jangka panjang sebenarnya tidak mungkin.

Memang di awal hubungan, ketika hormon dalam kondisi tinggi Anda dan pasangan sedang dimabuk cinta, yang paling diinginkan adalah tak perlu keluar dari kamar tidur. Namun, kondisi itu hanya sementara.

Rata-rata, gairah seks yang menyala-nyala akan mengalami penurunan setelah 6 bulan atau setahun usia hubungan.

Terapis seks dan juga kolumnis Vanessa Marin mengatakan, banyak pria yang tidak memahami bahwa wanita kebanyakan tidak suka berhubungan seks setiap hari.

Jika pria hanya butuh 5 menit untuk mencapai orgasme, maka wanita butuh sekitar dua puluh menit dan mereka membutuhkan stimulasi klitoris.

“Makanya ketika foreplay seharusnya fokusnya adalah wanita,” katanya.

Jadi, agar pria juga bisa membuat pasangannya orgasme setiap hari dibutuhkan waktu dan kesabaran, juga kreativitas di tempat tidur.

Dan pria sering tidak peduli bagian ini.

Bercinta setiap hari mungkin terasa menggairahkan dan ideal, tetapi seks seharusnya istimewa.

Hubungan seks tak sama seperti kewajiban. Bercinta seharusnya menyenangkan bagi kedua pihak dan butuh waktu lebih untuk dinikmati.

Komentar