Ruang Baca “Biasa” Yang Tidak Biasa

Penulis:: Darmansyah

Senin, 24 Juli 2017 | 15:24 WIB

Dibaca: 0 kali

Ruang baca biasanya identik dengan desain yang kaku, bahkan ruang baca di rumah sekalipun.

Tak heran kalau kebanyakan ruang baca selalu terlihat monoton dengan tumpukan buku yang membosankan.

Alhasil, ruang yang diimpikan bakal menjadi tempat bersantai untuk menghabiskan waktu berjam-jam malah lebih sering tak tersentuh.

Ya, karena Anda lebih merasa nyaman membaca buku di kamar ketimbang pada tempat yang telah disediakan.

Jika Anda memang gemar membaca, jangan biarkan ruang baca di rumah terbengkalai. Sayang, kan, kalau buku di rumah hanya dipenuhi debu. Anda bisa, kok, mengubah ruang baca yang membosankan menjadi tempat yang mengasyikan dan cozy.

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mengosongkan rak buku dan membersihkannya dari debu.

Bersihkan menggunakan lap lembut basah atau kanebo sehingga debu-debu tidak berterbangan.

Setelah rak lemari bersih, tata ulang kembali buku bacaan sesuai kategori. Hal ini untuk mempermudah Anda ketika mencarinya.

Ada baiknya sortir kembali buku-buku koleksi Anda. Pilih buku-buku favorit dan yang berguna untuk Anda untuk disimpan.

Mungkin Anda memiliki puluhan, bahkan ratusan koleksi buku, mulai dari buku lama hingga terbaru. Ada baiknya sortir kembali buku-buku koleksi Anda. Pilih buku-buku favorit dan yang berguna untuk Anda untuk disimpan.

Sisanya, Anda bisa sumbangkan ke sekolah, panti asuhan, yayasan anak atau tempat lain yang membutuhkan. Menyortir buku akan membuat ruang lebih terlihat rapi dan lega.

Agar tidak membosankan, Anda dapat menambahkan beberapa aksen untuk mempercantik tampilan ruang, seperti sofa di pojok ruang, lukisan dinding, tanaman hijau, karpet dengan beberapa cushion, atau lampu baca.

Dengan begitu, ruang baca tak hanya menjadi tempat penyimpanan koleksi buku tetapi juga menjadi spot yang nyaman untuk membaca.

Jika Anda ingin sesuatu yang lebih menarik, Anda boleh saja menata atau mengelompokkan buku berdasarkan warna sampulnya.

Misalnya merah dengan merah, biru dengan biru, kuning dengan kuning.

Jika sudah dikelompokkan, lihatlah ruang secara keseluruhan dijamin tampilan ruang baca Anda menjadi lebih menarik dan berwarna.

Saat menata buku, wajib perhatikan kerapian setiap baris rak buku. Apalagi jika Anda menggunakan rak buku terbuka yang gampang terlihat orang. Susun dengan rapi buku-buku di setiap baris rak.

Susunan buku yang rapi secara tak langsung akan membuat tampilan ruang baca terlihat lebih menarik.

Anda bisa menambahkan benda-benda seperti frame foto, instalasi seni, atau pajangan lain untuk mempercantik tampilan rak buku.

Jika memungkinkan untuk mengecat ulang, gunakan warna cerah untuk warna dinding ruang baca.

Warna cerah akan menambah kenyamanan Anda saat membaca. Warna cerah juga membantu memantulkan cahaya dengan baik sehingga tak mengganggu kesehatan mata saat membaca.

Bagi para pecinta buku, ketenangan dalam membaca adalah hal yang sangat penting. Oleh sebab itu, mereka sering kali membutuhkan sebuah ruang khusus, seperti perpustakaan.

Namun, membuat sebuah perpustakaan pribadi tidaklah mudah. Selain harus menyediakan sebuah ruang, mendesainnya pun membutuhkan dana tambahan.

Karena itu, manfaatkan saja sudut rumah Anda menjadi ruang baca dan buatlah senyaman mungkin layaknya di perpustakaan pribadi.

Sekalipun tak luas, lokasinya yang jarang digunakan mampu memberi kesunyian dalam membaca.

Selain itu, Anda juga dapat menghemat pengeluaran. Untuk membuatnya semakin nyaman, Anda perlu memperhatikan atau bahkan menambahkan beberapa hal berikut ini.

Aktivitas membaca juga membutuhkan privasi, terutama agar Anda nyaman. Oleh sebab itu, Anda perlu menambahkan sebuah “penanda” atau batas sudut untuk membaca dengan ruang lainnya.

Tambahkan tirai atau sekat di sisi yang menghadap ke arah ruang lainnya. Dengan demikian, anggota keluarga lainnya pun akan tahu fungsi sudut tersebut dan Anda bisa membaca tanpa gangguan.

Pencahayaan merupakan elemen terpenting agar membaca menjadi menyenangkan. Jika memungkinkan pilihlah sudut yang menghadap ke arah jendela, agar Anda mendapatkan cahaya alami dari luar.

Namun, bila sudut tersebut merupakan area tertutup, perhatikan letak lampu agar dapat menerangi sudut dengan baik. Anda dapat menggunakan standing lamp atau table lamp.

Apapun jenis lampunya, pastikan Anda memilih cahaya berwarna putih dengan intensitas cahaya yang cukup terang agar mata tidak cepat lelah.

Meja yang disediakan cukup meja berukuran kecil untuk meletakkan minuman dan camilan selama membaca. Jika meja tersebut memiliki laci atau ruang yang sedikit lebih banyak, Anda bisa menyimpan koleksi majalah atau buku favorit Anda di sana.

Seandainya tak cukup, letakkan rak atau storage kecil di sisi sudut yang lain sebagai ruang penyimpanan.

Terkadang saat membaca, Anda akan berhenti sebentar untuk merenung sebelum melanjutkan cerita.

Jika sudut memiliki jendela, Anda dapat memandang keluar, lalu bagaimana bila tidak ada?

Mudah.

Cukup gantung hiasan, seperti lukisan atau tempatkan tanaman. Tanaman dapat membuat pikiran jernih serta membersihkan udara.

Keduanya dapat mempercantik sudut dan tentunya Anda tak akan menjadi bosan dengan memandangi dinding yang kosong.

Komentar