Reaksi Viagra Pada Alat Kelamin Pria

Penulis:: Darmansyah

Selasa, 21 Maret 2017 | 10:50 WIB

Dibaca: 0 kali

Apakah Anda termasuk salah seorang pria yang tidak mampu melakukan ereksi?

Ya, hampir hampir setengah dari populasi pria di atas empat puluh tahun mengalami disfungsi ereksi

Penyebabnya bisa macam-macam

Faktor obat, jeleknya sirkulasi darah ke organ intim atau terlalu banyak minum alkohol.

Selama bertahun-tahun, jalan keluar bagi pria yang mengalami masalah keintiman ini adalah pil kecil berwarna biru bernama Viagra.

Walau fungsi pil ini sudah begitu dikenal, tidak banyak yang mengetahui bagaimana cara kerja pil yang mulai diperdagangkan secara umum sejak sembilan belas tahun silam.

Sebuah studi yang dipimpin oleh perusahaan bernama Superdrug mengungkapkan cara kerja dan efeknya pada alat kelamin pria dalam menit dan beberapa jam setelah Viagra dikonsumsi.

Dalam periode ini, obat secara cepat terserap oleh tubuh dan pada beberapa pria, mereka pun akan langsung mengalami ereksi dengan cepat.

Di sistem vaskular, cGMP – sebuah nukleotida – menyebabkan dinding pembuluh darah santai dan melebar sehingga darah bisa mengalir dengan mudah. Pada masa ini, obat tengah menyusuri pembuluh darah.

Dalam satu penelitian grup pria dengan masalah ereksi  ditemukan jika mereka dapat mendapat ereksi dari Viagra secepat dua belas menit setelah meneguk satu dosis. Namun, tidak jelas ereksi ini murni efek dari obat.

Jika tidak ada perubahan setelah lima belas menit menegak Viagra, ereksi biasanya akan terjadi setelah setengah jam.

Dalam periode ini, obat mengikat enzim PDE5 yang menjebol cGMP dan mengurangi aliran darah.

Pengikat ini mencegah terjadinya kerusakan. Jumlah cGMP yang lebih besar akan tersedia di pembuluh darah yang membiarkan darah mengalir ke organ intim pria. Periode respon viagra pada umumnya di dua puluh tujuh  menit.

Tetapi para peneliti mengingatkan jika itu hanya hitungan pukul rata-rata saja. Respon tiap orang tergantung pada beberapa ciri fisiologis masing-masing.

Periode ini adalah ketika Viagra telah mencapai potensi ereksi maksimum.

Obat mencapai konsentrasi darah tertinggi dan karena hal inilah, produsen Viagra merekomendasikan jeda jarak minum pil sebelum melakukan hubungan seks antara satu hingga satu setengah jam.

Dalam satu studi kasus, pria dilaporkan bisa mencapai ereksi selama tiga puluh tiga3 menit, dalam waktu satu jam setelah mengonsumsi Viagra.

Untuk setiap jam obat yang tinggal dalam tubuh, efek berkurang 50 persen. Tetapi para peneliti mengatakan jika ini tidak berarti pria tidak mampu melakukan hubungan seks.

Pengguna Viagra sering bingung dan mengira waktu empat jam ini dengan ereksi tidak berhenti selama empat jam.

Bahkan setelah sepuluh jam, para ilmuwan menemukan pria yang mengkonsumsi Viagra masih bisa alami ereksi sekuat saat mereka mengkonsumsi obat di periode dua jam.

Menurut studi sebelumnya, pria dapat mengalami ereksi selama dua puluh tiga  menit setelah sepuluh0 jam mengkonsumsi.

Bahkan, ada yang mengalami ereksi selama enam belas menit setelah dua belasjam minum Viagra.

Nah ada juga  obat kuat sembari mengonsumsi sosis.

Sosis berviagra ini diperkenalkan dengan nama SOS Viagra Sausages.

Sosis ini mengandung daging babi yang dicampur dengan L’Arginine, Horny Goat Weed and Korean, Red Chinese and Siberian Ginseng.

Semua ini adalah bahan-bahan yang diklaim bisa membantu orang yang miliki masalah dengan disfungsi ereksi.

Sosis dengan viagra alami ini digagas oleh pendiri Fathers4Justice, Matt O’Connor. Mengutip Metro, sosis ini diluncurkan sebagai bagian dari kampanye kesehatan pria.

Kampanye tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang isu kesehatan serius yang kerap dialami pria, namun tak sering dibicarakan.

Termasuk di dalamnya adalah depresi, bunuh diri, dan testosteron rendah.

Untuk menciptakan sosis ini, O’Connor terinspirasi oleh pengalamannya sendiri. Dia sempat mengalami masalah depresi. Berdasarkan hal tersebut dan ratusan kasus setipe yang pernah dibantunya, dia menciptakan sosis tersebut.

Sosis ini dibuat bersama-sama dengan tukang daging di Inggris, The Butchery yang berbasis di London.

Dia mengungkapkan bahwa sosis adalah cara yang lucu untuk menangani isu kesehatan pria yang serius.

“Sebagai ayah dari tiga anak lakii, saya sangat prihatin dengan kondisi kesehtan masyarakat yang dihadapi pria,” katanya.

“Saya berharap sosis kami akan bisa membantu orang berpikir dan memecahkan masalah yang tak pernah dibicarakan ini.”

Komentar