Rambut Yang Rontok Bisa Tumbuh Cepat

Penulis: Darmansyah

Kamis, 8 Februari 2018 | 12:45 WIB

Dibaca: 1 kali

Seorang ilmuwan Jepang mengembangkan teknik untuk menumbuhkan rambut dalam waktu singkat.

Bahkan hanya dalam hitungan hari rambut bisa tumbuh

Rambut rontok dan kebotakan sering menjadi masalah bagi banyak orang. Tak heran obat penyubur dan penumbuh rambut sejak beberapa tahun terakhir.

Sayangnya, biasanya obat-obat tersebut memerlukan waktu yang tidak instan untuk menumbuhkan rambut.

Mengatasi hal ini, kini para ilmuwan Jepang telah mengembangkan cara untuk menumbuhkan folikel rambut dengan rekor tercepat.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Biomaterials ini menggunakan dua jenis sel yang ditempatkan pada wadah silikon untuk menumbuhkan “bibit folikel rambut”. Bibit folikel rambut sendiri adalah sumber organ mungil yang tumbuh dan menopang rambut.

Penelitian yang dipimpin oleh Junji Fukuda dari Yokohama National University tersebut berhasil menumbuhkan lima ribu bibit folikel rambut. Angka tersebut cukup untuk mengisi kembali rambut seseorang.

Metode ini merupakan salah satu terobosan besar dari cara yang sudah ada sebelumnya. Teknik sebelumnya hanya mampu menumbuhkan sekitar 50 “bibit” dalam sekali percobaan.

Fukuda berharap teknologi ini bisa membantu penderita kanker dan kondisi medis lainnya yang menyebabkan rambut rontok.

“Klinik kecantikan saat ini sering menggunakan rambut dari daerah oksipital (belakang kepala) dan menanamnya ke daerah frontalyang mengalami kerontokan.

Masalahnya adalah hal ini tidak meningkatkan total volume rambut,” ungkap Fukuda .

Dia juga menjelaskan obat rambut yang ada saat ini memang dapat mencegah rambut rontok. Tapi menurut Fukuda, obat tersebut tidak serta merta menyelesaikan masalah.

Meski yakin dengan hasil penelitiannya, Fukuda menyebut teknik ini mungkin baru tersedia dalam 10 tahun.

Tak hanya membuat teknik penumbuh rambut ini, Fukuda dan timnya juga membongkar laporan optimis yang menunjukkan bahwa kentang goreng McDonald dapat membantu penyembuhan kebotakan yang sebelumnya viral.

Awal mula viralnya laporan tersebut adalah karena silikon yang digunakan dalam penelitiannya, yaitu dimethylpolysiloxane, dilaporkan digunakan oleh restoran cepat saji tersebut dalam minyak gorengnya.

Padahal, mengonsumsi bahan tersebut sendiri tidak memberi manfaat apapun.

“Saya telah melihat komentar online yang menanyakan, ‘berapa banyak kentang goreng yang harus saya makan untuk menumbuhkan rambut saya?'” ujarnya.

“Saya akan merasa tidak enak jika berpikir makan sesuatu akan dapat menumbuhkan rambut!” tegasnya.

Sehat atau tidaknya penataan rambut sehari-hari, bukan hanya bergantung pada bentuk penataan atau bahan kimia yang Anda gunakan, namun lebih kepada apa yang dirasakan di kulit kepala.

Beberapa jenis penataan rambut sehari-hari, seperti kuncir kuda atau menggunakan jepitan yang terlau kencang dapat menyebabkan sensasi ”rambut sakit” setelah Anda mengurainya kembali.

Ini memang sensasi umum. Tetapi itu tak hanya berarti bahwa rambut kita yang sakit, melainkan struktur di bawah rambut yang mendapatkan lebih banyak stres.

“Bila diibaratkan, rambut Anda hanyalah puncak dari gunung es,” Dr. Paradi Mirmirani, direktur gangguan rambut untuk Kaiser Permanente di California utara.

“Ada banyak hal yang terjadi di bawah rambut, seperti ujung saraf, pembuluh darah, serta kelenjar minyak.”

Sayangnya, tidak ada perbaikan yang dapat dilakukan setelah Anda merasakan “rambut sakit”. Anda hanya harus meninggalkan ikatan atau tatanan rambut jenis apapun yang membuat rambut terasa sakit.

Bila hal ini dibiarkan, dalam kasus yang parah, dapat menimbulkan masalah kulit kepala secara kesuluruhan, kata Dr. Shani Francis, spesialis rambut rontok di daerah Chicago.

“Peradangan yang dibiarkan berkelanjutan bisa berubah menjadi apa yang disebut sebagai alopecia traksi atau penyakit kulit kepala yang ditandai dengan kerontokan parah,” lanjut Francis.

Jadi, apa yang bisa dilakukan agar rambut dan bagian-bagiannya kembali sehat? Cobalah untuk lebih banyak menggerai rambut Anda, atau mengganti letak ikatan ekor kuda atau jepitan agar tak hanya satu bagian rambut yang terus tertarik.

Bila memungkinkan, tata rambut dengan gaya ikatan kuat hanya untuk acara-acara khusus.

Baik Paradi dan Francis, yang keduanya merupakan dermatologists bersertifikat dari American Academy of Dermatology mengatakan, banyak pasien mereka yang menderita kerontokan rambut parah akibat sering mengabaikan sensasi “rambut sakit”.

Komentar