Pria Makin Sehat Jika Rajin Hubungan Seks

Penulis: Darmansyah

Selasa, 20 Maret 2018 | 18:37 WIB

Dibaca: 0 kali

Pria dikatakan sehat kalau otot pada tubuhnya berkembang dengan baik, staminanya meningkat, dan tidak mudah sakit.

Untuk mendapatkan tubuh yang sehat, pria harus berolahraga secara rutin, melakukan diet yang sehat, dan menghindari kebiasaan buruk seperti minum alkohol.

Pria yang sehat akan memiliki kualitas hidup yang baik. Selain itu, pria yang sehat juga lebih sering berhubungan badan dengan pasangan.

Mengapa demikian? :

Pria yang sehat memiliki stamina yang baik. Mereka tidak akan mudah lelah meski melakukan olahraga atau aktivitas berat lainnya.

Nah, dengan kondisi tubuh yang seperti ini, pria jadi lebih percaya diri untuk berhubungan badan dengan pasangannya.

Selain itu, apa pun umur dari pria, mereka akan terobsesi membuat pasangannya menjadi puas.

Pria yang sehat memiliki peredaran darah yang lancar. Aliran darah yang lancar ini membuat pria jadi lebih bersemangat.

Semua organ tubuh pria bisa berjalan dengan lancar termasuk otot, kaki, tangan, dan penis yang digunakan untuk berhubungan badan.

Aliran darah yang lancar akan membuat penis bekerja dengan maksimal. Pria akan mudah mendapatkan ereksi yang maksimal. Mereka bisa melakukan seks kapan saja jika menginginkan atau kalau pasangan mengajaknya.

Pria yang memiliki badan sehat akan jarang mendapatkan sakit dan memiliki badan yang lebih ideal.

Badan yang jauh dari obesitas menyebabkan kadar hormon testosteron jadi meningkat.

Pria akan jadi mudah terangsang sehingga aktivitas seks akan berjalan lebih banyak ketimbang pria yang libidonya menurun.

Dari empat alasan tersebut terlihat jelas kan, kalau pria yang sehat jadi aktif secara seksual.

Kalau Anda merasa gairah seksual jadi menurun karena masalah tubuh, mari coba terapkan gaya hidup sehat!

Sebuah studi selama sepuluh tahun di Bristol University menemukan risiko kematian pria lima puluh persen lebih rendah dibanding pria yang hanya dua kali orgasme dalam seminggu.

Bahkan apabila disesuaikan dengan usia dan faktor risiko lain, rutin bercinta menurunkan kemungkinan pria terkena penyakit kardiovaskular dan stroke.

Pasangan yang bercinta setidaknya empat kali seminggu terlihat tujuh tahun lebih muda dari rata-rata orang dewasa. Ini merupakan kesimpulan sebuah studi Royal Edinburgh Hospital

Pemimpin studi klinis neuro-psikolog Dr. David Weeks mengatakan seks memicu hormon yang memerangi radikal bebas dari polusi dan paparan faktor-faktor lain yang merusak lingkungan, membantu melestarikan dinding sel di kulit dan relaksasi otot-otot yang dapat menyebabkan keriput.

Pria yang ejakulasi setidaknya tujuh kali seminggu di usia 20-an, kemungkinan terkena kanker prostat di kemudian hari lebih kecil sepertiga dibanding pria yang hanya mengalami tiga kali ejakulasi.

Penulis studi Profesor Graham Giles, dari Cancer Council Victoria, menganggap sering ejakulasi mencegah karsinogen menumpuk di saluran prostat Anda, mengurangi kemungkinan kerusakan.

Orgasme dapat mengurangi sensitivitas terhadap rasa sakit hingga setengah, menurut sebuah studi dalam jurnal Bulletin of Experimental Biology and Medicine.

“Seks meningkatkan kadar endorfin, penghilang rasa sakit alami tubuh, hingga sepertiga dalam hitungan menit. Ada bukti ini membantu berbagai kondisi, termasuk mengurangj-nyeri punggung, migrain dan arthritis.

Dan meskipun itu kurang handal dan efektif daripada terapi obat, efek penghilang rasa sakit orgasme yang lebih cepat,” kata Profesor Stuart Brody, psikolog seksual dari University of Paisley

Selama orgasme tubuh menghasilkan oksitosin, hormon yang menguntungkan untuk tidur.

Sebuah studi AS dari Purdue University menemukan 32 persen pria yang melakukan masturbasi dalam tiga bulan bisa membantu mereka tidur.

Pria yang berhubungan seks malam sebelum ikut dalam percobaan sains, merespons lebih baik dalam situasi stres, menurut sebuah studi oleh jurnal Biological Psychology.

“Banyak penelitian yang sudah menunjukkan sentuhan memiliki efek alami menenangkan,” kata Profesor Brody.

Penelitian di Britania Raya menemukan bahwa bercinta dua kali seminggu punya efek kesehatan menjaga diri dari penyakit jantung dibanding mereka yang hanya bercinta sekali sebulan. Karena bercinta juga termasuk olahraga kardio yang melatih jantung.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bercinta rutin akan menurunkan risiko kanker prostat pada pria dan mengurangi risiko kanker payudara pada wanita.

Penelitian dari Perancis mengungkapkan bahwa wanita yang bercinta paling tidak sekali sebulan lebih rendah risikonya mengembangkan kanker payudara.

Karena bercinta adalah aktivitas fisik yang melatih tubuh secara umum, tubuh lebih sehat secara alami dan tingkat sel darah putih lebih banyak untuk menjaga kekebalan tubuh dari penyakit

Komentar