Plafon Tidak Selalu Harus Putih

Penulis:: Darmansyah

Senin, 2 Desember 2013 | 11:52 WIB

Dibaca: 4 kali

Plafon harus putih? Situs interior terkenal, “freshome.com,” dengan tegas mengatakan.” Tidak.” Dalam tulisan terbarunya tentang pilihan terhadap warna putih untuk meluaskan pandangan bagi cat plafon dianggapnya keliru dan teralu “udik” untuk tren rumah masa kini.

Kini, tulis “freshome.com,” tersedia banyak pilihan untuk cat plafon dengan kombinasi warna cat dinding ruang atau “wallpaper.”

Anda, seperti ditulis “freshome.com,” bisa tetap menggunakan warna putih, namun membuatnya tampak “turun” dengan plafon dan permainan cahaya. Anda juga bisa memilih warna lain, bahkan tekstur lain dengan memanfaatkan kayu atau gipsum.

Jadi, jangan lupakan plafon Anda dan gunakan solusi lain pewarnaan plafon agar rumah tampak menarik.

“Sering sekali kita melupakan plafon,” ujar desainer Deborah Wecselman kepada Elle Decor.

“Anda bisa membuat pernyataan desain mencolok dengan menggunakan wallpaper atau cat tembok di plafon. Namun, jika Anda melakukan hal ini, pastikan Anda membuat dinding tetap sederhana,” ujarnya.

Anda memang sangat bisa berkreasi dengan plafon. Namun, jika plafon sudah tampak ramai, jangan menambahkan banyak aksen pada dinding Anda. Biarkan dinding dilapisi dengan warna, tanpa corak atau banyak ornamen. Carilah warna dinding yang mampu melengkapi warna plafon Anda.

Elle Decor juga menyebutkan alternatif lain dalam mewarnai plafon. Jika Anda menghindari plafon dengan banyak ornamen, gunakan saja cat tembok untuk mewarnai plafon. Desainer Matthew Patrick Smyth, seperti dikutip dalam Elle Decor, memilih menggunakan warna biru untuk plafon.

“Saya mungkin satu-satunya yang mengetahui hal ini, namun nuansa biru (pada cat tembok berwarna Blue Veil merk Benjamin Moore) membuat saya memikirkan langit,” ujar Smyth.

Menurutnya, memilih cat tembok ini adalah cara subliminal untuk mengarahkan orang pada keterbukaan. Tentu, karena asosiasinya pada langit.

Namun, jika biru masih terkesan terlalu lembut, cobalah menggunakan warna terang. Jangan ragu menggunakan warna kuning, coklat, atau warna lain yang mampu berintegrasi dengan furnitur di ruangan tersebut. Mewarnai salah satu area dengan warna terang seperti ini juga mampu “membagi” ruangan tanpa sekat.

“Saya sering menggunakan warna di plafon, warna tunggal atau corak. Warna di plafon mampu berfungsi sebagai titik fokal. Misalnya, di atas meja makan di ruang makan berukuran besar. Sebuah blok warna di plafon dengan cepat mampu menangkap mata Anda dan memberikan kepribadian instan pada satu ruangan,” ujar desainer Wade Allyn Hallock.

Selain permainan cat plafon, kontributor Houzz, Jen Dalley, meningatkan perlunya kehadiran pencahayaan untuk menyemarakkan ruang. Sehingga dengan kombinasi cahaya, plafond an dinding akan terjadi sinerji. “drama” pada sebuah ruang.

Cara ini juga bisa digunakan untuk menekankan elemen arsitektural di dalam ruangan tersebut. Anda tidak perlu punya rumah dengan kubah. Anda bisa membuat skylight di rumah dengan cara dan tampilan jauh lebih sederhana.

Skylight juga bisa dibuat dalam nuansa modern, misalnya dengan menempatkan warna terang di sekelilingnya. Contoh konkritnya ada di Kent Modern House. Rumah yang ada di Bridgeport, Connecticut ini menggunakan warna oranye terang di plafon sekitar skylight.

Memadukan balok kayu dengan skylight juga pilihan menarik. Ini bisa Anda lakukan, terutama jika Anda enggan menggunakan warna terang, namun tak ingin membiarkan skylight tampak pucat dengan plafon berwarna putih.

Tampilan skylight bisa Anda rekayasa sesuai dengan karakter bangunan rumah. Intinya adalah membiarkan cahaya matahari masuk dari atap. Jika matahari masih bersinar, Anda tidak perlu menyalakan lampu untuk memberikan daya tarik visual dalam rumah Anda.

Daya tarik visual juga terjadi berkat bayangan yang terus berubah sepanjang hari. Anda dapat memiliki interior rumah yang tampak dinamis dengan adanya bayangan tersebut. Manfaatkan bayangan ini semaksimal mungkin. Caranya, berikan aksen balok kayu atau gunakan permukaan dinding bertekstur tepat di area yang langsung terkena sinar matahari.

Selain mampu berperan sebagai “lampu” di siang hari, skylight juga mampu menyediakan koneksi antara interior rumah dan eksteriornya. Anda tidak akan tertinggal pemandangan indah yang ada di atap rumah. Jika rumah Anda dikelilingi oleh pohon-pohon besar, skylight mampu membuat pemandangan dari rumah Anda lebih menarik.

Komentar