Pilihan Pas Lemari untuk Kamar Minimalis

Penulis:: Darmansyah

Jumat, 14 April 2017 | 11:23 WIB

Dibaca: 1 kali

Apakah Anda tinggal di apartemen atau rumah berdesain minimalis sehingga menempati ruang kamar dengan ukuran yang terbatas?

Kondisi ruangan seperti ini tentunya akan membuat Anda menemui sedikit kesulitan ketika akan memilih lemari untuk menyimpan pakaian dan aksesoris.

Ya, apabila tidak diimbangi dengan pemilihan perabotan yang tepat, seluas apapun ruangannya akan menjadi terkesan sempit dan penuh.

Terbayang kan apa yang bisa terjadi pada ruangan berdesain minimalis jika kita salah memilih jenis perabotan?!

Dan selain tempat tidur, salah satu jenis perabotan yang biasanya makan tempat di kamar tidur adalah lemari pakaian.

Namun tak perlu khawatir untuk memilih lemari pakaian bagi kamar yang tidak terlalu besar berikut ini.

Agar corak dan desain dari lemari pakaian tidak menganggu kamar tidur Anda yang ukurannya tidak terlalu luas, pilihlah warna netral seperti hitam atau putih.

Hindari warna yang terlalu cerah seperti merah atau hijau karena bisa merusak kesederhanaan desain minimalis.

Lemari yang menggunakan pintu geser adalah pilihan yang paling tepat untuk apartemen kecil dengan sisa ruang yang terbatas.

Perbedaan yang mencolok antara lemari pintu geser dengan pintu konvesional adalah desain seperti ini tidak akan membuat ruangan kamar menjadi sempit karena lemari terasa seperti bagian dari kamar.

Pilih lemari sesuai dengan kapasitas yang dibutuhkan.

Beberapa ruangan memiliki bagian yang tidak digunakan karena berada di posisi yang kurang pas atau memiliki bentuk yang tidak biasa.

Gunakan bagian ini untuk membangun sebuah lemari di dalam kamar.

Bentuk lemari bisa dibangun sesuai dengan bentuk bagian sudut kamar. Jika Anda mengalami kesulitan, manfaatkan jasa desainer interior.

Memilih lemari berbahan plastik akan menjadi kurang efektif karena biasanya memiliki daya tampung yang kecil.

Memilih lemari berbahan kaca juga akan memberikan kesan kamar menjadi lebih sempit karena bayangan ruangan yang ditampilkan.

Untuk amannya, pilih lemari kayu dengan cermin di bagian pintunya agar Anda tidak perlu lagi membeli lemari atau meja rias yang tentu akan menambah kapasitas kamar yang sudah sempit.

Agar mendapatkan kesan yang luas pada kamar tidur, pilih model lemari dengan bentuk yang ramping dan tinggi.

Meskipun desainnya sederhana, bentuk seperti ini dapat menampilkan kesan elegan, menyatu jika disandingkan perabotan kamar tidur lainnya, serta tetap fungsional.

Kamar yang palang pintunya relatif pendek tentu akan sulit dimasuki oleh lemari yang memiliki ketinggian hingga dua setengah meter.

Untuk mudahnya Anda memang bisa memilih lemari yang pendek namun memiliki resiko daya tampung yang lebih sedikit.

Tapi sebaiknya tetap pilih lemari yang tinggi namun yang bisa di bongkar pasang sehingga bisa dirangkai di dalam kamar.

Itulah beberapa tips untuk memilih lemari bagi kamar atau ruangan berukuran sempit. Dan usahakan untuk menggunakan hanya satu lemari dengan daya tampung besar untuk ruangan seperti ini.

Selain itu akibat keterbatasan lahan sebagai tempat tinggal membuat Anda pun harus menghemat luasnya ruangan.

Salah satu ruang yang diminimalkan luasnya adalah kamar tidur.

Saking mungilnya, kamar tidur seakan langsung penuh begitu diisi ranjang dan kasur. Tapi, kamar tidur yang sempit dan memiliki ranjang besar tak berarti menjadi pengap dan tak nyaman.

Memiliki jendela besar merupakan hal wajib jika kamar Anda sempit. Pasalnya, kamar yang sempit cenderung mempunyai sirkulasi udara yang kurang bagus.

Untuk mencegah kamar menjadi beraroma tak sedap, Anda harus mempunyai jendela besar di salah satu sudut sebagai area masuknya oksigen ke dalam kamar. Sinar matahari yang masuk ke dalam ruangan juga membuat kamar menjadi tidak lembap dan terasa lebih lapang.

ngat, kamar sempit tidak memungkinkan Anda meletakkan lemari, rak, atau kabinet terlalu besar. Manfaatnya, Anda jadi lebih hemat karena mengurangi kebiasaan berbelanja produk fashion.

Gunakan rak yang terpasang menggantung di dinding sebagai tempat meletakkan barang-barang Anda, seperti buku dan aksesori, atau lemari yang diletakkan di bawah ranjang.

Putih mungkin terkesan monoton, tapi memberikan kesan lapang dan luas. Agar tidak bosan, gunakan dinding bata putih—dibandingkan hanya dinding biasa.

Sebagai gantinya, Anda bisa mengguakan ornamen berwarna di dalam kamar, misalnya meja kecil warna cokelat, atau kursi warna cerah.

Memang Anda harus rajin mengamati tanamannya untuk memastikan tidak ada hama. Namun meletakkan tanaman di dalam kamar akan membuat kamar menjadi lebih segar dan memperbaiki sirkulasi udaranya.

Jemur tanaman di dekat jendela saat siang hari, dan keluarkan saat malam. Sebaiknya pilih tanaman yang pertumbuhannya tidak terlalu agresif, misalnya english ivy

Dibandingkan mengubah warna dinding yang malah membuat kamar menjadi semakin terasa sempit, lebih baik warnai plafon kamar Anda.

Plafon yang diwarnai akan memberikan pencahayaan yang lebih temaram dan sejuk saat siang hari, sekaligus membuat kamar tetap ceria dan hangat meski luasnya sangat terbata

Komentar