Mereka Yang Cerdas Bisa Hidup Lama

Penulis:: Darmansyah

Minggu, 17 Januari 2016 | 10:23 WIB

Dibaca: 0 kali

Anda termasuk seorang anak yang cerdas di masa lalu?

Kalau iya, Anda kemungkinan akan memiliki usia yang lebih panjang di banding dari mereka yang memiliki kecerdesan rata-rata.

Dari sebuah studi terbaru yang dipublikasikan oleh psiklog dari Aberdeen, Skotlandia, diketahui anak-anak yang cerdas dengan IQ tinggi mungkin bisa hidup lebih lama

Studi ini merupakan rangkaian dari penelitian yang dimulai pada tahun 1932, di Aberdeen, Skotlandia, dan merupakan bagian dari survei nasional.

Baru-baru ini, seorang spesialis kesehatan mental dari Universitas Aberdeen dan seorang psikolog di University of Edinburgh menggunakan data tersebut untuk menganalisa apakah nilai IQ berikaitan dengan panjangnya usia para responden.

Menggunakan catatan publik, peneliti mencari tahu keberadaan para responden.

Mereka lantas menelusuri ribuan orang peserta, atau hampir delapan puluh persennya, dan melihat apakah para responden masih hidup, untuk kemudian dikaitkan dengan nilai IQ yang didapat pada masa kanak-kanak tadi.

Studi menemukan, orang dengan nilai IQ yang terbilang tinggi atau di atas rata-rata saat usia sebelas tahun cenderung hidup lebih lama sampai usia tujuh puluh lima tahun, ketimbang mereka yang mendapat nilai di bawahnya.

Efek tersebut dinilai lebih signifikan bagi kaum perempuan ketimbang laki-laki, meskipun itu mungkin saja disebabkan karena laki-laki pada masa itu ditugaskan untuk Perang Dunia II.

Ini juga berlaku sebaliknya, IQ yang rendah menurunkan kemungkinan seseorang untuk hidup sampai usia tujuh puluh enam tahun.

Bahkan, memiliki IQ tiga puluh poin lebih rendah ketimbang rata-rata membuat seseorang hanya memiliki setengah kemungkinan untuk bertahan hidup sampai usia tujuh puluh enam tahun.

Namun, alasan mengapa IQ yang lebih tinggi dapat membantu Anda hidup lebih lama masih belum diketahui dengan pasti.

Seperti pendapat Scientific American, tes IQ bukanlah ukuran mutlak untuk menentukan kecerdasan asli seseorang.

Beberapa penelitian juga pernah menunjukkan bahwa hasil tes IQ dapat dibentuk oleh faktor-faktor sosial dan ekonomi.

Ada kemungkinan bahwa IQ yang lebih tinggi mencerminkan status sosial yang mengarah pada kesehatan yang lebih baik, seperti gizi anak yang lebih baik.

Selain itu, penelitian ini hanya menguji anak-anak yang lahir pada tahun 1921 dan tinggal di Skotlandia, sehingga mungkin saja bahwa nilai IQ memiliki dampak yang berbeda pada anak-anak yang lahir di tempat dan waktu yang berbeda.

Sehingga penelitian lebih lanjut masih sangat diperlukan.

Mengurangi asupan kalori per hari sekitar tiga puluh persen kini banyak dilakoni oleh sebagian orang.

Mereka percaya bahwa diet rendah kalori dapat memperoleh vitalitas dan memberikan umur panjang.
Benarkah demikian?

Berdasarkan penelitian seperti dikutip oleh National Institutes of Health disebutkan bahwa pembatasan kalori memang memiliki beberapa efek positif pada kesehatan ketika diuji coba pada monyet.

Namun, pada 2012 NIH mengumumkan bahwa membatasi asupan kalori belum terbukti dapat membuat seseorang berumur panjang.

Mereka yang membatasi asupan kalori percaya bahwa dengan mengosumsi sedikit makanan dapat mencegah penyakit kronis dan memberikan kesehatan yang optimal bagi tubuh.

Namun, mereka tak pernah memperhatikan nilai gizi pada makanan yang mereka makan. Dengan kata lain, mereka bisa saja mengasup cheeseburger dan kentang goreng dalam porsi kecil setiap hari dan menilai makanan itu akan membuat mereka sehat.

Salah satu contoh program diet yang populer dari Weight Watchers seperti Nutrisystem. Mengurangi asupan kalori setiap hari mungkin dapat menurunkan berat badan Anda, tetapi dengan Weight Watchers, Anda masih bisa makan sepotong pizza setiap kali makan.

Jika Anda masih mengosumsi karbohidrat tinggi dan rendah nutrisi, dalam jangka panjang hal ini dapat berisiko terkena kanker, jantung, bahkan alzheimer atau demensia di kemudian hari.

Beberapa penelitian menunjukkan, untuk melakukan diet rendah kalori harus memperhatikan pentingnya kualitas maupun nilai gizi pada makanan.

Penelitian dilakukan terhadap suatu kelompok di University of Wisconsin yang diberi makanan yang mengandung sukrosa tinggi atau gula tanpa bahan kimia. Ketika pola makan tidak sehat ini diberikan dalam jumlah rendah, monyet mengalami kesehatan yang lebih baik dan hidup lebih lama.

diet rendah kalori saja tidak akan cukup untuk membuat Anda berumur panjang.

Konsumsilah makanan bergizi yang akan membantu Anda tetap sehat. Dapatkan nutrisi dari konsumsi buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Untuk mencegah penyakit kronik dan berumur panjang, juga perlu olahraga yang rutin.

Komentar