Membikin Kamar Mandi Agar Tetap Nyaman

Penulis:: Darmansyah

Selasa, 25 Juli 2017 | 09:21 WIB

Dibaca: 0 kali

Sekali lagi kamar mandi. Dan Anda dianjurkan untuk membuatnya menjadi salah satu tempat yang nyaman pada sebuah hunian.

Selain untuk tempat membersihkan diri, kamar mandi juga bisa menjadi tempat alternatif untuk berelaksasi melepas penat.

Karenanya semua penghuni wajib menjaga kenyamanan dan kebersihannya.

Namun seringkali tanpa disadari kita melakukan kebiasaan yang ternyata malah berpotensi merusak kenyamanan, keindahan, bahkan bikin kamar mandi jadi tidak sehat.

Untuk mencegah hal itu terjadi, maka ada beberapa langkah  yang tidak boleh Anda lakukan di kamar mandi.

Pertama memasang wallpaper

Mendekorasi dinding dengan wallpaper memang akan mempercantik tampilan ruang.

Namun tidak jika Anda memasangnya di kamar mandi.

Perlu Anda ketahui, pemasangan wallpaper pada kamar mandi sangat tidak disarankan karena dapat meningkatkan risiko tumbuhnya lumut pada dinding kamar mandi.

Apalagi suhu udara di dalam kamar mandi cenderung lembap. Pertumbuhan lumut dapat membuat wallpaper terkelupas dari dinding.

Bukannya membuat tampilannya jadi cantik, malah memperburuk keadaan.

Jangan merokok di kamar mandi

Dan mulai saat ini kurangi kebiasaan merokok di dalam kamar mandi.

Apalagi jika kamar mandi Anda tidak memiliki ventilasi atau kipas penyedot udara.

Asap rokok yang terperangkap di dalam kamar mandi akan menimbulkan bau pengap yang tidak sedap.

Hal ini akan mengganggu indera penciuman, mengganggu sistem pernapasan, dan tentu saja merugikan orang yang akan menggunakan kamar mandi setelah Anda.

Bagi mereka yang tidak terbiasa, sisa asap dan bau rokok dapat menyebabkan sesak di dada.

Bagi Anda yang memiliki tipe kamar mandi kering di rumah, pasti sering menempatkan keset kaki di dalam kamar mandi. Sebaiknya selalu rajin mengganti keset setiap dua hari sekali.

Keset yang dibiarkan terlalu lama akan menjadi basah dan lembap sehinggga menimbulkan bau apek serta membuat suasana menjadi tidak nyaman.

Selain itu, keset basah juga berpotensi menjadi tempat tumbuhnya jamur dan bakteri.

Anda mungkin termasul salah seorang yang malas untuk menjemur handuk pada tempatnya.

Alhasil, handuk hanya disampirkan pada gantungan di dalam kamar mandi. Tanpa disadari hal ini berpotensi buruk.

Selain dapat membuat ruang lembap dan berbau apak, berpotensi juga menimbulkan jamur dan bakteri.

Ini bisa berbahaya bagi kesehatan Anda. Jamur yang menempel pada tubuh dapat menyebabkan infeksi kulit, seperti gatal-gatal dan jamuran.

Banyak orang menempatkan keranjang pakaian kotor di dalam kamar mandi. Padahal kebiasaan seperti ini sangat tidak disarankan.

Tumpukan baju kotor di dalam ruang yang cenderung lembap dapat memicu tumbuhnya bakteri dan nyamuk. Sebaiknya selalu tempatkan keranjang di area luar kamar mandi.

Bagi Anda yang memiliki tipe kamar mandi basah, mulai saat ini biasakan untuk selalu buang air kecil di toilet.

Buang air kecil di lantai kamar mandi, meski di bawah aliran pancuran dapat memicu menempelnya bau tak sedap pada lantai kamar mandi.

Saat lantai kering bau tersebut akan menguap memenuhi ruang kamar mandi. Tak ingin, kan, suasana kamar mandi menjadi tidak nyaman?

Kamar mandi yang nyaman tak harus berukuran luas.

Anda bisa, kok, mengubah kamar mandi mungil Anda menjadi tempat yang sangat nyaman.

Dan pilih warna putih untuk dinding dan langit-langit kamar mandi Anda.

Warna putih akan membuat suasana lebih terang dan menciptakan kesan ruang yang lebih luas. Gunakan juga warna putih untuk perabot, seperti toilet, wastafel, dan cabinet.

Warna putih selalu memberi kesan higienis dan bersih sehingga membuat suasana semakin nyaman.

Pada kamar mandi mungil, usahakan menempatkan cermin di salah satu sisi dinding. Jika memiliki ruang yang mencukupi, tempatkan cermin berukuran sedikit besar.

Selain untuk mengaca, cermin pada kamar mandi berukuran kecil dapat berfungsi memberikan ilusi ruang  yang lebih luas.

Jika ingin menggunakan partisi untuk membatasi antara area basah dan kering, gunakan partisi transparan, seperti kaca bening. Partisi transparan tidak akan menghalangi pandangan Anda ke seluruh sudut ruang sehingga membuat ruang lebih lega. Material kaca juga lebih mudah dibersihkan.

Untuk menciptakan nuansa modern, Anda dapat memilih lantai dengan warna kontras, seperti hitam atau abu-abu. Warna ini akan menyeimbangkan warna putih pada dinding dan perabotan dan membuat ruang kamar mandi terasa lebih sejuk.

Ciptakan pencahayaan ruang yang tepat. Untuk kamar mandi, Anda dapat menggunakan beberapa lampu-lampu kecil yang tersemat di beberapa sisi plafon.

Sebaiknya menggunakan cahaya putih untuk menerangi kamar mandi. Sebab, cahaya kuning yang temaram pada kamar mandi mungil akan menambah kesan sesak dan tidak nyaman.

Untuk menjaga kerapian kamar mandi, tempatkan kabinet atau lemari untuk menaruh barang-barang seperti handuk, dan peralatan mandi lain.

Untuk kamar mandi berukuran kecil, Anda dapat menggunakan kabinet atau rak built-in. Perabot built-in memberikan kesan minimalis, modern, lebih rapi sekaligus menghemat tempat.

Terakhir, untuk mempercantik tampilan kamar mandi mungil Anda dapat menyematkan beberapa aksesori tambahan, seperti lukisan, bunga dalam vas, atau tanaman hijau dalam pot.

Selain itu, untuk menciptakan suasana yang lebih relaks, Anda pun dapat menambahkan aroma terapi dengan beragam wangi favorit.

 

Komentar