Mengusir Kelembaban dari Kamar Mandi

Penulis: Darmansyah

Kamis, 14 Maret 2019 | 11:01 WIB

Dibaca: 0 kali

Memperhatikan keindahan kamar mandi, saat ini menjadi hal yang wajib.

Selain desainya semakin bermacam-macam mengikuti desain rumah, cara merawatnyapun semakin diperhatikan, karena dengan perawatan yang kurang tepat kamar mandi bisa menjadi lembab dan menjadi sarang kuman dan bakteri.

Kebutuhan akan kamar mandi yang tinggi terkadang membuat penempatanya berada di  antara ruangan, hal inilah yang sering membuat sirkulasi udara di kamar mandi tidak lancar dan sinar mataharipun sering terhalang.

Karena bakteri dan kuman dapat tumbuh lebih cepat di dalam kamar mandi, maka diperlukan cara yang tepat untuk mengatasi kamar mandi lembap.

Selain itu, kamar mandi harus selalu dijaga agar tetap kering dan bersih agar tidak memudahkan perkembangan bakteri dan kuman.

Ini  cara untuk membuat kamar mandi Anda jauh dari lembab

Penggunaan material yang tepat adalah salah satu poin penting yang harus diperhatikan saat merancang suatu ruangan. Pemilihan material yang tidak mudah lembap, adalah salah satu alasan yang harus dipertimbangkan dengan baik.

Misalnya dengan menggunakan keramik, marmer atau granit. Sehingga bahan-bahan ini cocok digunakan sebagai penutup dinding kamar mandi.

Tapi jangan lupa untuk pemasangan keramik pada lantai, hindari menggunakan keramik yang licin agar tidak mudah terpeleset.

Tips kedua untuk menghindari kamar mandi yang lembap adalah dengan memperhatikan sirkulasi udara. Jika tidak memungkinkan memasang ventilasi atau jendela pada dinding kamar mandi, Anda bisa memasang exhaust fan untuk menjaga sirkulasi udara.

Karena kamar mandi yang tidak memiliki jendela akan lebih mudah lembap. Untuk memaksimalkannya, exhaust fan bisa dipasang di plafon yang berseberangan dengan pintu kamar mandi.

Selain berguna untuk mempercantik ruangan, tanaman yang diletakkan di kamar mandi juga bisa berfungsi untuk menyerap kelembapan, meningkatkan kualitas udara serta menghasilkan oksigen.

Anda bisa memilih tanaman seperti anggrek, lidah buaya, bambu, eukaliptus, tillandsia, zamioculcas atau azalea untuk diletakkan di kamar mandi untuk menghindari kamar mandi lembap.

Untuk penempatannya, Anda bisa menggantungnya, menatanya di atas rak, atau meletakkannya di dalam pot dekat jendela.

Memaksimalkan cahaya matahari ke dalam kamar mandi, juga sangat berguna untuk mengurangi kelembapan. Bahkan cahaya matahari bisa membunuh kuman yang ada di dalam kamar mandi.

Jika pemasangan jendela di dinding kamar mandi tidaklah memungkinkan, Anda bisa mempertimbangkan untuk memasang atap dari kaca pada plafon di atas kamar mandi agar cahaya matahari tetap bisa masuk untuk mengatasi kamar mandi lembap.

Kebersihan kamar mandi tentu saja tak boleh diabaikan dalam mengatasi kamar mandi lembap. Karena kamar mandi yang basah dan kotor, akan memudahkan bakteri dan kuman lebih cepat tumbuh.

Oleh karena itu, kamar mandi sebaiknya dibersihkan secara rutin setidaknya satu sampai dua kali dalam seminggu. Jika kamar mandi berada di dalam kamar tidur, maka usahakan untuk membersihkannya setiap hari.

Jangan lupa untuk menggunakan sarung tangan, sikat serta alat pembersih yang tepat.

Usahakan juga untuk selalu membersihkannya hingga bagian paling kecil dan tersembunyi serta menjaga kamar mandi agar tetap kering.

Selain tidak nyaman, kamar mandi yang lembab juga tidak sehat. Kamar mandi dikatakan lembab, jika kadar airnya melebihi enam puluh persen.

Namun, tidak perlu khawatir. Ada beberapa cara untuk mengurangi kelembapan kamar mandi.

Kurang lancarnya sirkulasi udara dan minim pencahayaan bisa menjadi sumber kelembaban. Untuk mengatasinya, maksimalkan bukaan pada kamar mandi dengan membuat lubang angin pada dinding dengan ketinggian sekitar 2 meter.

Jika hal ini tidak memungkinkan, lubangi plafon sedikit agar ada jalan udara. Pastikan bukaan-bukaan yang anda buat dilapisi kawat untuk mencegah masuknya serangga.

Merembesnya air pada dinding bisa terjadi akibat komposisi plesteran tidak sesuai dengan aturan tahan air. Buatlah adukan kamar mandi dengan campuran 1 semen:2 pasir, agar air tidak tembus plesteran.

Pastikan kamar mandi Anda kering dengan membuat kemiringan lantai tepat ke arah drainase, sebab dengan kondisi kering, sirkulasi udara lancar, lembab pun akan pergi.

Jika kamar mandi lembab karena lumut atau jamur, maka siram lumut dengan air agar spora tidak beterbangan ke udara. Kemudian siram dengan cuka untuk mematikan. Tunggu sejenak. Lalu sikat area tersebut dengan deterjen hingga bersih.

 

Komentar