Menghadirkan Mushala di Rumah Anda

Penulis: Darmansyah

Kamis, 1 Februari 2018 | 09:10 WIB

Dibaca: 0 kali

Rumah tidak hanya sebagai tempat tnggal saja melainkan harus ada tempat untuk beribadah karena keberadaan sarana ibadah merupakan salah satu bagian penting apalagi kita sebagai umat muslim.

Anda bisa mendekorasi sarana ibadah atau mushola seindah mungkin

Selain itu banyak sekali fungsi mushola dalam rumah anda bisa kita gunakan untuk mengaji, shalat berjamaah bersama keluarga anda dan lain sebagainya yang berhubungan dengan keagamaan

Di sisi lain dengan melakukan kegiaqtan kebersamaan akan mempererat keharmonisan keluarga anda.

Mushola adalah sebagai sarana ibadah, oleh sebab itu usahakan ruang tempat ibadah ini harus di perhatikan mulai dari kenyamanan,  keindahan dan kebersihan agar dapat memberikan ketenangan dan ke khusyuan pada saat melakukan ibadah di ruang mushola rumah anda.

Alangkah baiknya ruang ibadah ini harus jauh dari tempat berisik seperti ruang TV ataupun ruang lainnya yang sekiranya dapat menimbulkan kebisingan, alasannya cukup kuat yaitu ketenangan saat beribadah.

Buat anda yang mempunyai hunian minimalis pastinya anda sangat sadar betul karena rumah yang bentuknya minimalis mempunyai keterbatasan lahan, tempat ataupun ruang, sehingga rasanya agak sulit dalam menerapkan ruang ibadah atau mushola yang cukup besar di dalam rumah anda.

Pada kesempatan ini kami akan membetikan beberapa contoh desain mushola yang mempunyai konsep minimalis, yang tentunya sangat pas jika di terapkan pada rumeh minimalis anda.

Dan apakah Anda punya sudut kosong tak terpakai di rumah?

Tidak punya ide brilian untuk mengubahnya jadi ruang bermanfaat?

Bagi umat muslim, merombaknya jadi musala mungkin bisa memberi insiprasi baru.

Selain berfungsi sebagai sarana beribadah anggota keluarga setiap waktu, musala juga bisa digunakan saat kerabat, rekan, atau tamu berkunjung ke rumah dan hendak menunaikan salat wajib.

Anda dapat merancang musala baik di dalam maupun luar rumah. Salah satu area di luar rumah yang bisa dimanfaatkan adalah taman.

Salah satu caranya adalah dengan menempatkan gazebo kayu setengah tertutup di sana. Untuk pelengkap, tambahkan karpet tebal beserta rak khusus perlengkapan solat di sana.

Karena berada di taman maka hal lain yang perlu dipikirkan adalah ruang berwudhunya. Agar anggota keluarga tidak kesulitan, beri keran air atau pancuran air dari bambu di dekat gazebo.

Pancuran bambu ini sangat mudah ditemukan di tukang taman, bahkan dapat dibuat sendiri.

Sedangkan untuk area di dalam rumah, Anda bisa menggunakan sudut kosong diantara kamar tidur atau ruang keluarga.

Namun perlu diingat, saat hendak menyulap area ini menjadi musala, pastikan sudah sesuai dengan arah kiblat yang tepat dan jangan mencampur area ini dengan ruang kegiatan lainnya.

Hal ini dimaksudkan untuk menjaga kekhusyuan dalam salat, dan menghindari musala terkena kotoran yang dapat membatalkan/mengurangi pahala beribadah.

Bila berencana membuat musala privasi di rumah, poin pertama yang harus diperhatikan adalah luasnya. Ukuran minimal yang biasa diterapkan  Anda bisa merancangnya untuk dua atau tiga shaf

Se4lain itu cermati seberapa tinggi plafon yang ada. Agar terkesan lebih lapang, sebaiknya jarak plafon dengan lantai

Selain itu, warna cat dinding yang bisa diaplikasikan pada musala di rumah boleh senada dengan keseluruhan interior rumah. Namun jika ingin memberi kesan berbeda, pemilihan warna dingin seperti hijau muda, krem, salem, dan biru langit cocok diterapkan.

Jika Anda tak memiliki ruang khusus yang dapat dimodifikasi menjadi musala, area kosong di sudut ruang keluarga juga boleh dimaksimalkan.

Untuk membatasi kedua ruangan berbeda, gunakan partisi non-permanen seperti papan berbahan kayu, fiber, maupun kaca.

Terakhir, jangan tempatkan banyak benda di dalam musala.

Cukup diisi dengan karpet empuk, jam dinding, bingkai kaligrafi, dan sebuah keranjang kayu untuk meletakkan perlengkapan salat.

Komentar