Mematahkan Mitos Tabu Seputar Seksual

Penulis: Darmansyah

Senin, 20 April 2015 | 11:27 WIB

Dibaca: 0 kali

Aktifitas seksual personal tabu?

Jawabannya pasti iya. Dan topic ini sering ditutup rapat-rapat dari pembicaraan sehari-hari oleh mereka yang terlibat.

Karen “tertutup” aktivitas seksual seringkali disertai dengan beragam mitos yang tak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Salah satu contohnya adalah banyak orang berpikir kalau pria adalah sosok orang yang selalu memikirkan seksual dibanding perempuan.

Orang beranggapan bahwa perempuan tak punya banyak masalah dalam soal seksual.
Apa betul? Kalau iya siapa yang bilang?

Laman situs “Idiva” tak setuju dengan beragam mitos yang menylimuti aktifitas seksual ini dengan menyudutkan salah pelaku dan tulisan di “idiva,” meminta saatnya untuk berhenti percaya terhadap mitos itu mulai sekarang

Ini adalah anggapan banyak pria. Padahal kenyataannya, sama saja dengan pria. Perempuan juga menghadapi banyak masalah dalam kehidupan seksualnya, misalnya sulit orgasme, merasa sakit saat bercinta sampai kehilangan gairah. Hanya saja tak banyak yang mau mengumbar masalah ini.

Betulkan perempuan selalu bermasalah dengan seksual?

Ini sama sekali tidak benar.

Kenyataannya, keinginan seksual semua orang itu berbeda, sekalipun dalam jenis kelamin yang sama.
Hal ini membuktikan bahwa laki-laki dan perempuan tidak punya hasrat seksual yang sangat jauh berbeda, justru sebaliknya.

Laki-laki dan perempuan justru punya kemiripan dalam urusan seksualnya. Variasi seksual nyatanya lebih banyak didasarkan karena hubungan seseorang dibanding jenis kelamin

Mitos lain yang mengatakan hasrat seksual perempuan menurun setelah menopause Miitos ini bisa jadi benar bisa juga salah.

Semuanya tergantung dari perempuannya.

Ini bukan ukuran universal. Faktanya beberapa perempuan yang sudah menopause justru dilaporkan malah mengalami peningkatan aktivitas seksual

Banyak orang juga mengatakan, orgasme adalah satu-satunya cara untuk merasakan kepuasan secara seksual.
Faktanya, kebanyakan perempuan lebih menyukai foreplay dan berpelukan dibanding dengan bercinta.

Jika kebiasaan ini menghilang, sang perempuan justru tak benar-benar merasa puas saaat bercinta. Jadi, jika Anda berpikir bahwa orgasme adalah satu-satunya penanda kepuasan dan kebahagiaan saat bercinta, coba pikir lagi.

Apakah anda tidak akan hamil jika bercinta saat menstruasi

Bercinta saat sedang menstruasi bukanlah cara yang tepat untuk menghindari kehamilan.

Meskipun kemungkinannya kecil, namun bukan berarti hal ini tak mungkin. Sperma bisa hidup selama berhari-hari ketika sudah ada di dalam tubuh.

Beberapa orang berpikir bahwa menggunakan metode menarik penis saat akan mengeluarkan sperma akan menyelamatkan perempuan dari kehamilan. Percayalah hal ini tidak selalu bekerja.

Saat bercinta, pasangan biasanya akan mengeluarkan berbagai jenis suara-suara yang menggoda. Entah apa tujuannya. Namun bagi banyak orang, semakin berisik saat bercinta justru mereka makin menikmatinya.
Benarkah?

Kenyataannya, tidak juga. Beberapa perempuan yang vokal justru lebih memilih untuk diam. Namun ini tak berarti kalau mereka tak menikmatinya

Ada juga mitos lain, tentang kebanyakan orang umumnya merasa tak mood bercinta di pagi hari.

Padahal bercinta pagi hari alias morning sex akan membantu Anda menikmati gairah seksual dengan energi ekstra dan tubuh yang segar dibanding malam hari.

Bukanlah lebih menyenangkan bila saat bercinta, semua bagian tubuh dan saraf sudah siap untuk melakukan pekerjaan ini?

Banyak keuntungan melakukan atifitas seksual pada saat pagi hari

Pertama bisa membuat tubuh jadi lebih santai sepanjang hari

Berbagai hal yang terjadi dalam hidup Anda bisa saja membuat Anda jadi kesal dan marah. Bagaimana jadinya jika di awal hari saja, Anda sudah marah-marah?

“Pasangan yang bercinta pagi hari ditemani dengan secangkir kopi adalah awal yang fantastis untuk memulai hari. Ini jadi lebih santai dibanding bangun dan memanggang kue,” kata kolumnis seksual Sophie St. Thomas kepada Bustle.

Morning sex juga berfungsi seperti yoga pagi hari untuk menenangkan saraf Anda.

Bercinta pagi hari dan meraih orgasme adalah hal yang bagus utuk otak. Bukan hanya meningkatkan oksigen dan melancarkan aliran darah ke organ vital tapi juga menambah asupan nutrisi lain ke otak. Pada dasarnya, berhubungan seksual bisa mengaktifkan seluruh otak.

Bercinta di npagi hari bisa juga mningkatkan pikiran positif sepanjang hari

Marah dan berbagai sifat negatif lainnya akan mengurangi energi, spiritual dan tenaga fisik Anda.

“Seks pagi hari adalah yang terbaik karena tak peduli apapun yang terjadi di sisa hari Anda sudah mendapatkan berbagai hal yang baik jadi hidup tak akan terasa terlalu buruk,” kata St. Thomas. “Orgasme adalah mood booster.”

Anda dan pasangan punya ‘hari’ yang berbeda. Hari, jadwal, dan tingkat stres sangatlah berbeda. Ini berarti kalau Anda dan dia akan punya akhiran hari yang berbeda, termasuk keinginan bercinta yang berbeda. Sedangkan di pagi hari, biasanya gairah akan sama.

“Masalah terbesarnya saat malam hari, pasangan akan merasa sangat lelah,” kata pakar hubungan, Wendy Walsh. “Jadi lakukan saja di pagi hari, Anda sudah beristirahat dan segar. Tak perlu berdandan, tak ada tekanan untuk tampil cantik, Anda hanya perlu bangun tidur.”

Tata cahaya juga akan memengaruhi keinginan untuk bercinta.Ketika cahaya matahari mulai menggantung di langit, cahayanya akan menyebar dan terasa halus. Hal ini disebut sebagai golden moment.

Pancaran warna alam ini akan membantu membaur sempurna dan membuat Anda terlihat seksi. Golden moment ini terjadi dua kali sehari, saat matahari tenggelam dan matahari terbenam.

Komentar