Memahami Penyebab Wanita Selingkuh

Penulis:: Darmansyah

Kamis, 7 Desember 2017 | 09:53 WIB

Dibaca: 0 kali

Selingkuh?

Ya, ada perbedaan antara wanita  dan pria yang melukan selingkuh.

Selingkuh menurut Whitehead, seorang psikolog AS yang meneliti tentang hubungan, adalah segala bentuk perilaku yang yang mengarah pada hubungan yang melibatkan orang lain di luar pasangan dengan memberi atau menerima perlakuan yang seharusnya diberikan pada pasangan atau membentuk perlakuan dengan hubungan seksual antara dua orang.

Di zaman yang serba canggih ini, selingkuh tidak hanya dilakukan dalam bentuk fisik, tapi bisa secara non fisik .

Alasan selingkuh sesorang juga bermacam, yuk simak alasan selingkuh pria dan wanita

Dan orang sering berpikir bahwa pria selingkuh karena tidak puas secara seksual. Sementara itu, wanita akan selingkuh jika kebutuhan emosionalnya tidak terpenuhi.

Tapi, semua anggapan itu tidak sepenuhnya benar.

Setidaknya, kesimpulan inilah yang muncul dari riset terbaru yang dilakukan Alicia Walker, sosiolog dari Missouri State University.

Alicia Walker meneliti empat puluh enam wanita yang menggunakan Ashley Madison, situs kencan yang dibuat bagi mereka yang ingin atau sedang berselingkuh.

Walker menemukan penyebab perselingkuhan yang tak terduga dalam peneltian tersebut.

Apa yang selama ini banyak diyakini orang mengenai penyebab perselingkuhan ternyata keliru.

Ada beberapa  pemahaman yang keliru mengenai perselingkuhan yang dilakukan wanita.

Hampir setiap wanita dalam penelitian Alicia Walker mengaku masih mencintai suami mereka dan ingin tetap mempertahankan pernikahannya.

Walker mengatakan, wanita berselingkuh karena tidak mendapatkan apa yang mereka butuhkan dari suami sehingga mereka harus mencari “tempat lain”.

Namun, ini tidak berarti mereka ingin mengakhiri pernikahan. Mereka hanya ingin “mengalihkan” kebutuhan seksual mereka.

“Tidak seperti apa yang kita pikirkan, kenyataannya adalah wanita yang saya ajak bicara tetap ingin mempertahankan pernikahannya walaupun berselingkuh,” ucap Walker.

“Mereka tidak selingkuh untuk balas dendam, atau untuk keluar dari pernikahan, atau meminta perhatian suami.”

“Mereka berselingkuh untuk kesenangan seksual dan tetap ingin mempertahankan pernikahannya,” tegas dia lagi.

Walker menemukan fakta, wanita sangat pragmatis tentang apa yang mereka lakukan. Wanita sangat praktis dan metodis, bahkan dalam membuat keputusan untuk berselingkuh.

Mereka tidak akan berselingkuh dengan sembarang lelaki.

“Sesuatu yang saya perhatikan adalah mereka menggunakan banyak bahasa perantara saat membicarakannya, dan mereka sangat logis dalam pengambilan keputusan,” kata dia.

Selingkuh juga bukan keputusan yang dianggap enteng oleh kaum hawa. Kebanyakan dari mereka pernah mencoba terapi atau konsultasi dengan bertemu pakar. Namun, suami mereka tidak responsif atau menolak untuk pergi.

Namun, mereka memang tidak begitu bahagia seperti yang lainnya. Wanita-wanita itu dengan sengaja menghindari reaksi yang menyebabkan datangnya cinta.

“Mereka ingin menemukan seseorang yang kompatibel. Tapi, mereka cenderung menghindari jatuh cinta,” ucapnya.

Walker juga mengatakan, dalam hal perselingkuhan, prialah yang lebih besar kemungkinannya untuk jatuh cinta pada wanita, bukan sebaliknya.

Sebagian besar wanita dalam penelitian ini berselingkuh dengan banyak lelaki. Mereka tidak merasa bahwa satu orang akan memenuhi semua kebutuhan mereka.

Mereka telah mengand dalkan satu orang untuk membuat mereka bahagia seumur hidup, yaitu suami mereka. Tapi, hal itu tidak berhasil.

Inilah yang membuat mereka membutuhkan strategi baru. “Umumnya, mereka berkata ada banyak nama yang menjadi selingkuhannya,” ucap Walker.

Walker juga menjelaskan, bagi seorang wanita, memiliki banyak lelaki sebagai selingkuhannya ibarat menyimpan permen favorit dalam toples. Mereka akan menjaga agar toples tersebut tetap terisi penuh.

Walker mengatakan, alasan berselingkuh yang diungkapkan oleh semua wanita dalam penelitiannya ini benar-benar di luar dugaannya.

Tentu saja, masih benar bahwa tidak ada yang suka mengetahui bahwa mereka telah dikhianati.

Tapi, jika tidak ada yang tahu, apakah mereka benar-benar terluka?

“Tepergok selingkuh jelas mengerikan. Tapi, wanita-wanita ini berusaha keras untuk menutupi perselingkuhannya, merahasiakannya, dan menjaga keluarga mereka.”

“Jadi, saya akan mengatakan bahwa persepsi saya tentang perselingkuhan benar-benar telah berubah banyak,” ucap Walker.

Memang tak semua wanita itu materialistis. Namun, secara umum, alasan selingkuh ini sering ditemukan pada  fase hubungan perkawinan.

Alasan klasik ini memicu naluriah seseorang, terutama wanita, untuk mendapatkan sandaran yang bisa “menjaga” dirinya sepenuhnya.

Maka, tak jarang wanita akan mencari pria dengan finansial lebih baik dari pasangan sebelumnya.

Untuk hal ini pria dan wanita punya perasaan yang sama. Balas dendam memang unsur yang tidak bisa dihilangkan begitu saja jika memang hati Anda pernah terluka.

Umunya wanita akan melakukan balas dendam pada lelaki yang sama atau yang berbeda. Tergantung dari bagaimana perbuatan pria yang pernah menyakitinya.

Wanita yang kurang mendapatkan kasih sayang awalnya akan mencari perhatian dari pasangannya.

Namun jika hal ini terlalu lama terjadi, wanita akan mencari pria lain yang bisa memberikan kasih sayang.

Sebetulnya alasan ini umum terjadi tidak hanya oleh wanita saja, pria pasti punya alasan sejenis yang memungkinkan ia mencari orang lain agar kasih sayangnya terpenuhi.

 

Komentar