Manfaat Rajin Melakukan Hubungan Seks

Penulis:: Darmansyah

Jumat, 19 Mei 2017 | 10:44 WIB

Dibaca: 1 kali

Para peneliti telah menemukan beberapa alasan mengapa semakin rajin melakukan hubungan seks dapat mendorong kesehatan mental dan ketahan fisik seseorang.

Selain itu, para peneliti juga telah menemui sepuluh cara untuk menjadi lebih intim dimana hubungan seks dapat mencegah pilek dan flu.

Bagi pria, hubungan seks juga dapat menurunkan risiko terkena penyakit jantung hingga empat puluh lima persen dan juga bisa menurunkan tekanan darah.

Yang mengejutkan, melakukan hubungan seks secara rutin membuat kita juga tidak menjadi pelupa karena ada bagian dalam otak yang tersimulasi dari hubungan seks yang berkaitan dengan kemampuan belajar dan ingatan.

Selain itu, hubungan seks juga membuat tidur lebih nyenyak dan merendahkan tingkat stres.

Rutin melatih hubungan seks juga menambah rasa percaya diri saat berkomitmen pada satu pasangan.

Namun, tidak sedikit juga orang yang kuatir jika melakukan hubungan seks secara rutin justru akan mempengaruhi kesehatan mereka. Misalnya, terkena penyakit seks menular hingga kehamilan di luar rencana.

Namun, seperti yang dilansir oleh “Mail Online,” menghabiskan waktu lebih lama di balik selimut secara serius dapat meninggikan kualitas hidup kita.

Mulai dari menguatkan sistem imunisasi, menurunnya tekanan darah dan bahkan memberi dorongan pada daya ingatan orang.

Menurut para peneliti dari Universitas Wilkes, Pennsylvania, melakukan seks sekali atau tiga kali dalam seminggu dapat menambah tingkat ketahanan tubuh hingga 30 persen.

Antibodi digunakan dalam sistem imunisasi untuk melindungi pilek dan flu.

Hal ini disebabkan karena orang yang secara aktif melakukan hubungan seks lebih terpapar oleh bakteria dan virus yang justru menyebabkan keluarnya antibodi yang lebih besar.

Aktif melakukan hubungan seks juga menambah laju detak jantung yang biasanya memuncak selama mengalami orgasme.

Menurut para peneliti di Institut Peneliti New England, Massachusettes, pria di umur lima puluh tahun yang melakukan hubungan seks sedikitnya selama dua kali seminggu akan mengurangi risiko penyakit jantung empat puluh lima hingga lima puluh lima persen.

Penelitian oleh Universitas Negeri Michigan mendapatkan wanita berusia antara lima puluh tujuh  hingga delapan puluh lima tahun yang masih aktif melakukan hubungan seks kemungkinan tidak akan terkena tekanan darah tinggi.

Seperti yang telah diketahui sebelumnya, tekanan darah tinggi dikenal dapat menambah risiko serangan jantung.

Menurut peneliti di Universitas Munster, Jerman, penderita migraine dilaporkan mengalami kemajuan dari keluhan sakitnya setelah melakukan aktivitias seksual.

Sakit kepala di daerah tertentu, yang dapat menyebabkan sakit tak tertahankan di wajah pun, membaik hingga tiga puluh tujuh persen.

Seks juga memicu hormon rasa senang yang disebut endorphins yang dapat menghilangkan rasa sakit.

Para peneliti di Institut Kanker Nasional di Maryland mendapati pria yang ejakulasi dua puluh satu kali dalam satu bulan akan lebih sedikit idap penyakit yang kerap dialami pria yang hanya melakukan hubungan seksempat4 hingga 7 kali sebulan.

Rajin ejakulasi memungkinkan prostate membersihkan senyawa penyebab kanker keluar tubuh. Selain itu, mencegah penimbunan kalsium yang diasosiakan pada kanker prostat.

Melakukan hubungan seks mengeluarkan serangkaian zat kimiawi dalam otak termasuk oxytocin dan prolactin.

Kombinasi kedua ini dianggap dapat membantu orang lebih relaks dan membuat orang cepat tidur lelap.

Peneliti di Univertas Paisley, Skotlandia menemukan jika orang yang rajin melakukan hubungan seks dapat menurunkan tekanan darah terutama bagi orang yang akan berinteraksi di depan publik dibanding mereka yang tidak melakukan seks dalam kurun waktu dua minggu.

Pelepasan oxytocin selama hubungan seks dapat mempunyai efek menenangkan tubuh.

Rajin melakukan hubungan seks juga meningkatkan ingatan pada wanita.

Peneliti di Universitas McGill di Kanada menemukan wanita yang sering melakukan seks memiliki kemampuan mengingat kata-kata abstrak lebih baik dalam tugas mengingat kata.

Seks mungkin menstimulasi perkembangan syaraf dalam otak yang menyangkut kemampuan belajar dan mengingat. Syaraf mengirim pesan kepada sel lain dalam sistem syaraf.

Penelitian di Universitas Bristol dan Belfast menemukan jika risiko kematian pada pria dapat dikurangi yang sering mengalami orgasme dibanding mereka yang tidak secara rutin melakukan ejakulasi.

Penelitian ini melacak sekitar 1000 pria berumur 45 hingga 59 tahun selama 10 tahun.

Diluar manfaat fisik, rutin melakukan hubungan seks dapat mendorong kesehatan mental dan jiwa.

Menurut studi di Universitas Cornell, New York, siswa yang sering melakukan hubungan seks dilaporkan memiliki rasa percaya diri yang lebih tinggi dibanding individu yang telah memiliki komitmen.

Untuk Anda tahu berhubungan seks bisa mengeluarkan endorphin yang dikenal sebagai hormon bahagia yang akan berhenti jika seseorang berhenti berhubungan seks.

Kehidupan seks yang sehat sangat penting dalam membangun gaya hidup yang baik.

Kini dengan semakin majunya teknologi komunikasi dan kesadaran akan hal ini, kaum milenial memiliki banyak kesempatan untuk melakukan hubungan seks.

Yang harus diwaspadai justru jika orang berhenti melakukan hubungan seks.

Para ahli, seperti yang dilansir “deccanchronicle,” berhenti melakukan hubungan seks dapat mempengaruhi tubuh dan pikiran seseorang. Di luar manfaat kesehatan, seks juga bantu menghilangkan stres dan mengurangi rasa kecemasan, serta mengangkat rasa percaya diri seseorang.

Berhubungan seks menghasilkan endorphin yang disebut hormon bahagia. Jadi, jika berhenti berhubungan seks, ucapkan selamat tinggal pada perasaan itu. Orang akan merasa kelam dan malas untuk beraktivitas.

Berhenti berhubungan seks juga membuat orang kehilangan minat akan sekss. Mereka akan merasa lesu dan kurang hidup sebagai efeknya.

Di antara keuntungan melakukan hubungan seks adalah kesehatan jantung. Tidak melakukan hubungan seks berarti kurang melatih kemulusan fungsi tubuh yang paling penting.

Ketika mulai berhubungan seks lagi, setelah lama tidak melakukan, sangat penting untuk melatih otot karena ada kemungkinan pengalaman melakukan hubungan seks akan menyakitkan.

Selain itu, rasa cemas tinggi melanda jika sudah lama tidak melakukan hubungan seks

Komentar