Makanan Sampah

Penulis: Darmansyah

Sabtu, 25 Mei 2013 | 08:15 WIB

Dibaca: 0 kali

Artikel kesehatan “Daily News”  Sabtu memuat artikel tentang  apa itu “junk food.” Makanan sampah. Makanan yang memberatkan beban tubuh.

Junk food alias makanan “sampah” juga berarti tidak mengandung nilai gizi selain kalori merupakan jenis makanan yang harus dihindari jika kita ingin terhindar dari penyakit yang berkaitan dengan jantung dan pembuluh darah. Tetapi jika Anda sulit menghindari godaan junk food, mungkin ada baiknya Anda mulai rutin mengonsumsi suplemen minyak ikan.

Analisa yang dilakukan pada 185 studi mengatakan bahwa suplemen minyak ikan dapat meminimalkan efek junk food pada otak.  Tim peneliti asal University of Liverpool menganalisa studi-studi yang dilakukan di seluruh dunia untuk menentukan bukti manfaat suplemen asam lemak omega-3. Tim peneliti ini juga menelaah jika suplemen ini bermanfaat mengurangi berat badan.

Studi terbaru yang dipublikasikan dalam British Journal of Nutrition ini mengindikasikan bahwa diet junk food berlemak dapat menghalangi proses yang dinamakan dengan neurogenesis atau proses pembentukan sel saraf baru. Sedangkan diet kaya asam lemak omega-3 dapat mencegah efek negatifnya dengan merangsang area pada otak yang mengontrol makan, belajar, dan ingatan.

Meskipun tim menemukan bahwa minyak ikan tidak memiliki efek langsung pada proses ini dalam area di otak, namun minyak ikan memiliki peran penting dalam mengurangi kemampuan karbohidrat atau gula dan lemak jenuh untuk menghambat kontrol otak terhadap keinginan makan.

Hal ini juga lah yang menyebabkan minyak ikan bermanfaat untuk mengontrol berat badan. Ketua studi dr. Lucy Pickavance dari University’s Institute of Ageing and Chronic Disease mengatakan, berat badan dipengaruhi oleh banyak faktor. Salah satu faktor terpenting yang mempengaruhinya adalah nutrien yang kita konsumsi.

“Asupan berlebihan dari makronutrien tertentu seperti gula dan lemak jenuh yang ditemukan di junk food dapat menyebabkan penambahan berat badan, mengganggu metabolisme, bahkan mempengaruhi kemampuan kognitif,” tutur Pickavance.

Perubahan ini, imbuh dia, dapat terlihat dari struktur otak, termasuk kemampuan untuk melakukan proses pembentukan sel saraf baru. Maka dengan kata lain, obesitas terkait dengan penyakit penuaan saraf.

“Minyak ikan tidak memberikan efek langsung pada penurunan berat badan, namun dapat menghentikan efek dari proses penuaan di otak yang dipicu oleh makanan tinggi lemak,” ujar Pickavance.

 

Komentar