Libido Wanita Itu Bagaikan Kurva

Penulis:: Darmansyah

Selasa, 15 November 2016 | 08:28 WIB

Dibaca: 0 kali

Libido wanita itu semacam kurva. Bisa naik dan bisa juga turun.

Dan itu yang dijelaskan Lauren Streicher, MD, profesor klinis kebidanan dan ginekologi di Rumah Sakit Northwestern Memorial di Chicago tentang kurva libido seorang perempuan.

Seperti ditulis laman situs “health,” Selasa, 15 November 2016,  Streicher menjelaskan lebih lanjut, satu masa mereka sangat bergairah, di waktu lain dingin seperti es.

Untuk Anda tahu itu alami.

“Semua wanita mengalami masa pasang surut dan ada alasan ilmiah di baliknya” jelas Streicher lagi.

Anda memerlukan “pelajaran” mendalam tentang libido perempuan ini.

Untuk diketahui otak adalah tempat di mana percikan gairah dimulai.

Ada lima daerah otak yang paling penting dalam mengatur gairah seksual yaitu;

Ventral striatum. Daerah ini menyala ketika ada yang menggoda nafsu seksual.

Amigdala. Bentuk dan ukurannya seperti kacang almond. Beberapa penelitian menunjukkan, bahwa gairah seks Anda mungkin sebanding dengan ukuran amygdala Anda.

Hipotalamus.

Bila Anda mengalami rangsangan,  (misalnya ciuman yang mendalam, bagian ini akan menghasilkan dopamin, suatu neurotransmitter yang bertugas mengatur kesenangan dan motivasi.

Cerebral korteks. Lapisan luar otak berisi materi abu-abu yang mengatur pikiran tentang seks. Reaksi berantai di area ini akan mengarah pada produksi hormon seks.

Pituitary. Kelenjar ini mensekresi hormon yang merangsang ovarium untuk menghasilkan estrogen.

Sebuah studi yang dilakukan enam tahun silam menemukan, bahwa kesuburan wanita berkurang di usia tiga puluhan dan empat puluhan,  namun fantasi seksual menjadi lebih sering dan erotis.

Walhasil, secara keseluruhan, dorongan seks wanita di usia ini menjadi lebih kuat.

“Para peneliti menduga, itu adalah trik evolusi, yang dirancang untuk menaikkan peluang Anda berprokreasi dengan mendorong Anda untuk melakukan hubungan seksual lebih sering,” kata Dr Streicher, penulis buku Sex Rx: Hormones, Health, and Your Best Sex Ever.

“Penelitian menunjukkan bahwa stres akan meningkatkan produksi hormon kortisol, yang berakibat buruk terhadap rangsangan erotis,” kata Sheryl Kingsberg, PhD, kepala divisi terapi perilaku di University Hospitals Case Medical Center di Cleveland.

“Stres adalah pengganggu yang luar biasa,” jelasnya. “Stres membuat Anda menjadi tidak bisa fokus kepada rangsangan seksual yang datang kepada Anda.”

Bukan hanya itu, stres juga bisa mengganggu hubungan dengan pasangan, sehingga tidak heran jika pasangan yang stres jadi berperilaku buruk satu sama lain, demikian menurut studi Monmouth University.

Beberapa jenis obat bisa membuat gairah seks Anda menukik tajam ke bawah.

Obat-obatan itu antara lain adalah kecuali pil progestin, SSRI atau antidepresi, obat tekanan darah tinggi dan antihistamin.

Ada penelitian lain  yang menyebutkan, bahwa wanita yang melakukan yoga selama satu jam setiap hari, tujuh puluh lima persennya mengaku lebih puas dengan kehidupan seksual mereka setelah dua belas minggu beryoga.

Ini masuk akal karena yoga memberi efek menenangkan.

“Dengan pernapasan yang lebih mendalam dan sistem saraf otonom yang lebih tenang, darah akan mengalir lebih lancar ke organ panggul,” kata Timothy McCall, MD, penulis buku Yoga as Medicine.

Jika libido turun sesekali mungkin karena Anda terlalu sibuk, itu adalah hal yang wajar.

“Tapi, jika libido hilang dan tak kembali lagi selama beberapa minggu meski Anda sudah tak lagi sibuk, sebaiknya Anda memeriksakan diri karena mungkin ada kondisi medis tertentu yang menyebabkannya,” saran Dr Streicher.

Beberapa kondisi medis yang bisa menghilangkan gairah seksual adala hipotiroid dan depresi.

Pakar diet dan nutrisi Cynthia Sass, RD, menyarankan Anda mengonsumsi makanan yang bersifat afrodisiak untuk dapat mengembalikan gairah seksual, agar kembali membara.

Beberapa jenis makanan yang dianjurkan adalah buah beri, red wine, semangka, kacang polong, dan suplemen licorice.

Dan untuk meningkatkan gairah seksual seseorang  tidak harus selalu berujung pada konsumsi obat-obatan.

Banyak cara yang lebih mudah, alami dan sederhana untuk membangkitkan gairah seksual yang padam, salah satunya adalah dengan mulai menerapkan kebiasaan atau gaya hidup sehat.

Sebut saja  aktivitas fisik dapat meningkatkan aliran darah, yang pada teorinya dapat membuat seks lebih menyenangkan karena gairah seksual baik pada pria dan perempuan melibatkan peningkatan aliran darah ke daerah genital.

Latihan meningkatkan endorfin, yang dapat mengangkat suasana hati Anda, dan dapat meningkatkan energi Anda.

Bukan hanya itu, olahraga akan membuat otot Anda menjadi kencang dan membuat sebagian orang merasa lebih seksi.

Disamping itu, pola diet yang buruk seperti kebiasaan mengonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh  dapat menjadi salah satu pemicu timbulnya problem seksual.

Pembuluh darah yang tersumbat oleh lemak jenuh akan membuat aliran darah ke area genital berkurang.

Akibatnya gairah akan menurun. Alaan inilah yang akhirnya menyebabkan hubungan penyakit jantung dan disfungsi ereksi.

Michael Krychman, MD, direktur eksekutif dari Southern California Center for Sexual Health and Survivorship Medicine, Newport Beach, California mengatakan, berat badan berlebih juga dapat mengurangi gairah seseorang untuk melakukan hubungan seks.

“Obesitas dapat membuat kadar hormon estrogen dan testosteron tidak seimbang. Testosteron yang rendah dapat menurunkan gairah seks Anda,” katanya.

Irwin Goldstein, MD, direktur San Diego Sexual Medicine, yang juga editor in chief The Journal of Sexual Medicine menekakan, pentingnya untuk menjalin komunikasi yang baik serta mengisi waktu liburan bersama pasangan.

Dua hal ini adalah cara efektif dalam meredakan tekanan dan stres akibat pekerjaan.

“Orang terlalu banyak bekerja dan stres, dan mereka mewujudkan stres dan beban perkerjaan mereka ke dalam kehidupan seks yang buruk,” katanya.

Komentar