Lelaki Kalah Soal Orgasme dari Wanita

Penulis: Darmansyah

Selasa, 27 Desember 2016 | 15:36 WIB

Dibaca: 0 kali

Anda pasti tak mengetahui tentang keistimewaan wanita yang satu ini.

“Wanita itu bisa merasakan berbagai jenis orgasme,” tulis laman situs kesehatan dan gaya hidup terkenal “men’sw health,” Selasa 27 Desember 2016.

Anda juga perlu tahu ada orgasme vaginal yang terjadi lewat penetrasi dan orgasme klitoral, terjadi melalui stimulasi klitoris.

Tak hanya itu, beberapa wanita bahkan bisa mencapai orgasme payudara, yang didapatnya melalui stimulasi puting payudara.

Namun, dari berbagai jenis orgasme yang bisa dicapai oleh wanita tadi, orgasme mana yang terbaik?

Sebelumnya dipercaya kalau orgasme klitoral rasanya lebih intens dibanding orgasme-orgasme lain. Namun, sebuah studi baru berhasil membantah mitos tadi.

Para peneliti, yang dipimpin oleh peneliti seks Nicole Prause, Ph.D., mensurvei seratusan wanita tentang stimulasi apa yang biasanya membuat mereka mencapai orgasme–dan seintens apa orgasme yang mereka dapatkan.

Hasilnya, para peneliti tidak menemukan hubungan antara sumber orgasme, dan kekuatan klimaksnya.

Bahkan, Prause mengatakan, tidaklah masuk akal untuk membedakan orgasme klitoral dan vaginal.

“Kita ternyata menanyakan pertanyaan yang salah pada wanita selama ini,” ujarnya.

Ketika para peneliti bertanya pada seorang wanita apa yang memicu orgasme-nya, wanita biasanya diharuskan memilih antara stimulasi vaginal atau klitoral saja.

Padahal, kebanyakan wanita membutuhkan berbagai stimulasi untuk mencapai klimaks, jelas Prause.

Belum lagi, tambah Prause, hampir mustahil untuk melakukan penetrasi vagina tanpa sebelumnya menstimulasi klitorisnya.

Jadi intinya, agar wanita mendapatkan orgasme yang intens, disarankan untuk memberi mereka stimulasi ganda.

Banyak lelaki berasumsi bahwa orgasme bukanlah hal yang terpenting bagi wanita saat bercinta.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sebagian wanita kesulitan untuk merasakan orgasme yang tepat.

Untuk membantu wanita mencapai orgasme mereka, pasangan pria perlu mempelajari beberapa teknik berikut.

Langkah pertama pasangan pria perlu memberikan rangsangan yang tepat di klitoris wanita. Peneliti dari Indiana University menemukan bahwa klitoris adalah tempat yang tepat untuk memberikan rangsangan orgasme yang tepat.

Pria dapat merangsang bagian klitoris pasangannya dengan memanjakan wanita lewat foreplay.     Berikan sentuhan pada lapisan klitorisnya terlebih dahulu membantu wanita merasakan sensasinya.

Saat terangsang, klitoris akan merangsang hormon yang memicu Miss V wanita mendekati orgasmenya.

Setelah orgasme mulai  dirasakan wanita, lanjutkan sesi bercinta dengan posisi woman on top. Banyak wanita mengaku bahwa mereka mampu mencapai orgasmenya jika mereka berada di atas tubuh pria selama bercinta.

Hal ini tentunya akan mempermudah pasangan wanita merasakan rangsangan serta mencapai juga mengontrol orgasmenya dengan baik.

Ada beberapa cara untuk membantu pasangan mengalami orgasme.

Pria khususnya, dapat merangsang klitoris wanita dan mencari zona sensitif yang dikenal dengan G-spot.

Tapi selain itu, ada zona misterius lain yang membuat si dia orgasme, sentuh A-spot atau fornix anterior.

Penulis buku The Better Sex Guide to Extraordinary Lovemaking, Yvonne K. Fulbright, Ph.D. mengatakan, A-Spot terletak di dinding depan vagina sebelum leher rahim.

Teori lain, A-spot terletak di dalam vagina sekitar tiga hingga enam inci dekat leher rahim. Direktur Program Kesehatan Seksual Perempuan di Stanford University’s School of Medicine, Leah Millheiser, MD, mengatakan saraf-saraf di daerah panggul bisa membantu orgasme.

Meski begitu, profesor klinis kebidanan dan ginekologi di Yale School of Medicine membantah keberadaan A-Spot ini.

Menurutnya, secara anatomis, tidak ada bukti A-spot berada di dalam vagina.

Hanya saja dia mengakui, ada beberapa daerah vagina yang lebih sensitif daripada yang lain, namun agak sulit untuk menentukan salah satu tempat yang tepat memicu orgasme yang lama

Meskipun ada beberapa versi pendapat, namun tidak ada salahnya mencoba untuk mencari bersama pasangan.

Sebab mereka yang melaporkan mengalami orgasme dari rangsangan A-spot mengatakan, hubungan seks menjadi lebih intens dan orgasme cenderung berlangsung sekitar dua puluh detik lebih lama daripada cara lainnya.

Konselor seks Ava Cadell, Ph.D mengatakan, A-Spot merupakan area yang dapat memproduksi pelumasan vagina dalam waktu cepat

Bahkan, perempuan yang biasanya tidak responsif secara seksual, atau punya masalah dengan vagina yang cenderung kering, juga dapat mengalaminya.

“Ini terdiri dari sebuah jaringan sensitif yang melumasi vagina ketika dirangsang,” katanya.

Jika Anda mencoba mencarinya saat berhubungan seksual, Cadell mengatakan, Anda mungkin dapat mencapainya dengan doggy style dan posisi misionaris.

“Karena A-spot ditemukan jauh di dalam vagina, pasangan mungkin menemukan sensasi tidak nyaman pada awalnya. Dan perlu diingat, tubuh setiap wanita berbeda jadi jangan paksakan dirinya karena ada lebih banyak cara untuk bereksperimen dengan ini posisi seks yang harus dicoba,” ujar Cadell.

Komentar