Kopi Membantu Program Diet

Penulis:: Darmansyah

Rabu, 6 Februari 2013 | 09:28 WIB

Dibaca: 0 kali

LAGI, kabar gembira datang untuk penikmat kopi. Ternyata minuman ber“cafein” itu bisa membantu  program “diet.” Lho?  Seperti dipublikasi jurnal “Fitday,” ternyata kopi tidak hanya bisa menambah energi dan membantu konsentrasi, tetapi juga bisa memicu penurunan berat badan.

Khusus untuk penurunan berat badan dengan diet kopi ini  ada syaratnya. Anda harus memilih dengan tepat dan cermat  bahan tambahan ketika menikmati minuman itu. Bahan tambahan yang menghindarkan timbunan kalori di cangkir minuman nikmat dari zat cafein itu.

Anjuran para ahli kesehatan yang mengaitkan kopi dengan program diet mengatakan, jangan menambah kalori ke dalam adukannya kopi, seperti yang sering dilakukan para penikmat amatiran. Kalau Anda menambah di gelas kopi Anda dengan sirup  karamel, creamer, atau tambahan susu dan gula, berarti  ada tambahan 200 kalori yang masuk  ketubuh.

Maka jangan lakukan itu. Harus ada kesadaran untuk tidak menambah  asupan kalori dan gula  ke dalam cangkir Anda agar nikmatnya  kopi  bisa  bersinerji dengan program diet. Usahakan menikmati kopi tanpa gula atau pun berbagai bahan tambahan yang disediakan pemilik cafe.

Di banyak “cafe” terkenal di banyak kota dunia,  trend mereguk kopi sudah biasa  dilakukan tanpa gula. Kopi di racik dengan sempurna di mesin pengolah  untuk kemudian dituangkan ke dalam gelas ukuran mini. Segelas kopi tanpa gula hanya mengandung tidak lebih lima kalori. Tanpa gula, creamer, susu dan sirup kopi akan tampil dengan kandungan antioksidannya yang dapat melawan radikal bebas. yang mengancam kesehatan kita.

Kopi tanpa tambahan kalori akan membantu kegiatan olahraga Anda karena adanya sumber enerji yang dikandungnya. Jadi, kopi tanpa asupan tambahan, akan membuat penikmatnya merasa tidak bersalah. Yang penting ia mendorong suksesnya program diet.

Kalau Anda kurang suka dengan kopi hitam yang rasanya pahit, para ahli kesehatan masih bisa menolerirnya dengan tambahan susu atau gula yang takarannya terukur. “Jangan memesan atas nama kopi susu. Datangi tukang seduh, ingatkan takaran susu agar tidak menenggelamkan pahit yang menggoda dari kandungangan cafeinnya. Dan sekali-kali mengikutsertakan gula,” nasihat seorang ahli.

Ahli kesehatan mengingatkan pula penikmat kopi yang sedang menjalani program diet, untuk tidak mencemplung pemanis berkalori ke dalam cangkir. Gunakan pemanis bebas kalori. Jangan lebih dari satu “sachet.”  Untuk juga dicamkan, pemanis buatan yang ada di karamel,  vanila atau moka tetap tidak baik untuk digunakan di gelas kopi dalam program diet.

Tip terakhir yang dianjurkan oleh ahli kesehatan, kalau pun Anda masih ngotot untuk menikmati kopi dengan rasa manis,  jangan pernah melebihi setengah senduk gula ke dalam cangkir. Kalau melebihi setengah sendok yang dicemplungkan makan program diet Anda melalui konsumsi akan gagal.

 

Komentar