Kecanduan Seks? Apa Bisa Disembuhkan

Penulis: Darmansyah

Kamis, 14 Desember 2017 | 15:56 WIB

Dibaca: 0 kali

Maniak adalah istilah yang sering digunakan bagi para pecandu dan orang-orang yang menggandrungi segala sesuatu dengan berlebihan. Tak hanya game, atau koleksi barang, main gadget, candu juga bisa terjadi kegiatan seksual.

Dilansir Health, Kamis 14 Desember 2017, maniak atau kecanduan seks, merupakan istilah untuk menggambarkan perilaku seseorang yang terobsesi dengan seks, atau memiliki dorongan seksual yang luar biasa intens.

Maniak seks dapat melakukan berbagai bentuk aktivitas seksual, walaupun berbahaya, hingga mengganggu pekerjaan, hubungan pribadi, kehidupan sosial, fisik, dan mentalnya.

Seperti kejadian kecanduan lainnya, ternyata penderita maniak seks bisa disembuhkan. Kecanduan ini mirip dengan penyalahgunaan zat, karena disebabkan oleh zat kimia kuat yang dilepaskan selama hubungan seks.

Charles O’Brien, MD, kepala American Psychiatric Association mengatakan bahwa teknik pengobatan pada pasien kecanduan seks sama saja dengan teknik mengatasi kecanduan judi, belanja, dan kecanduan perilaku lainnya.

“Ada beberapa kombinasi terapi untuk individu dan berpasangan. Fokusnya untuk membantu seseorang lebih memahami dan bisa menghadapi kecanduan mereka, sehingga membangun kembali kehidupan seks yang sehat berdasarkan keintiman, sukacita, dan emosi bersama,” ujarnya.

Selain dukungan keluarga, obat-obatan untuk kasus tertentu juga digunakan.

“Beberapa jenis obat dapat membantu mengontrol dorongan seksual seseorang, misalnya obat antikecemasan, antidepresan, agen progestasional, dan penguat sesuai prosedur dosis dan kebutuhan si pasien,” ujarnya.

Lebih lanjut, Charles mengatakan bahwa maniak seks adalah masalah serius. Diperlukan komitmen yang amat besar untuk dapat berhenti dan sembuh dari penyakit ini.

“Bantuan, atau dampingan dari berbagai pihak sangat diperlukan bagi para penderitanya. Jika saudara, teman, atau diri Anda Anda sendiri merasa menderita kecanduan seks, disarankan untuk mencari bantuan segera.”

Biasanya, orang yang kecanduan seks berjuang untuk mengendalikan serta menunda hasrat dan tindakan seksualnya.

Kebanyakan para pecandu seks tidak tahu bagaimana mencapai keintiman dan kepuasan sejati, padahal hal tersebut bisa membangun keterikatan satu sama lain dengan pasangan mereka.

Orang yang kecanduan seks, biasanya bisa mengekspresikan dirinya dalam banyak hal, jadi Anda perlu mencari berbagai kemungkinan tanda dan peringatan bahwa mungkin saja Anda atau  pasangan Anda adalah pecandu seks.

Kathryn A. Cunningham, PhD, direktur Center for Addiction Research di University of Texas Medical Branch di Galveston, mengidentifikasi beberapa tanda-tanda dan perilaku kecanduan hal berbau seksual

Banyak para pecandu seks yang mengatakan bahwa mereka terbentuk akibat adanya  beberapa bentuk pelecehan atau diabaikan saat masih anak-anak.

Seiring berjalannya waktu, mereka menganggap diri mereka sudah kehilangan arah atau rusak.

Selain itu, bawaan genetika juga bisa memengaruhi penyebab seseorang menjadi pencandu seks.

Misalkan, orang tua mereka mungkin telah melakukan hubungan seks dengan pecandu atau mungkin pernah menjadi pecandu seks dahulunya.

Hal ini menunjukkan bahwa faktor genetik dan lingkungan mungkin berperan menjadi penyebab. Adanya stress dan rasa sakit emosional juga memicu perilaku seksual kompulsif.

Jika seseorang menderita hiperseksualitas alias kecanduan seks, ia memerlukan konseling di bidang kecanduan.

Kecanduan seks ini merupakan satu situasi jelas di mana seseorang butuh bantuan terapis, komunitas untuk berbagi, dan bahkan buku motivasi untuk sembuh.

Pada akhirnya, tidak ada orang lain yang bisa membuat pecandu seks sembuh, tapi hanya dirinya sendirilah yang bisa mendorong dan bertindak untuk sembuh.

Ada beberapa pilihan pengobatan untuk orang yang kecanduan seks, antara lain seperti berikut ini:

Anda harus meluangkan waktu sekitar tiga puluh hingga enam puluh menit dengan terapis kesehatan mental. Di sini, Anda dan terapis akan fokus pada perilaku seksual Anda yang kompulsif serta gangguan yang terjadi bersamaan.

Terapi CBT ini akan mengedepankan pada gagasan yang menyimpulkan bahwa perilaku, emosi,serta pikiran Anda saling terkait dan bekerja untuk mengubah pikiran negatif menjadi pemikiran positif.

Terapi ini, mengaitkan adanya kenangan dan konflik yang tidak disadari mempengaruhi perilaku kecanduan seksual Anda.

Terapi psikodinamik ini akan mengungkap pengaruh awal masa kanak-kanak tentang kebiasaan saat ini atau faktor sekarang yang memicu hal terhadap kecanduan seks saat ini

Terapi ini, pada dasarnya terdiri dari empat bagian, yaitu kelompok melatih keterampilan, perawatan individual, pembinaan DBT, dan konsultasi.

Keempat tahapan ini dirancang untuk mengajarkan empat keterampilan: kewaspadaan, toleransi bahaya, efektivitas interpersonal, dan mengatur emosi pecandu.

Terapi kelompok ini akan dipimpin oleh terapis profesional. Terapi kelompok dirancang untuk menggantikan perilaku negatif dan merugikan dengan perilaku pro-sosial yang positif.

Praktik terapi ini juga memberi  para pecandu keyakinan, bahwa dia tidak sendiri dan bisa saling mendukung satu sama lain untuk sembuh.

Komentar