Jangan Salah Menyimpan Sayur di Kulkas

Penulis:: Darmansyah

Rabu, 2 Juli 2014 | 10:41 WIB

Dibaca: 0 kali

Apa yang Anda rasakan ketika Anda hendak menggunakan stok sayur Anda tetapi sayur tersebut sudah nampak tidak segar, atau bahkan membusuk, padahal Anda baru menyimpannya selama satu hari?

Bisa jadi Anda salah dalam cara menyimpan sayur tersebut. Untuk menghindari kesalahan yang sama, berikut kami sajikan beberapa tips menyimpan sayur agar tetap segar dan tahan lebih lama.

Cara menyimpan setiap sayur tidaklah sama. Kebanyakan sayuran hijau akan lebih baik bila disimpan dalam lemari es, dengan suhu tidak terlalu dingin ataupun terlalu hangat. Bila suhu lemari es terlalu dingin, sayuran Anda akan membeku dan bila suhu terlalu hangat bisa mempermudah pertumbuhan bakteri.

Ketika Anda baru membeli sayuran hijau, ada baiknya bila Anda langsung mencucinya menggunakan air dingin yang dicampur dengan sedikit cuka atau pun air perasan jeruk lemon yang akan membuat sayuran hijau Anda menjadi lebih renyah.

Bila Anda tidak langsung menggunakan sayuran hijau tersebut, Anda bisa mengeringkannya lalu menyimpannya dalam plastik yang tertutup rapat dan letakkan di lemari es.

Cara menyimpan setiap jenis sayuran selain sayuran hijau tidaklah selalu sama. Berikut adalah tips cara menyimpan sayuran selain sayuran hijau.

Menyimpan sayur agar tetap awet di lemari pendingin atau kulkas sering menjadi persoalan karena ketidaktahuan caranya. Banyak sayuran atau buah yang akhirnya mubazir karena tidak dikemas dengan baik, sehingga manfaat sayuran terabaikan.

Lantas muncul pertanyaan, apakah Anda sudah tahu cara menyimpannya dengan tepat dalam lemari pendingin?

Ada beberapa tip untuk menyimpan sayuran agar bisa disimpan lebih lama. Msalnya dengan memisahkan jenis sayuran sesuai dengan karakteristiknya.

Ada berbagai macam jenis sayuran yang tersedia di pasaran. Setelah belanja sayuran, pisahkan sayuran sejuai jenisnya. Kemudian, simpan dalam laci sayuran secara teratur.

Tentu sebelum menyimpannya Anda harus tahu cara mencucinya.Anda harus ingat bahwa beberapa jenis sayuran seperti kentang atau bawang tidak perlu dicuci terlebih dulu sebelum disimpan.

Pencucian sayuran umbi akar sayuran seperti kentang dan bawang akan membuatnya jadi mudah busuk.

Sayuran hijau sebaiknya dicuci terlebih dahulu dengan menggunakan air dingin. Jika tak ingin langsung diolah, sayuran harus dikeringkan dan disimpan dalam wadah terpisah dengan sayuran kotor lainnya. Sebab, sayuran yang basah akan membusuk lebih cepat.

Untuk mengatasi kebusukan, simpan secara terpisah. Sebaiknya simpan sayur dan buah dalam rak pendingin yang berbeda. Tujuannya, agar kedua bahan makanan ini tidak saling memengaruhi kesegaran masing-masing.

Perlu Anda ketahui bahwa Buah mengandung gas etilen (senyawa gas yang bisa mempercepat pematangan atau pembusukan) yang bisa membuat sayur jadi mudah busuk.

Untuk lebih teknisnya lagi marilah kita urut dari masing sayur yang akan di simpan. Tomat, misalnya. Hindarilah menyimpan tomat di dalam lemari es karena akan membuatnya menjadi lebih layu dan tidak renyah. Simpanlah tomat pada suhu ruangan.

Begitu juga dengan wortel. Untuk mempertahankan kesegaran wortel, simpanlah di dalam lemari es dengan menggunakan plastik berlubang untuk ventilasi.

Menyimpan bawang? Supaya bawang-bawang Anda tetap terjaga kesegarannya, gantunglah bawang di tempat yang terbuka.

Kalau menyimpan kentang sebaiknya di tempat yang sejuk. Hindarilah menyimpan kentang di dalam lemari es.

Setelah tahu cara menyimpan sayur agar tetap segar, Anda pun bisa memanjakan lidah keluarga Anda dengan memasak aneka sup, tentunya dengan stok sayuran yang masih segar.

Komentar