Jangan Percayai Mitos Seputar Rambut

Penulis:: Darmansyah

Senin, 12 Januari 2015 | 12:53 WIB

Dibaca: 0 kali

Pernahkah Anda tahu banyak mitos yang beredar seputar rambut?

Tahu apa penyebab munculnya banyak mitos itu?

Penyebabnya pasti karena rambut merupakan mahkota, tidak hanya bagi perempuan, tetapi juga untuk lelaki.

Apapun akan dilakukan oleh perempuan untuk menjaga keindahan mahkotanya. Mulai dari cara alami, sampai menggunakan produk kimiawi. Semuanya dilakukan untuk membantu rambut tumbuh dengan sehat dan terlihat lebih baik.

Dari laman situs “Healt,” diungkapkan mitos-mitos yang beredar seputar rambut dan tulisan itu meminta Anda untuk segera menghentikan untuk mempercayainya.

“Healt” juga menguraikan data-data agar Anda menjauhi kepercayaan tentang mitos itu.
Apakah sering memotong rambut membuat rambut cepat panjang

“Memotong rambut tidak mempengaruhi pertumbuhannya,” kata Director of Cosmetic And Clinical Research in Dermatology di Mount Sinai Hospital in New York City, Joshua Zeichner.

“Pertumbuhan terjadi di kulit kepala,” katanya. Walaupun tidak ada kaitannya dengan pertumbuhan, tapi memotong sedikit ujung rambut setiap enam sampai delapan minggu dapat membuat rambut Anda tampak lebih sehat.

“Ujung yang pecah-pecah membuat rambut terlihat tipis dan menyebabkan kerusakan, jadi ketika itu dipotong, rambut Anda akan terlihat lebih sehat,” kata Dermatologist And Hair Specialist di the Cleveland Clinic, Melissa Piliang.

Lainnya. Bila Anda mencabut satu uban, akan tumbuh dua uban di tempat yang sama

Dokter Piliang mengatakan, mitos ini mungkin muncul karena ketika orang mencabut satu ubannya, ia kemudian melihat lebih banyak setelah itu. Rambut hitam Anda pasti lama kelamaan akan memutih seiring dengan bertambahnya usia. Jadi tidak perlu menyalahkan pencabutan uban.

Tapi, sebaiknya, jika rambut Anda memutih pun janganlah Anda menyabutnya. “Rambut Anda akan semakin lemah jika dicabut terlalu banyak secara terus menerus. Dan itu akan menyebabkan rambut tidak akan tumbuh kembali,” kata dokter Piliang.

Benarkah rambut akan semakin sehat jika sering disisir?

Fakta bahwa sering menyisir rambut akan membuat rambut sehat adalah tidak benar. Tidak ada gunanya menyisir rambut terlalu sering, selain membuat rambut rapi. Faktanya, terlalu sering menyisir rambut akan merusak rambut Anda.

“Terlalu sering menyisir rambut akan merusak lapisan rambut terluar yang disebut kutikula,” ujar dokter Piliang. Sisirlah rambut Anda ketika sudah mulai kusut, setelah itu biarkan.
Kenapa harus takut mewarnai rambut saat hamil.

“Hal utama yang menyebabkan Anda tidak boleh mewarnai rambut saat hamil disebabkan adanya risiko menghirup amonia, bukan terserapnya amonia oleh kulit kepala,” kata ahli obgyn sekaligus profesor dari University of Minnesota, Carrie Ann Terrell.

Ia pun mengatakan, jika tingkat kandungan amonianya sangat rendah, itu tak masalah. Apalagi jika Anda pergi ke salon yang mempunyai ventilasi udara yang baik.

Tapi, agar keamanan kandungan benar-benar terjamin, banyak ibu hamil yang memilih cara alami, yaitu dengan menggunakan henna yang berasal dari tumbuhan dan bebas amonia.
Benarkah sering mengganti sampo baik untuk rambut?

“Tidak apa-apa mengganti sampo, jika Anda menyukai efek yang berbeda, misalnya untuk menghilangkan ketombe, membuat rambut lebih bervolume, dan lain-lain. Tapi akan lebih baik jika Anda menggunakan sampo yang sama tiap kali keramas,” kata dokter Piliang.

Jika Anda merasakan efek yang lebih baik ketika mengganti sampo, mungkin Anda hanya menyukai hal-hal yang baru. Dokter Piliang mengatakan, sampo memang memberikan efek yang berbeda-beda, tapi Anda tidak perlu menggantinya kecuali Anda memang membutuhkan hal yang baru.

Anda percaya mengeringkan rambut secara alami lebih sehat dibandingkan blow-drying?

Sebuah penelitian yang membandingkan pengeringan rambut secara alami dengan blow-dried menemukan bahwa blow-drying dapat merusak permukaan rambut, tapi mengeringkan rambut mengering secara alami akan merusak helai rambut.

Para peneliti mengatakan bagian dalam rambut akan membesar ketika terlalu lama terkena air. Hal inilah yang lebih merusak rambut jika dibandingkan dengan panas. Sebaiknya, gunakan panas yang paling rendah pada pengering rambut Anda untuk mengeringkan rambut.

Apa Anda keramas setiap hari? Ada yang bilang keramas tiap hari baik untuk rambut. Tapi, ada juga yang bilang keramaslah dua hari sekali atau tiga hari sekali. Sebenarnya, tidak ada peraturan khusus untuk menentukan waktu keramas.

Anda hanya tinggal memperhatikan penampilan rambut dan apa yang Anda rasakan, apakah sudah terlihat lepek dan terasa sangat berminyak, atau belum? Orang dengan rambut yang berminyak cenderung akan lebih sering keramas dibandingkan dengan orang yang memiliki rambut kering.

Komentar