Isi Otak Pria dan Wanita Itu Sama?

Penulis:: Darmansyah

Sabtu, 5 Desember 2015 | 08:54 WIB

Dibaca: 0 kali

Tim ilmuwan dari Tel-Aviv University, Israel, membuat kejutan dengan menganulir temuan para ahli sebelumnya yang menyatakan terdapat perbedaan ekstrim antara otak pria dan wanita.

Mereka menemukan otak manusia apakah itupria atau wanita memiliki ‘mosaik’ unik, di mana terdapat fitur-fitur unik yang cenderung lebih mengarah kepada karateristik yang sama.

Penelitian itu, yang dipimpin oleh Daphna Joel, profesor psikologi dari Tel-Aviv University, Israel, melakukan studi lewat pemindaian otak lebih dari seribuan pria dan wanita

“Jenis kelamin tidak mempengaruhi otak, namun mempengaruhi bagaimana otak bergantung pada faktor-faktor lainnya.”

“ Dampak jenis kelamin bisa saja berbeda dan bahkan terbalik pada kondisi tertentu. Inilah yang menyebabkan mengapa seseorang bisa menjadi sangat maskulin atau feminin,” ungkap Joel.

Tim itu menyimpulkan otak pria dan wanita pada dasarnya tidak berbeda.

MRI dilakukan untuk melihat bagaimana karateristik otak, mulai dari banyaknya materi putih dan abu-abu hingga kekuatan koneksi otak.

Kemudian, ilmuwan melakukan analisis yang berfokus untuk melihat sifat yang menunjukkan perbedaan terbesar antara pria dan wanita, kemudian membaginya menjadi zona yang didominasi oleh pria, zona yang didominasi oleh wanita, dan zona menengah.

“Kami melihat ada perbedaan, namun otak pria dan wanita pada dasarnya tidak berbeda. Perbedaan yang Anda lihat adalah perbedaan rata-rata, di mana setiap orang memiliki mosaik yang unik,” kata Joel.

Ilmuwan menemukan sebuah daerah yang disebut otak internal konsisten.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh bagian otak mungkin memiliki kecenderungan ‘sifat wanita’ atau ‘sifat pria’ hanya sebesar nol komadelapan persen, sedangkan otak yang memiliki kecenderungan kedua sifat pria dan wanita memiliki persentase dua puluh tiga hingga lima puluh tiga persen.

Mengutip dari The Guardian, Sabtu, 05 Desember 2015, hasil penelitian yang dipublikasikan pada National Academy of Sciences ini menjadi sebuah kontradiksi terhadap asumsi lama yang membedakan otak pria dan wanita dengan adagium pria berasal dari Mars dan wanita berasal dari Venus.

Sebelum penelitian ini, secara aklamasi para ilmuwan menegaskan otak pria dan wanita sangat berbeda.

Perbedaan antara jenis kelamin melampaui apa yang dapat dilihat oleh mata terutama perbedaan otak laki-laki dan perempuan.

Para ilmuwan umumnya mempelajari empat bidang utama dari perbedaan otak laki-laki dan perempuan: pengolahan, kimia, struktur, dan aktivitas.

Anda mungkin tahu beberapa anak laki-laki sangat sensitif, banyak berbicara tentang perasaan, dan tampaknya tidak cocok dengan cara “laki-laki” melakukan sesuatu.

Perbedaan yang tercantum di bawah ini adalah perbedaan umum dari fungsi otak yang khas, dan penting untuk diingat bahwa semua perbedaan memiliki kelebihan dan kekurangan.

Otak laki-laki memanfaatkan hampir tujuh kali materi abu-abu lebih banyak untuk beraktivitas, sementara otak wanita menggunakan hampir sepuluh kali materi putih. Apa artinya ini?

Area materi abu-abu dari otak, terlokalisasi.

Materi ini adalah pusat pengolahan informasi dan aksi bercak spesifik di daerah tertentu dari otak.

Hal ini dapat menerjemahkan semacam terowongan visi ketika melakukan sesuatu. Setelah terlibat dalam tugas atau permainan, laki-laki mungkin tidak menunjukkan banyak kepekaan terhadap orang lain atau lingkungannya.

Sementara materi putih adalah jaringan yang menghubungkan materi abu-abu dan pusat pengolahan lainnya satu sama lain.

Perbedaan pengolahan otak mendalam mungkin menjadi salah satu alasan mengapa anak perempuan cenderung lebih cepat bertransisi di antara tugas-tugas dibanding anak laki-laki.

Perbedaan materi abu-abu dan putih juga menjelaskan mengapa, di masa dewasa, perempuan dapat melakukan multitasking dengan baik, sedangkan laki-laki unggul dalam proyek-proyek yang terfokus.

Otak pria dan wanita memproses zat kimia saraf yang sama namun dengan beberapa perbedaan dan melalui koneksi tubuh-otak spesifik.

Beberapa zat kimia saraf dominan adalah serotonin, yang diantaranya, membantu kita duduk diam; testosteron, zat kimia seks dan agresi; estrogen, zat kimia pertumbuhan perempuan dan reproduksi; dan oksitosin, zat kimia dalam suatu hubungan yang mengikat.

Karena perbedaan dalam pengolahan bahan kimia ini, laki-laki rata-rata kurang cenderung untuk duduk diam dan lebih impulsif dan agresif secara fisik. Selain itu, laki-laki memproses lebih sedikit oksitosin dibanding perempuan.

Sejumlah elemen struktural dalam otak manusia berbeda antara pria dan wanita. “Struktur” mengacu pada bagian yang sebenarnya dari otak dan cara mereka dibangun, termasuk ukuran dan/atau massanya.

Wanita sering memiliki hippocampus, pusat ingatan, yang lebih besar. Wanita juga sering memiliki kepadatan hubungan saraf yang lebih tinggi ke hippocampus.

Akibatnya, anak perempuan cenderung memasukkan atau menyerap informasi sensorik dan emosional lebih lanjut daripada laki-laki.

Jika Anda memperhatikan, Anda akan menemukan bahwa perempuan cenderung merasakan lebih banyak dari apa yang terjadi di sekitar mereka sepanjang hari, dan mereka mempertahankan informasi sensorik lebih banyak dari laki-laki.

Selain itu, sebelum anak laki-laki atau anak perempuan lahir, otak mereka berkembang dengan divisi belahan otak yang berbeda.

Belahan otak kiri dan kanan pada laki-laki dan perempuan tidak diatur dengan cara yang sama.

Misalnya, wanita cenderung memiliki pusat lisan di kedua sisi otak, sementara laki-laki cenderung memiliki pusat verbal hanya di otak kiri saja.

Anak perempuan cenderung menggunakan lebih banyak kata ketika membahas atau menjelaskan kejadian, cerita, orang, objek, perasaan, atau tempat. Laki-laki pada umumnya tidak hanya memiliki pusat lisan lebih sedikit tetapi juga, seringnya, memiliki lebih sedikit konektivitas di antara pusat kata dan kenangan atau perasaan.

Otak perempuan, karena lebih banyak mengolah materi putih, dan karena tingkat yang lebih tinggi dari aliran darah di bagian konsentrasi otak yang disebut gyrus cingulate, akan sering merenungkan dan mengingat kembali kenangan emosional lebih dari otak laki-laki.

Pria, pada umumnya, dirancang sedikit berbeda.

Pria cenderung mempertimbangkan memori emosional dengan lebih singkat, lalu berpindah ke tugas berikutnya.

Selama proses ini, mereka juga dapat memilih untuk mengubah arah dan melakukan sesuatu yang aktif dan tidak berhubungan dengan perasaan dibanding menganalisis perasaan mereka.

Keempat perbedaan desain alami yang tercantum di atas hanyalah contoh bagaimana pria dan wanita berpikir secara berbeda.

Para ilmuwan telah menemukan sekitar seratus perbedaan gender dalam otak, dan pentingnya perbedaan-perbedaan ini tidak dapat dilebih-lebihkan.

Komentar