Ini Alasan Kenapa Pria Butuh Sahabat Dekat

Penulis:: Darmansyah

Kamis, 15 Juni 2017 | 14:09 WIB

Dibaca: 0 kali

Apakah Anda tahu kenapa seorang pria butuh seorang sahabat dekat?

Nah, laman situs “menshealth,” hari ini, Kamis, 15 Juni menuliskan sahabat yang harmonis bagi pria  dapat membuatnya bahagia seiring bertambahnya usia,.

Menurut sepasang studi dari Michigan State University, memelihara bromances atau persahabatan dengan teman pria lain, dapat lebih bermanfaat dari perkiraan Anda.

Persahabatan yang baik dapat menopang kesehatan dan kebahagiaan seorang pria dalam jangka panjang.

Namun, untuk mendapatkan manfaat positif tersebut, Anda harus mencari kualitas dalam persahabatan bukannya kuantitas.

Sehingga tak penting berapa banyak teman yang Anda miliki, selama ada seorang sahabat yang kerap menawarkan hubungan berkualitas dengan Anda, itu sangat baik.

Penulis studi William Chopik, asisten profesor psikologi, menganalisis data dari dua survei yang melibatkan hampir dua ratus delapan puluh ribu orang.

Studi pertama menemukan bahwa keluarga dan teman dapat membuat seseorang bahagia, tapi persahabatan menjadi prediktor kesejahteraan yang lebih kuat ketika usia seseorang bertambah.

Studi yang kedua menemukan bahwa orang-orang yang persahabatannya justru mengakibatkan stres, melaporkan lebih banyak penyakit kronis ketimbang orang-orang yang memiliki sahabat sebagai pendukung mereka.

“Persahabatan menjadi lebih penting seiring bertambahnya usia,” kata Chopik kepada MSU Today.

“Menjaga beberapa teman yang benar-benar baik di sekitar kita bisa membuat dunia berbeda bagi kesehatan dan kesejahteraan. Jadi, Anda harus pintar berinvestasi dalam persahabatan yang membuat diri paling bahagia.”

Seperti pepatah lama, “Anda tidak bisa memilih keluarga, tetapi Anda bisa memilih teman.” Dan itulah mengapa pertemanan tampaknya menjadi lebih penting seiring berjalannya kehidupan, menurut Chopik.

Meskipun keluarga dapat menjadi sumber kebahagiaan, namun keluarga sangat mungkin membuat Anda terjebak dalam hal-hal serius, monoton, atau benar-benar menyebalkan.

Sebaliknya, seseorang dapat menjaga teman yang disukai dan memutuskan hubungan dengan orang yang tidak disukai, sehingga persahabatan lebih mungkin membuat seseorang merasa lebih baik.

“Persahabatan, di sisi lain, dapat menolong Anda dari kesepian, keluar dari rutinitas, tapi seringkali lebih sulit dipertahankan untuk sepanjang masa,” kata Chopik.

“Jika persahabatan telah bertahan dalam ujian waktu, ada seseorang yang sering Anda hubungi untuk meminta pertolongan dan nasihat, dan ada orang yang Anda ingin pertahankan dalam hidup Anda, jagalah hubungan itu karena akan baik bagi Anda.”

Berdasarkan kebutuhan persahabatan bagi kebahagiaan seorang pria, maka para wanita ada baiknya memberi waktu khusus bagi pasangannya  untuk meluangkan waktu berkumpul bersama sahabat pria mereka.

Studi lainnya yang dilakukan University of Gottingen di Jerman menemukan, jika saat berkumpul bersama sahabat, pria merasa lebih sehat, segar, dan bahagia.

Berkumpul bersama kelompok sahabat pria, membuat tingkat stres pria menurun, ketimbang berkumpul bersama pasangan atau keluarganya.

Menurut studi, berkumpul bersama sahabat, para pria merasa lebih tenang dan jauh dari rasa cemas.

Studi ini dilakukan terhadap Babary macaques (kelompok kera) karena dinilai memiliki pola prilaku yang paling mendekati dengan manusia.

Christopher Ypung, dari Primate Social Evolution Group mengatakan, “Jika primata pria hidup bersama grup berkelompok mereka biasanya akan bertengkar untuk memperebutkan wanita. “

“Namun, mereka dapat membangun persahabatan jika hanya pada kelompok sejenis. Macaques jantan ikatan sosialnya mirip dengan persahabatan pada manusia, yang mana dapat mencegah mereka dari stres sehari-hari,”.

Menurut penelitian, sebenarnya manusia hanya dapat memiliki lima orang teman yang benar-benar dekat dalam satu waktu.

Pernyataan tersebut dibuktikan lewat penelitian antropologis, Robin Dunbar.

Jadi, pada sekitar tahun sembilan puluhan, Dunbar melakukan penelitian terhadap enam juta panggilan telepon dari tiga puluh lima  juta orang.

Dunbar menganalisis hubungan seseorang dengan yang lainnya. Dia melihat frekuensi menelepon satu sama lain dan mengategorikan hubungan tersebut.

Berdasarkan penelitian tersebut, Dunbar mengemukakan teori Lapisan Dunbar.

Teori tersebut menyatakan bahwa manusia pada dasarnya hanya mampu membangun hubungan yang berarti dengan maksimal seratus lima puluh  orang dan dibagi menjadi empat lapisan.

Lapisan pertama adalah empat sampai lima orang sahabat terdekat.

Lalu, lapisan kedua yaitu sebelas orang terdekat. Selanjutnya, lapisan ketiga yaitu tiga puluh orang teman, dan lapisan keempat yaitu seratus dua puluh sembilan orang teman.

Untuk membuktikan teori Dunbar, coba hitung apakah benar jumlah sahabat terdekat Anda saat ini hanya ada empat sampai lima orang?

Komentar