Ingin Mr P Besar dan Panjang? Hentikan Itu

Penulis: Darmansyah

Selasa, 24 November 2015 | 09:38 WIB

Dibaca: 46 kali

Memperbesar Mr P?

Jawabannya, secara rasional, adalah tak ada alat atau obat yang bisa memperbesar alat kelamin milik pria itu.

Tak percaya?

Hampir seluruh dokter ahli seksologi memperingatkan bahwa ukuran kelamin bukanlah jaminan untuk mendapatkan kepuasaan seks

Ini penjelasannya mengapa ukuran kelamin pria normal tidak bisa diperbesar?

Salah satu faktor yang paling mempengaruhi ukuran penis adalah faktor keturunan, seperti halnya warna mata atau warna kulit yang tidak dapat diubah.

Selain itu jumlah hormon testosteron dalam tubuh juga turut mempengaruhi pertumbuhan.

Setelah pria dewasa dan perkembangannya normal, maka tidak mungkin bisa memperbesar penis. Kecuali dari kecil hormonnya terhambat. Kalau dia mengalami gangguan hormon maka bisa dibantu, tapi itu pun yang besar hanya penis tapi testisnya nggak bisa

Banyaknya iklan-iklan di masyarakat yang mengklaim bisa memperbesar penis
Jawaban tuntasnya penis pria tidak bisa diperpanjang atau dibesar.

Penyebabnya, jaringan otot, saraf dan pembuluh darah penis tidak seperti jaringan anggota badan yang bisa dilatih di tempat fitness centre agar lebih tampak ‘macho’.

Karena itulah mengapa penis tidak bisa dibentuk panjang atau besar dari bentuk aslinya.

Penis mungkin masih bisa dibesarkan pada laki-laki yang mengalami gangguan hormon, yang disebut dengan mikropenis. Namun itu pun sebaiknya dilakukan sebelum laki-laki mengalami pubertas

Seperti halnya penis yang tidak bisa diperbesar, psikolog seksual Zoya Amirin menjelaskan bahwa penis juga tidak bisa diperkecil, termasuk dengan cara masturbasi.

Meskipun, memang satu-satunya cara untuk memperbesar penis adalah melalui operasi, namun pembesaran penis dengan cara operasi tersebut ternyata tidak efektif.
Tidak ada penelitian ilmiah yang mendukung penggunaan metode-metode non-operatif untuk memperbesar penis, dan secara medis tidak dianjurkan pembesaran penis dengan cara operasi hanya untuk alasan kosmetik.
Sedangkan metode-metode yang ditawarkan justru dapat “merusak” penis dan beberapa menyebabkan impotensi.
Rata-rata pria ingin memperpanjang atau memperbesar ukuran alat vitalnya.

Setidaknya, demikian menurut Michael O’Leary, MD, profesor bedah urologi di Harvard Medical School dan seorang urolog di Brigham and Women’s Hospital di Boston.

Sudah lebih dari satu abad, ada saja berbagai upaya untuk membesarkan penis yang kadang meragukan dan tidak masuk akal, sampai saat ini tidak banyak yang bisa dilakukan untuk mencapai tujuan itu.

Di luar sana, banyak beredar alat dan obat-obatan yang katanya bisa memenuhi harapan para pria, seperti pil, krim, berbagai perangkat pemompa, dan lain sebagainya.

Semua itu, belum ada yang secara ilmiah terbukti dapat memperbesar penis. Setidaknya, tidak secara permanen. Bahkan, ada beberapa kasus yang menyebabkan disfungsi ereksi.

“Percayalah, jika saya tahu cara yang aman dan efektif untuk meningkatkan ukuran penis, saya akan jadi miliarder,” O’Leary. “Tapi saya tidak tahu dan saya yakin tidak ada yang tahu.”

Meski demikian, tetap saja banyak pria yang secara diam-diam mencaritahu cara untuk membuat dirinya merasa lebih perkasa, dengan tidak memedulikan risiko merusak yang mungkin mereka dapat.

Para peneliti dari Institute of Psychiatry mengatakan bahwa penelitian-penelitian itu, yang telah dipublikasikan oleh jurnal BJU International, membawa pemahaman yang bisa dipertanggungjawabkan mengenai ukuran vital pria yang disebut normal.

Ini juga berguna untuk digunakan pada saat sesi konseling dengan pria yang merasa ukurannya terlalu kecil, juga untuk menenangkan penderita Body Dysmorphic Disorder (gangguan mental akibat terlalu khawatir dengan ukuran anggota tubuhnya.

Peneliti juga mengatakan, bahwa kebanyakan pria yang melakukan upaya-upaya memperbesar penis, sebenarnya memiliki ukuran rata-rata normal.

Kadang-kadang, ada juga kasus yang membuat ukuran alat vital pria sedikit memendek, di antaranya adalah penyakit peyronie penis pernah mengalami cedera sehingga bentuknya menjadi melengkung atau operasi kanker prostat. Namun, hal ini jarang terjadi.

Kesimpulannya, hingga sekarang ini, tidak ada metode, obat atau alat apapun yang sudah terbukti bisa membesarkan penis secara permanen.

Selain itu, usaha yang mengarah ke sana sebenarnya tidak terlalu perlu, karena sebagian besar pria di dunia memiliki ukuran vital yang normal-normal saja. Mungkin, yang diperlukan adalah lebih percaya diri dan bangga akan tubuh masing-masing.

Komentar