Ibu Pekerja dan Mengusir Rasa Bersalah

Penulis: Darmansyah

Kamis, 15 Mei 2014 | 14:47 WIB

Dibaca: 0 kali

Adakah rasa bersalah dari para ibu pekerja, atau “working mom” terhadap tanggung jawab keluarganya?

Sebuah penelitian terbaru di Amerika Serikat, yang meng-“up date” tentang perasaan “mom working” ini menegaska, “perasaan bersalah itu sangat mendera.”

Mereka bicara tentang banyak waktu yang seharusnya dihabiskan dengan suami tercinta dan buah hati, apalagi ketika si kecil sedang lucu-lucunya, sangat menyiksa.

“Rasanya ada perasaan bersalah, kenapa harus bekerja.”

Seandainya saja bisa bekerja di rumah, pasti intensitas bertemu keluarga semakin besar. Apakah Anda, sebagai ibu pekerja kerap merasakannya?

Tapi bagaimana cara mengusir perasaan bersalah itu ya?

Situs “babble.com,” memberi pencerahan terhadap perasaan Anda ini untuk tidak merasa bersalah sebagai seorang ibu yang bekerja.

Tahukah Anda, apa yang membuat hari-hari seorang wanita karir lebih mudah saat di kantor?
Iya, wanita lain yang menjadi atasan Anda. Atasan Anda pasti lebih sibuk. Ketika Anda memutuskan untuk menjadi wanita karir, Anda menambah daftar nama wanita hebat.

Mengapa begitu?

Karena menjadi wanita karir bukanlah hal yang mudah, kekuatan mental dan batin Anda benar-benar diuji. Percayalah pada kekuatan wanita, hidup wanita!

Dalam bukunya Sheryl Sandberg, mengatakan jika Anda meninggalkan bayi Anda di rumah untuk bekerja, hal itu adalah sebuah investasi masa depan. Ambillah sisi positif, dengan bekerja berarti Anda sedang mengembangkan pengetahuan, gaji, dan pengalaman di tempat kerja.

Jika Anda melakukan cuti yang terlalu lama, atau memutuskan untuk berhenti bekerja, ingatlah satu hal. Kebutuhan beberapa tahun ke depan pasti akan meningkat.

Benar, anak Anda akan baik-baik saja. Hal ini didukung oleh adanya sebuah hasil penelitian. Menurut NICHD, anak-anak membutuhkan pemahaman kognitif dan verbal. Dengan menitipkan mereka di sekolah, mereka akan belajar banyak hal. Tapi pastikan waktu Anda tetap untuk mereka setelah pulang kantor.

Sebelum mempunyai anak, tanamkan pada pikiran Anda bahwa Anda harus pintar-pintar mengatur waktu. Mempunyai anak berarti, Anda butuh waktu dan perhatian ekstra untuk anak Anda.

Pastikan Anda memiliki dedikasi dan kualitas pekerjaan yang baik, contaohnya saja Anda bisa bekerja dari rumah ketika anak Anda sakit. Dengan begitu, selain dapat bekerja, Anda dapat menjaga anak Anda.

Jangan pernah berpikir Anda harus melakukan semua hal dengan ditemani suami Anda. Anda harus bisa menjadi wanita yang mandiri. Banyak hal yang bisa Anda lakukan sendiri. Anda akan memiliki banyak waktu dengan suami dan anak ketika Anda sudah di rumah atau saat weekend tiba.

Satu hal yang paling menyenangkan jika Anda bekerja adalah Anda bisa membeli barang yang Anda inginkan sendiri. Tidak harus melulu merengek pada suami untuk meminta sesuatu. Tapi yang jelas, Anda harus tetap ingat mana barang yang Anda butuhkan dan hanya Anda inginkan.

Ketika Anda di rumah bersama anak Anda pasti Anda akan berpenampilan biasa saja. No formal dress, no make up. Sekali-kali tampillah secantik mungkin sebelum pergi bekerja dan sebelum anak Anda berangkat sekolah. Pasti anak Anda akan berpikir ‘ibuku cantik sekali kalau bekerja’. Anak Anda akan merasa senang jika Anda bekerja.

Berhenti berpikir bahwa bekerja adalah cobaan, bersyukurlah bahwa bekerja adalah kesempatan Anda untuk mengembangkan diri.

Mengurus rumah tangga sambil bekerja dari rumah tidak pernah mudah. Anda harus mengatur waktu untuk menyelesaikan tugas rumah tangga seperti memasak, mencuci pakaian hingga menemani anak-anak belajar atau bermain.

Dengan kegiatan yang sudah bertumpuk-tumpuk seperti itu Anda masih harus berusaha mencari penghasilan tambahan dengan bekerja di rumah.

Untuk mengatasi stress dengan kegiatan seabrek seperti itu, berikut ini akan diberikan tips-tips agar lebih mudah menjalani tugas rumah tangga serta bisnis Anda juga bisa berkembang seperti dilansir dari situs BusinessKnowHow.

Bisnis ini memiliki banyak keuntungan, salah satunya adalah caranya yang praktis. Anda hanya cukup memasang foto produk-produk Anda dan pelanggan akan melihat-lihat sendiri dan akan memesan jika berminat. Dengan begitu, waktu dan tenaga Anda dapat digunakan untuk pekerjaan lain dan penghasilan tambahan bisa Anda dapatkan.

Dengan alasan apapun, jangan sampai Anda bermalas-malasan dan melewatkan kesempatan yang Anda miliki. Pelanggan harus dicari. Usahakan untuk terus mempromosikan produk Anda.

Mungkin pada awalnya, belum banyak pelanggan yang datang. Berikan waktu dulu info yang Anda berikan menyebar, dan pelanggan akan banyak berdatangan.

Dengan membuat jadwal dan skala prioritas dari hal terpenting yang harus dikerjakan, akan mempermudah Anda membagi waktu. Selain itu, pekerjaan-pekerjaan yang bobotnya penting tidak akan terbengkalai dan akan menghasilkan banyak keuntungan jika dikerjakan tepat waktu.

Perkaya pengetahuan Anda tentang menjalankan bisnis dengan mengikuti berbagai seminar. Dengan begitu, banyak ilmu yang akan Anda dapat dalam mengembangkan bisnis Anda dari rumah. Selain itu, hal tersebut juga dapat membantu Anda mendapat banyak koneksi yang akan menunjang pemasaran produk-produk Anda.

Cobalah cara di atas untuk lebih memperlancar bisnis yang telah Anda bangun. Selain dapat mengembangkan bisnis, tips di atas juga dapat dimanfaatkan dalam menyeimbangkan kegiatan rumah tangga dan pekerjaan Anda sehingga tidak ada salah satu yang dikorbankan.

sumber : ladies, bubble dan bussinesKnowHow

Komentar