Gemetar Usai Ngopi? Nggak Bahaya Kok!

Penulis:: Darmansyah

Selasa, 5 September 2017 | 08:07 WIB

Dibaca: 0 kali

Laman situs “hello sehat,” hari ini, Selasa, 05 September, menulis tentang mereka yang sering mengalami gemetar usai minum kopi.

Selain itu, “hello sehat” juga memberi saran agar para “pecandu” kopi menghindari mengasup minuman itu kala perut kosong.

Kopi. Ya.

Bagi sebagian orang, mustahil rasanya menjalani hari tanpa kopi.

Kopi memang jadi minuman favorit banyak orang karena aromanya yang kuat dan efeknya yang ampuh untuk menyegarkan pikiran.

Namun, Anda mungkin saja malah gemetar setelah minum kopi.

Baik gemetar hanya di tangan atau di seluruh tubuh.

Apakah hal ini wajar atau bahaya?

Apa penyebab tubuh atau tangan gemetar setelah minum kopi?

Menang tak terbantahkan, kopi  adalah salah satu jenis minuman alami yang baik buat kesehatan.

Namun begitu,  dalam tubuh Anda kandungan kafein dalam kopi berfungsi sebagai obat stimulan.

Obat stimulan ini bertugas untuk merangsang sistem saraf pusat dalam otak.

Sistem saraf pusat sendiri adalah pusat perintah bagi seluruh fungsi tubuh. Maka, minum kopi memang bisa menimbulkan macam-macam efek samping pada tubuh Anda.

Salah satunya adalah tangan atau seluruh tubuh gemetar setelah minum kopi. Biasanya hal ini terjadi kalau Anda sudah minum kebanyakan atau  overdosis kopi maupun minuman berkafein dalam sehari.

Akan tetapi, beberapa orang yang sangat peka terhadap kafein juga bisa mengalami efek samping ini meskipun baru minum sedikit saja.

Apalagi kalau Anda punya kondisi kesehatan tertentu misalnya gangguan cemas.

Anda bisa gemetar setelah minum kopi karena kafein mengirim sinyal pada sistem saraf pusat agar bekerja lebih keras.

Akibatnya, otot-otot Anda jadi terangsang untuk berkontraksi dan bergerak di luar kendali Anda. Inilah yang membuat tangan atau seluruh tubuh Anda gemetaran.

Pada dasarnya, gemetar setelah minum kopi tidak membahayakan.

Efek samping ini biasanya akan hilang sendiri kalau kafein sudah tuntas dicerna oleh tubuh. Namun, bila gemetar tak kunjung berhenti selama berjam-jam, segera cari bantuan medis.

Lantas berapa kali minum kopi dalam sehari yang masih aman?

Cara terbaik untuk menghentikan gemetar adalah langsung berhenti minum kopi ketika gejala muncul. Selain itu, untuk mencegah tangan dan tubuh gemetar, sebaiknya kurangi dosis kafein Anda dalam sehari.

Menurut pusat riset kesehatan Mayo Clinic, dosis yang masih aman bagi orang dewasa yaitu empat ratus miligram kafein per hari. Akan tetapi, Anda bisa saja sangat sensitif terhadap kafein sehingga dosis  dua ratus milligram saja sudah menimbulkan berbagai efek samping.

Dosis empat ratus miligram sama dengan empat cangkir kopi. Namun, ingatlah bahwa kandungan kafein tak cuma ditemukan dalam kopi saja.

Teh, cokelat, minuman bersoda, dan minuman energi juga mengandung kafein dalam dosis cukup tinggi. Karena itu, Anda sebaiknya membatasi minum kopi sebanyak dua cangkir saja sehari.

Selain gemetar setelah minum kopi atau minuman berkafein lainnya, Anda juga sebaiknya berhati-hati kalau mengalami berbagai gejala overdosis kafein

Nah begitu juga dengan kebiasaan minum kopi di pagi hari  dengan  melewatkan sarapan dan hanya menyeruput cangkir mereka sebelum keluar rumah.

Tapi, Anda mungkin akan terkejut saat mengetahui bahwa minum kopi saat perut kosong di pagi hari adalah ide yang buruk.

Apa akibatnya jika minum kopi saat perut kosong di pagi hari?

Asam lambung memiliki peran penting dalam menundukung kelancaran pencernaan makanan, dan ini diproduksi ketika Anda makan, mencium aroma makanan, atau bahkan saat sedang memikirkan makanan.

Di sisi lain, asam lambung adalah cairan bersifat korosif kuat yang jika dibiarkan menggenang dalam lambung tanpa ada makanan apapun untuk diolah, dapat merusak lapisan lambung setelah paparan berulang.

Kopi, bahkan kopi dekafein (decaf) sekalipun, telah terbukti merangsang produksi asam. Oleh karena itu, minum kopi saat perut kosong meningkatkan keasaman perut, yang kemudian akan menyebabkan mulas dan gangguan pencernaan sepanjang hari.

Pada umumnya, minum kopi menimbulkan kegelisahan, stres, dan juga termasuk perubahan suasana hati. Selain itu, tingkat serotonin — hormon pemicu rasa tenang dan bahagia — yang diproduksi otak pada dasarnya rendah sepanjang pagi hari.

Ketika Anda minum kopi saat perut kosong di pagi hari, efek negatif ini dipercaya dapat lebih memburuk.

Kafein merangsang sistem saraf Anda, yang berarti terlalu banyak kopi dapat mempercepat denyut jantung dan meningkatkan tekanan darah. Dengan demikian, Anda lebih mudah merasa cemas dan stres.

Selain itu, kafein dapat membuat Anda bolak-balik buang air sehingga berpotensi memicu gejala dehidrasi, yang bisa menguras energi dan menyebabkan sakit kepala.

Sebaliknya, makanan diketahui memiliki efek menenangkan pada pencernaan dan sistem saraf. Oleh karena itu, makan sambil minum kopi dapat membantu menurunkan efek pemicu stres yang dibawa oleh kopi.

Minum kopi saat perut kosong di pagi hari dapat mengganggu produksi kortisol, komponen penting dari jam sirkadian, alarm alami tubuh yang membantu kita bangun di pagi hari dan membuat kita mengantuk di malam hari.

Di pagi hari, otak melepaskan begitu banyak produksi kortisol untuk membangunkan kita. Ketika Anda langsung minum kopi setelah bangun tidur, ini menyebabkan produksi kortisol menurun dan tubuh jadi lebih bergantung pada kafein untuk bikin melek.

Lama kelamaan, ketergantungan tubuh akan kafein justru menyebabkan tubuh menjadi kebal terhadap efek kopi.

Sebagaimana dinyatakan di atas, minum kopi saat perut kosong di pagi hari bukanlah hal yang baik. Namun memang, rasanya sulit untuk menyingkirkan kebiasaan ini. Bagaimana jika Anda masih ingin secangkir kopi di pagi hari?

Bagi kebanyakan orang, kopi adalah bagian vital dari ritual harian dan hal pertama yang mereka pikirkan di pagi hari. Banyak juga yang bilang bahwa memulai hari tanpa ngopi dulu bisa mengubah mereka menjadi orang yang menjengkelkan.

Jika Anda ingin tetap mendapatkan dosis kafein harian Anda tanpa harus berhadapan dengan perut mulas, para pakar menyarankan untuk minum kopi setelah makan makanan padat.

Minum secangkir air hangat begitu bangun tidur, dan kemudian lahap sarapan Anda sebelum akhirnya bisa menyeruput kopi favorit Anda.

Jika sarapan bukanlah solusi yang baik untuk Anda saat ini, tambahkan susu atau sesendok mentega ke dalam kopi hitam Anda untuk membantu tubuh Anda mendapatkan asupan vitamin dan nutrisi lainnya, sehingga dapat mengurangi efek buruk dari kafein pada perut kosong.

Komentar