Fakta “Rahasia” Tentang Eksistensi Penis

Penulis: Darmansyah

Rabu, 1 Maret 2017 | 10:23 WIB

Dibaca: 0 kali

Anda boleh percaya atau tidak, tapi inilah yang ditulis oleh “daily mail” di edisi terbarunya, hari ini, tentang fakta yang belum diketahui orang tentang penis’

Tanpa menyebut rahasia, “daily mail menulis” bahwa setiap orang  terutama lelaki, bisa berpikir tentang penisnya lima kali dalam sehari.

Namun banyak yang tidak mengetahui faktanya.

Dalam penelitian yang pernah dilakukan banyak dibicarakan tentang panjang dan lingkar penis serta bagaimana ia mengembang kala berhubungan seks

Dan rata-rata pasangan bercinta dua kali seminggu.

Fakta itu, salah satunya adalah penis tersenyum kala berhubungan seks

Oke, meskipun penis tidak bisa menyeringai seperti kucing tapi tahukah Anda kalau saat bercinta, penis bisa membentuk kurva senyum.

Hal ini pernah diteliti di Prancis. Peneliti menemukan, saat pasangan pasangan bercinta dalam posisi misionaris, bentuknya berubah jadi seperti senyum.

Selain itu, fakta lain, penis bisa berpikir

Bukan cuma laki-laki yang memikirkan penisnya, organ Anda itu juga memiliki kekuatan seperti otak.

Sudah dikenal selama puluhan tahun bahwa laki-laki kadang-kadang berpikir dengan penis mereka, tetapi anggota Anda benar-benar bisa mengungkapkan banyak tentang kekuatan otak Anda.

Penelitian dari jurnal Human Reproduction menemukan bahwa pria yang tidak ereksi, penisnya miring ke kiri maka ia cenderung menggunakan otak kirinya untuk berpikir.

Otak kiri memiliki peran penting dalam berbicara, logika, dan angka

Sebuah studi dari Oakland Medical Centre California membuktikan bahwa laki-laki tidak harus ereksi untuk ejakulasi.

Ejakulasi terjadi ketika panggul otot berkontraksi. Tetapi dalam hal ini, otot tidak membuat ereksi. Kasus ini jarang terjadi, tapi beberapa orang mengalaminya.

Kebanyakan pria hanya mengeluarkan air mani sepanjang beberapa inci, tetapi beberapa dapat mengeluarkan hingga dua koma empat meter, menurut sebuah studi di University of Indiana.

Studi lain dari Weill Cornell Medical College menemukan bahwa kekuatan ejakulasi pria tergantung pada kekuatan orgasme.

Selain itu, pernahkah Anda berpikir, mengapa penis tak bertulang?

Hal ini pun memicu para ilmuwan untuk mencari tahu kebenarannya.

Ttulang penis atau disebut baculum sebenarnya telah digambarkan sebagai “tulang yang paling banyak berevolusi”

Para ilmuwan berpikir kalau pria tidak lagi memiliki tulang penis karena manusia cenderung memiliki hubungan monogami dan tidak perlu bersaing untuk mendapatkan pasangan.

Peneliti dari University College London juga pernah mencari tahu mengapa manusia tidak memiliki tulang penis.

Mereka berspekulasi kalau ini berkaitan dengan durasi panjang penetrasi manusia saat berhubungan seks–lebih dari tiga menit.

Hal ini pula yang mempengaruhi evolusi primata.

Matilda Brindle, yang memimpin penelitian, mengatakan temuan ini mendukung anggapan bahwa sebenarnya keberadaan tulang penis itu hilang dalam garis keturunan manusia karena tidak memiliki fungsi khusus.

“Temuan kami menujukkan bahwa baculum memiliki peran penting dalam sistem reproduksi laki-laki. Namun dalam catatan kami, ketiadaan tulang penis bisa memperpanjang intromission atau istilah biologi untuk penetrasi dengan penis sehingga memudahkan laki-laki untuk memberikan ‘materi genetik’,” ujarnya.

Tulang penis pada mamalia, dalam catatan peneliti, sebenarnya sangat bervariasi. Misalnya saja tulang penis marmoset,  ia memiliki tulang penis mencapai enam puluh sentimeter cm.

Komentar