Klitoris Wanita dan Cara Menstimulasinya

Penulis: Darmansyah

Rabu, 7 Februari 2018 | 10:29 WIB

Dibaca: 0 kali

Organ intim wanita memiliki berbagai lapisan dan bagian. Klitoris wanita merupakan salah satu bagian yang penting, mengingat perannya dalam memicu orgasme.

Bentuk klitoris berupa tonjolan yang letaknya di tengah, pada bagian atas vulva, tepatnya di pertemuan antar bibir vagina.

Klitoris yang merupakan bagian dari organ reproduksi wanita, memegang peranan penting dalam hubungan seksual.

Bisa dikatakan, wanita sulit mencapai orgasme apabila klitoris tidak memperoleh stimulasi dengan baik.

Ketika klitoris wanita tersentuh, saraf-sarafnya langsung bekerja menerima rangsang, kemudian impuls saraf ini mengirimkan sinyal ke otak, sehingga akan meningkatkan gairah, sampai akhirnya mengalami orgasme.

Berikut ini berbagai informasi tentang klitoris wanita yang mungkin belum banyak diketahui:

Klitoris wanita memiliki ukuran seperti kacang polong. Terbentuk dari jaringan yang berwarna merah muda. Sebenarnya bagian yang tampak merah muda ini hanya bagian “kepala”nya.

Meskipun bentuknya jauh lebih kecil, struktur anatomis klitoris wanita mirip dengan penis pada pria.

Secara embriologis, klitoris dan penis sebenarnya berasal dari struktur yang sama, kemudian pada pria berkembang menjadi penis sedangkan pada wanita berkembang menjadi klitoris.

Kedua organ ini sama-sama memiliki banyak saraf, yaitu sampai delapan ribu saraf.

Jumlah ini lebih banyak daripada di bagian tubuh lainnya. Karenanya, klitoris sangat sensitif atau peka terhadap rangsangan jika distimulasi.

Tidak banyak orang yang tahu bahwa klitoris wanita bisa mengalami ereksi, seperti halnya penis. Klitoris memiliki lipatan kulit yang disebut preputium.

Lipatan kulit ini menutupi ujung klitoris, benar-benar mirip kulup yang menutupi ujung penis. Ketika distimulasi, bagian ujung klitoris bisa ereksi, meskipun ereksi pada klitoris tidak terlalu kelihatan karena ukurannya yang kecil.

Selama ini orang mengira klitoris wanita hanya berukuran kecil seperti yang terlihat. Padahal sebenarnya masih ada bagian yang memanjang hingga jaringan di atas dan sekitar bukaan vagina, sepanjang sembilan centimeter.

Melihat fakta ini, berarti Anda juga dapat menstimulasi bagian tersebut untuk mencapai orgasme.

Letak dan fungsi klitoris wanita seringkali tidak diketahui, bahkan keberadaannya sering tak terhiraukan. Hal ini memungkinan wanita tidak mengalami orgasme pada saat berhubungan seksual.

Banyak wanita yang tidak pernah mengalami orgasme karena dianggap tidak perlu, bahkan tidak tahu bagaimana rasanya mencapai orgasme.

Anda para wanita patut bersenang hati. Sebab, untuk mencapai orgasme, Anda tidak harus selalu melakukan hubungan seksual dengan cara penetrasi. Dengan hanya menstimulasi klitoris, pasangan dapat membuat Anda mencapai kepuasan.

Anda termasuk wanita yang sulit orgasme saat bercinta dengan cara penetrasi? Anda tidak sendirian.

Faktanya, hanya dua puluh lima persen wanita yang bisa merasakan orgasme saat berhubungan intim melalui penetrasi.

Sebenarnya bercinta dapat menjalin keintiman emosional dan kedekatan fisik. Sayangnya, posisi atau cara bercinta yang dilakukan tidak selalu menjamin wanita bisa mencapai kepuasan.

Hal ini tidak ada hubungannya dengan kurangnya rasa cinta atau kurangnya rangsangan. Satu hal yang menjadi penyebab, yaitu karena klitoris wanita tidak selalu tersentuh ketika Anda berhubungan seksual.

Untuk mempermudah wanita mencapai orgasme, pasangan disarankan menstimulasi klitoris.

Cara lain yang dapat dilakukan adalah memilih posisi bercinta yang paling memungkinkan untuk menyentuh klitoris wanita, seperti:

Posisi ini merupakan salah satu pilihan untuk dilakukan ketika bercinta, demi mencapai orgasme.

Posisi pasangan yang berada di belakang wanita, dapat mempermudah memberi rangsangan pada area klitoris, mintalah dia untuk membelai klitoris dengan lembut, untuk memberi stimulasi hingga mencapai orgasme.

Pada posisi ini, tubuh wanita berada di atas pria, sehingga wanita memiliki kendali untuk dapat mengarahkan titik-titik sensitif tubuhnya agar mendapat stimulasi yang cukup.

Pasangan dapat meletakkan tangannya di sekitar panggul wanita, agar saat melakukan gerakan penetrasi, klitoris bisa mendapatkan stimulasi.

Sebenarnya posisi ini paling sulit untuk memungkinkan wanita mencapai orgasme. Sebab, pergerakan penis saat melakukan tugas pada posisi misionaris, agak jauh dari klitoris.

Untuk menyiasatinya, kondisikan tubuh pria berada di atas, lebih tinggi dari biasanya, dengan posisi dadanya lebih dekat dengan bahu wanita.

Posisi ini membuat klitoris lebih mungkin “dilewati penis” dan mendapat stimulasi untuk mencapai orgasme.

Selain cara-cara tersebut, Anda dapat menstimulasi klitoris dengan cara seks oral atau dengan bantuan jari pasangan, baik ketika pemanasan di sela-sela penetrasi, maupun menjelang akhir hubungan seksual.

Yang terpenting, lakukan dengan lembut dan penuh perhatian agar Anda dan pasangan merasa nyaman.

Apabila pasangan memahami tentang letak dan fungsi klitoris, juga cara menstimulasinya, wanita akan lebih mudah mencapai orgasme saat berhubungan intim.

Komentar