Ini Dia Efek Buruk Malas Minum Air Putih

Penulis:: Darmansyah

Rabu, 21 Januari 2015 | 11:45 WIB

Dibaca: 1 kali

Anda pernah tahu bahwa air putih itu sebuah terapi untuk metabolisme tubuh?

Kalau belum tahu belajarlah dari kebiasaan orang Jepang, yang sejak ribuan tahun lalu telah memiliki tradisi meminum air putih untuk menjaga keseimbangan tubuh beserta organ-organnya.

Seperti dikutip dari laman “Healthy and Natural World,” dalam tradisi Jepang asli, air yang diminum harus sedikit hangat, tidak dingin atau dalam suhu kamar.

Di Jepang atau pun Tiongkok, orang biasanya tidak meminum air dingin bersama makanan mereka. Sebaliknya, teh hangatlah yang ditawarkan.

Orang-orang Jepang telah sejak lama menerapkan terapi air. Ritual sederhana itu digunakan untuk mengobati kondisi tubuh berbeda-beda, dari sakit kepala sampai kanker.

Menurut tradisi Jepang, terapi air dapat dimanfaatkan sebagai pengobatan alami untuk penyakit diabetes, gastritis atau peradangan pada lambung, sakit kepala, asma, bronkitis, radang sendi, epilepsi, masalah jantung, TBC, ginjal dan urin.

Begitu juga dengan penyakit diare, muntah, sembelit, wasir, mata, penyakit telinga hidung dan tenggorokan, masalah dengan rahim, kanker, serta gangguan menstruasi.

Anda, seperti orang lainnya, pasti sudah tahu manfaatnya minum air putih. Setidaknya, butuh delapan gelas air putih per hari untuk memenuhi kebutuhan cairan di tubuh Anda.

Air berperan sangat besar bagi tubuh karena komponen terbesar dalam tubuh manusia adalah air. Sayangnya, masih saja ada orang yang malas minum air putih. Padahal bahayanya bisa fatal.

Nah muncul pertanyaan, seberapa sering Anda harus minum air dengan perut kosong?

Budaya Jepang yang mengajarkan praktik meminum air saat perut kosong sebaiknya dilakukan secara teratur. Bingkai waktu berbeda dapat mengobati, memperbaiki, atau mengontrol kondisi yang berbeda-beda berikut ini.

Selama satu hari, jumlah air yang dikeluarkan oleh tubuh dengan kondisi normal melalui air seni, buang air besar, keringat, dan saluran napas sekitar dua setengah sampai tiga liter.

Oleh karena itu, air yang dibutuhkan untuk mengganti cairan dalam tubuh jumlahnya harus sama dengan jumlah yang dikeluarkan.

Jika jumlah air yang masuk ke dalam tubuh lebih sedikit dibanding dengan air yang dikeluarkan, akibatnya tubuh akan kekurangan cairan. Efek buruknya bisa dehidrasi, dalam kondisi parah bahkan menyebabkan batu ginjal.

Saat mengalami dehidrasi maka tekanan darah akan turun, begitu juga dengan aliran darah dan kerja pompa ginjal. Kurang minum air juga membuat si empunya tubuh berisiko mengalami batu ginjal.

Saat tubuh kekurangan air, konsentrasi urine akan menjadi lebih pekat. Secara awam bisa diamati dengan warna urine yang lebih kuning dan keruh.

Perlu diketahui, di dalam urine juga terkandung zat-zat yang bisa mengkristal. Saat kondisinya lebih pekat, maka kemungkinan terjadi penumpukan kristal di ginjal akan lebih besar. Itu sebabnya kurang minum air berisiko batu ginjal.

“Secara alamiah sebenarnya tubuh tidak akan mengalami dehidrasi, karena ketika tubuh kurang cairan akan timbul sinyal rasa haus. Kalau sudah haus harus segera minum,” ujarnya.

Namun, dalam kondisi tertentu tubuh bisa kekurangan air karena hilangnya cairan secara signifikan. Misalnya karena diare atau pendarahan.

Dr Mark Hyman, penulis buku The Blood Sugar Solution, merekomendasikan untuk minum air dengan suhu ruang ditambah dengan perasan lemon. Selain akan memperlancar proses pencernaan, tambahan perasan lemon akan membantu untuk merangsang pencernaan dan mengeluarkan racun.

Anda juga bisa menambahkan beberapa irisan mentimun dan daun mint segar untuk ramuan detoks Anda. Ini tidak hanya akan Anda menjaga asupan cairan tubuh Anda, namun racun tubuh Anda pun akan dibersihkan.

Irisan apel juga akan menambahkan rasa segar dalam air putih yang Anda minum. Aroma apel yang lembut akan tercium dari air putih sehingga membuat Anda jadi minum lebih banyak. Agar terasa lebih segar, gunakan apel hijau.

Ingin yang lebih hangat di tubuh? Batang kayu manis akan membantu mewujudkan keinginan Anda. Kayu manis akan ‘membumbui’ air minum Anda. Cara membuatnya pun tergolong mudah, seperti dikutip dari Womens Health Mag.

Didihkan air, kemudian tambahkan kayu manis ke dalamnya. Setelah itu, gunakan air rebusan ini sebagai konsentrat. Ketika akan menikmatinya, campur konsentrat dengan air dan es batu.

Cara ini tak hanya akan membantu menambah rasa dalam air, tapi juga untuk mendapat berbagai macam manfaat kesehatannya. Kayu manis akan menurunkan gula darah dan kolesterol.

Komentar