Di Usia Tua Penis Mengalami Penyusutan

Penulis:: Darmansyah

Selasa, 10 Januari 2017 | 15:30 WIB

Dibaca: 1 kali

Anda pernah tahu bagaimana penis mengalami perubahaan kala usia seseorang menjadi tua?

Ya itu pertanyaan yang tak lazim dan jarang dikenali oleh proa.

Mereka hanya mengenali pertanyaan-pertanyaan pop seperti apakah penis saya cukup besar?

Apakah bentuknya bagus?

Akankah penis menyusut seiring bertambahnya usia?

Ini juga memungkinkan kekhawatiran pria.

Seperti bagian tubuh lain, ternyata penis juga akan mengalami beberapa perubahan saat usia semakin tua. Anda mungkin orang yang sehat dan aktif, tapi penis akan tetap berubah.

Lantas, apa saja perubahannya?

Menurut laman situs Daily Star, Penis bisa sedikit melengkung atau bengkok saat ereksi

Sebenarnya ini hal yang tidak perlu dikhawatirkan. Bahkan jika selalu seperti itu, maka kemungkinan itu benar-benar normal.

Namun, Anda perlu tahu bahwa ada posisi seks tertentu yang memang berbahaya bagi penis.

Ketika posisi women on top misalnya, hal ini akan membangun jaringan parut dan membuat penis kaku dan berisiko patah.

Bbersamaan dengan penambahan usia aka nada penyusutan permanen dari penis seseorang

Tentu tidak ada pria yang menyukai hal ini, terutama jika Anda punya penis cukup kecil. Tapi sayangnya itu benar dan tak bisa dihindari.

Semakin tua, sel-sel normal ini digantikan oleh serat non-elastis yang disebut kolagen. Peran hormon saat menua juga akan menurun sehingga mengakibatkan penyusutan ukuran penis.

Beruntung, para pria bisa menjalani trik sederhana untuk membuat penis Anda terlihat lebih besar, salah satunya dengan olahraga dan makan sehat untuk mencegah timbunan lemak di sekitar penis.

“Untuk setiap tiga puluh pon Anda kehilangan berat badan, Anda efektif menambah setengah inci panjang penis,” kata Brian Steixner, MD, direktur Institut Kesehatan Pria untuk Jersey Urologi Group.

Ketika segalanya mulai menyusut, Anda akan melihat penis yang kehilangan massa otot, hingga skrotum yang terkulai saat usia bertambah.

Dalam kasus yang ekstrem, Anda bisa mengalami splash down syndrome, ketika skrotum menjuntai saat duduk di toilet.

Akhirnya, ketidakmampuan untuk mendapatkan dan mempertahankan ereksi pun terjadi.

Di Inggris, diperkirakan sekitar setengah dari pria berusia antara empat puluh dan tujuh puluh menderita ED.

“Memiliki ED seperti mengalami serangan jantung pada penis,” jelas Steixner. Dan mencegah kondisi ini hanya bisa dikontrol dengan olahraga dan makan sehat.

“Saat ini untuk mengatasi ED bisa diberikan resep Viagra, tetapi bisa memakan waktu hingga tiga puluh menit. Dan ini benar-benar dapat membunuh mood. Namun ada produk disfungsi ereksi gel baru yang membuat Anda siap beraksi hanya dalam 10 menit, klaim perusahaan obat.

Saat usia bertambah, risiko semua kanker ini meningkat, jadi pastikan Anda mengetahui tanda-tanda dan gejala yang perlu diwaspadai.

Mr. P yang loyo bukan hanya kabar buruk bagi kehidupan seksual Anda, tapi juga kehidupan Anda secara menyeluruh.

Sebuah studi baru dari The University of Mississippi menemukan, pria dengan disfungsi ereksi mengalami peningkatan risiko kematian prematur

Kesehatan kardiovaskular yang buruk adalah penyebab difungsi ereksi yang paling umum, kata Tobias Kohler, M.D., seorang asisten profesor urologi di Southern Illionois University School of Medicine.

Jadi, jika penis Anda susah mengeras, seringnya hal ini adalah sinyal jantung Anda bermasalah.

Kohler mengatakan, faktanya kebanyakan pria yang disfungsi ereksinya disebabkan oleh kesehatan kardiovaskular yang buruk sering mengalami penyakit jantung seperti serangan jantung dalam lima tahun mendatang.

Pembuluh yang membawa darah ke penis berukuran sangat kecil, hanya berdiameter 1-2 mm, jadi mereka mudah tersumbat, terang Kohler.

Ketika plak mulai menumpuk di pembuluh darah–karena diet yang buruk, kurang olahraga, merokok, usia, atau genetik–aliran darah ke penis Anda adalah hal pertama yang akan tersumbat, papar Kohler. Inilah yang membuat ereksi Anda jadi mustahil.

Jika plak terus menumpuk, hal ini akan mulai mempengaruhi arteri yang lebih besar, seperti yang membawa darah dari dan menuju jantung. Hal ini dapat menyebabkan serangan jantung mendadak.

Inilah kenapa penting bagi Anda untuk memeriksakan disfungsi ereksi Anda ke dokter. Jika Anda mengecek tanda-tanda awalnya, Anda mungkin bisa memperbaiki kesehatan kardiovaskular sebelum jadi fatal.

Jika penis Anda terus-menerus tak bisa ereksi selama tiga bulan, Kohler menyarankan untuk segera menemui dokter.

Jika arteri yang tersumbat yang jadi penyebabnya, hal ini bisa diatasi dengan pola makan yang lebih baik dan olahraga teratur.

Komentar