Dapur No Kitchen Seat? Ya, Kenapa Tidak

Penulis:: Darmansyah

Senin, 22 Mei 2017 | 14:26 WIB

Dibaca: 2 kali

Menata dapur tanpa kitchen seat?

Y, kenapa tidak!

Iya juga, ketika semua kita tahu dapur merupakan salah satu bagian hunian yang membutuhkan penataan khusus.

Ya, kita tahu, area ini rentan kotor dan relatif sering digunakan.

Banyaknya peralatan masak sering membuat dapur terkesan berantakan dan menumpuk.

Apalagi jika dapur Anda tidak memiliki kitchen set.

Dan dibutuhkan trik khusus untuk membuat dapur selalu rapi.

Lantas, manfaatkan area dinding kosong di dapur.

Dinding kosong dapat digunakan untuk menggantungkan peralatan memasak. Anda tinggal menyiapkan rak gantung sederhana dan paku.

Rak gantung bisa untuk menaruh panci, gelas atau cangkir.

Jika terdapat area dinding kosong di atas bak cuci, Anda dapat meletakan rak piring yang berfungsi untuk meniriskan air setelah di cuci sehingga lebih rapi.

Bila Anda memiliki dapur yang tidak begitu luas, Anda dapat mengakalinya menggunakan lemari atau rak vertikal agar menghemat ruang.

Akan lebih baik jika tanpa penutup atau lemari kaca transparan sehingga membuat ruang tetep terlihat luas.

Rak vertikal dapat digunakan untuk menyimpan alat makan, bumbu-bumbu, atau stok bahan makanan kering seperti sarden, kornet, mi instan, dan sebagainya. Susun sedemikian rupa sehingga mudah mengambil saat diperlukan dan tetap rapi.

Jika Anda memiliki satu lemari, manfaatkan dengan maksimal. Jangan hanya bgian dalam lemari, tetapi juga pintu bagian dalam untuk tempat menaruh resep.

Caranya gampang, buat kantong sederhana untuk lalu tempelkan di bagian pintu.

Sementara bagian depan pintu dapat dijadikan tempat untuk menempel rak. Rak ini dapat digunakan untuk menyimpan bumbu-bumbu dapur.

Bagian bawah bak cuci piring cenderung kosong. Banyak orang mengabaikan area ini, padahal jika Anda cermat dapat digunakan untuk ruang penyimpanan.

Anda dapat memanfaatkan untuk menyimpan barang-barang, seperti tempat sampah, cairan pembersih lantai, stok sabun cuci piring, panci-panci ukuran besar, dan sebagainya

Jika dapur Anda terlalu kecil untuk lemari kabinet, Anda dapat menggunakan keranjang sebagai tempat penyimpanan.

Simpan peralatan dapur ke dalam keranjang, susun keranjang bertumpuk untuk menghemat tempat. Dengan demikian barang-barang lebih rapi dan teroraganisasi, mudah untuk mengambil saat dibutuhkan.

Untuk penyimpanan peralatan dapur ukuran besar, seperti panci, wajan dan sebagainya, akali dengan menyimpannya dengan cara menumpuk.

Urutkan dari ukuran paling besar hingga kecil. Metode penyusunan ini berguna untuk menghemat ruang dan membuat ruang lebih rapi dan bersih.

Untuk mengatasi keterbatasan ruang, tak sedikit rumah minimalis yang menerapkan konsep dapur halaman.

Artinya, dapur sengaja ditempatkan menyatu dengan halaman belakang.

Keuntungannya, Anda akan lebih nyaman saat memasak karena bisa menghirup udara segar. Aroma bumbu dapur pun akan lebih cepat menguap dan tidak perlu memenuhi ruangan di dalam rumah.

Kekurangannya, kegiatan masak-memasak menjadi kurang nyaman saat cuaca sedang ekstrem, seperti hujan lebat atau kemarau dengan suhu tinggi.

Meski halaman belakang Anda cukup besar, jangan sepenuhnya dibangun untuk dapur. Sisi luar halaman tetap digunakan sebagai taman.

Tambahkan batuan di tanahnya agar air hujan yang jatuh ke tanah tidak mengotori lantai dapur di dekatnya. Lalu, tambahkan tanaman di dalam pot untuk mempercantik dapur Anda.

Jika Anda tidak menggunakan atap tertutup, biasanya Anda akan memilih kanopi.

Namun, karena cahaya matahari akan tembus ke bawahnya, jangan seluruh atap menggunakan kanopi ini.

Ukup gunakan di bagian yang terbuka. Besanya kanopi di bagian halaman dapat dibuka dan ditutup kembali.

Jika Anda menggunakan kitchen set, gunakanlah kayu yang tak mudah lapuk.

Pasalnya dapur yang terbuka memudahkan furnitur terpapar sinar matahari dan dinginnya cuaca saat hujan sehingga menyebabkan furnitur kayu cepat lapuk. Untuk lemari di bagian bawah, lapisi dengan keramik.

Bersihkan furnitur dan lemari dapur Anda setiap minggu karena mudahnya terpapar debu. Selain itu, jangan meletakkan peralatan makan terlalu lama di dapur terbuka agar tak cepat kotor.

Bila memang Anda terpaksa meletakkan di luar karena area di dalam sudah penuh, rutinlah mencuci peralatan makan untuk mencegahnya terpapar debu dan bakteri.

Bagian halaman belakang sering dilengkapi dengan lubang saluran air. Saluran air ini harus ditutup dengan sekat yang masih memudahkan air mengalir.

Jika tidak, hewan pengganggu seperti tikus akan mudah memasuki rumah Anda. Bersihkan pula sampah sisa makanan setiap hari untuk mencegah datangnya lalat dan kecoa.

 

Komentar