Dapur Eksotik di Sebuah Rumah “Tua”

Penulis:: Darmansyah

Selasa, 3 Juni 2014 | 16:29 WIB

Dibaca: 0 kali

Anda memiliki rumah “tua.” Jangan khawatir. Anda bisa menata dapur di rumah “tua” itu dengan eksotik persis seperti dapur di rumah bergaya “victoria” yang berada di sebuah sudut kota Portland.

Rumah ini, seperti di tulis di situs “domaine” dal;am edisis terbarunya, memang sudah tua tapi tidak lagi lekat dengan kesan kelam, gelap, lembab, dan angker.

Tentu di tangan orang yang tepat, rumah tua bisa sama menariknya dengan rumah baru. Bahkan, bisa tampil jauh berkarakter ketimbang rumah baru.

Situs desain interior “domaine” memebri contoh sebuah rumah bergaya “Victoria” di sebelah barat kota Portland.

Sebuah keluarga yang menempati rumah tersebut meminta bantuan desainer Jessica Helgerson untuk memperluasnya. Hasilnya, rumah tua tersebut menjadi tampak lebih segar.

Salah satu ruang yang paling menarik adalah bagian dapurnya. Helgerson melakukan beberapa langkah strategis untuk mendapatkan tampilan yang lebih baik. Anda pun bisa meniru langkah sang desainer berikut ini.

Pertama-tama, Helgerson mencampurkan palet warna dengan warna-warna yang tepat. Untuk bagian dapur, dia mencampurkan warna abu-abu yang terkesan “dingin” dengan aksen kayu pada lantai, benda-benda dari kuningan, aksen berwarna hitam, dan “kejutan” kecil berupa sofa kuning mencolok.

Sementara itu, “island” atau meja yang ada di tengah-tengah dapur sengaja diberikan warna tergelap. “Island” menjadi bagian pusat dari dapur.

Tidak hanya penampilan visual, pengaturan dapur pun sangat penting. Hal ini disadari pula oleh Helgerson.

Untuk mengakomodasi kebutuhan keluarga yang sibuk, sang desainer menyediakan beberapa area aktivitas berbeda bagi mereka. Meja berkaki besi, disandingkan dengan beberapa jenis kursi di ruang kasual untuk menyantap makanan atau bekerja.

Sementara itu, sofa beludru berwarna kuning mencolok bisa dimanfaatkan untuk menikmati secangkir teh. Tentu saja, dapur ini pun memiliki ruang makan formal. Helgerson menggunakan gaya tradisional, namun dia juga memadukan gaya ini dengan berbagai jenis kursi.

Sebagai pelengkap dan penyempurna desain, Helgerson memasukkan unsur-unsur dekoratif bergaya Victoria di dapur ini.

Detail menjadi bagian penting, misalnya penggunaan ubin keramik untuk menutupi dinding agar memberikan nuansa “pabrik abad ke-19”. Penggunaan lampu gantung praktis juga melengkapi suasana tersebut.

Terakhir, Helgerson memberikan aksen berupa barang-barang dari baja, seperti rak kuningan, pegangan dari tembaga, dan alas meja dari besi. Sentuhan akhir ini berhasil menonjolkan nuansa klasik, namun sekaligus memberikan kesan nyamannya rumah tinggal.

sumber : domaine

Komentar