Coret Lokasi Ini Kala Anda Bercinta

Penulis:: Darmansyah

Senin, 10 November 2014 | 13:59 WIB

Dibaca: 1 kali

Saran dari para ahli seksologi untuk menjauhkan kebosanan hubungan pernikahan dengan mengeksplorir berbagai sudut lokasi rumah untuk tempat bercinta, tidak berarti Anda bisa memilihnya secara serampangan.

Memang seks merupakan kunci dari pernikahan yang harmonis. Tapi jangan artikan ia sebagai gagah-gahan.

Memang ada sebagian pasangan melakukan eksplorasi tersebut dengan dengan memilih di atas kursi, tangga, balkon, hingga teras rumah. Sayangnya beberapa dari mereka kurang berhat-hati sehingga pasangan mengalami cedera.

Seperti yang dikutip dari Female First, setiap tahun sepertiga dari orang dewasa mengalami cedera ketika berhubungan seks bahkan tidak bisa masuk kerja karena hal tersebut.

Memang, kecelakaan atau cedera bisa terjadi kapan saja, termasuk saat Anda dan pasangan bercinta sedang kasmaran. Memar, lecet bahkan terbentur bisa dialami setiap pasangan suami istri dan seringnya, mereka tidak sadar dan baru merasakannya setelah bercinta.

Apa penyebabnya?

Hal itu terjadi karena meningkatkan produksi hormon endorphin — disebut juga hormon bahagia– sehingga rasa sakit itu kerap kali tak dirasakan.

Menurut pakar fitnes dan kesehatan Dr Kevin Jardine, endorphin bersifat seperti ‘morfin alami’ bagi tubuh. Jadi mungkin saja pasangan tidak merasakan sakit sama sekali, atau lebih tepatnya tidak memedulikan rasa sakit itu karena lebih mengutamakan kenikmatan.

“Ketika Anda bercinta dengan memilih tempat yang tidak aman dan posisi yang tidak biasa, Anda mungkin jadi kebal terhadap ketidaknyamanan karena endorphin yang mengalir di tubuh ‘mengaburkan’ rasa sakit itu,” jelas Dr Kevin, seperti dilansir “Daily Mail.”

Lokasi dan posisi bercinta yang sulit seperti di kamar mandi, di dapur atau pun di teras rumah, apalagi sambil berdiri, gaya lotus atau gunting umumnya membuat otot dan persendian tubuh bekerja lebih keras dari biasanya. Ketika mendapat tekanan lebih berat, maka otot dan sendi akan menegang dan akhirnya menimbulkan sakit di keesokan harinya. Belum lagi jika aktivitas seks dilakukan dilakukan di permukaan yang keras atau kasar seperti lantai dan karpet.

Cedera akibat bercinta mungkin terdengar sepele, tapi sebenarnya penting diwaspadai. Sama pentingnya ketika seorang atlet mengalami cedera ketika berolahraga. Perabot rumah tangga juga tak luput jadi ‘korban’ akibat aktivitas seks yang terlalu bersemangat.

Menurut data statistik yang dirilis di London, kursi patah atau cangkir dan gelas pecah merupakan kejadian yang umum terjadi saat pasangan bercinta. Sementara furnitur yang paling banyak rusak akibat aktivitas seks, bisa ditebak, tempat tidur.

Ada pula lima persen, atau satu dari tiga orang yang terpaksa bolos kerja karena mengalami cedera pasca bercinta di malam harinya. Biang keladi banyaknya kasus cedera saat bercinta, salah satunya adalah film erotis.

Sebagian besar pasangan yang ‘kecelakaan’ umumnya mencoba meniru adegan ranjang dalam film. Seperti akting mesra Daniel Craig dan Berenice Marlohe dalam film ‘Skyfall’, beberapa adegannya memperlihatkan mereka sedang bercinta di bawah pancuran kamar mandi juga di atas kapal.

Penting diketahui bahwa kehidupan seks yang nyata sangat jauh berbeda dengan film. Mencoba menirunya semirip mungkin akan membuat pasangan merasa tidak nyaman, tubuh memar-memar bahkan mengalami cedera serius.

Seperti dikutip dari The Site, cedera yang kerap kali terjadi saat bercinta adalah benturan pada kepala, lecet akibat gesekan, luka tergigit, luka tercakar dan memar-memar.

Sementara spot bercinta yang paling berisiko menyebabkan cedera, menurut infografik yang dirilis situs Meet Ville di antaranya sofa, tangga, mobil, shower, kamar tidur, kursi kayu, meja dapur, taman dan toilet.

Anda memilih tangga? Inilah tempat yang paling berisiko cedera untuk melakukan aksi intim.

Anda atau pasangan bisa saja tergelincir jatuh jika kurang berhati-hati karena hanya fokus dengan aksi intim yang sedang dilakukan. Menurut pakar seks dan kesehatan Dr Kevin Jardine, pasangan bisa melakukan tindakan yang ceroboh saat bercinta karena pengaruh hormon endorfin yang sedang meningkat.

“Endorfin meningkat terjadi secara alami, mungkin ketika terjadi cedera saat berhubungan seks baru terasa nyeri setelah melakukannya karena pengaruh endorfin ini,” tutur Kevin.

Tempat yang juga berisiko cedera untuk melakukan hubungan seks adalah kamar mandi. Kevin menuturkan, banyak pasangan yang bercinta sambil membersihkan diri. Mereka juga menggunakan sabun atau shampoo yang licin yang tentu bisa membahayakan kalau tidak berhati-hati. Banyak pasangan yang cedera saat berhubungan seks karena tergelincir sabun atau produk pembersih lainnya. Selain itu, bercinta di kamar mandi kurang bisa dijamin kebersihannya.

Beberapa pasangan juga memilih kursi datar yang terbuat dari kayu untuk melakukan hubungan seks. Berhati-hatilah dengan serpihan kayu yang bisa membahayakan Anda dan pasangan. Oleh karena itu, Kevin menyarankan untuk memastikan terlebih dahulu apakah kursi masih dalam keadaan baik atau tidak sebelum memilih bercinta di atas kursi tersebut. Pinggiran kursi yang sudah mengelupas juga bisa melukai Anda.

Pasangan yang melakukan aksi intim di atas meja juga perlu berhati-hati karena berisiko cedera atau luka karena benda di sekitarnya. Sebagian pasangan malas merapikan barang-barang di atas meja sebelum dipakai untuk bercinta.

Selain berisiko melukai Anda atau pasangan, hal ini juga bisa merugikan Anda. Menurut survei terbaru, biaya rata-rata yang dikeluarkan untuk memperbaiki atau mengganti barang yang rusak setelah bercinta sekitar 200 poundsterling atau Rp 4 jutaan, baik itu vas bunga, laci meja, cangkir teh, hingga bingkai foto.

Hati-hati pula saat bercinta di dapur karena bisa berbahaya bila di sekitarnya terdapat benda tajam. Dapur juga cenderung kotor dan banyak bakteri sehingga kurang terjaga kebersihannya terutama bila berhubungan seks di atas lantai dapur. Jika ingin melakukan variasi dalam kehidupan seks Anda, dapur bisa menjadi alternatif tapi sebaiknya hanya sesekali.

Mungkin beberapa pasangan memilih bercinta di dalam mobil saat diparkir di garasi rumah. Bercinta di dalam mobil bisa menimbulkan cedera karena kaki harus menekuk selama bercinta yang bisa menimbulkan cedera otot atau sendi. Sulit mendapatkan posisi yang tepat ketika bercinta di dalam mobil. Ketika bercinta di mobil sebaiknya tidak dalam waktu yang lama agar tak mengalami cedera.

Komentar