Cemburu Tak Selalu Sebagai Tanda Sayang

Penulis:: Darmansyah

Senin, 23 Oktober 2017 | 08:51 WIB

Dibaca: 0 kali

Cemburu bisa diartikan sebagai dua kutub dalam pengertian yang sesungguhnya.

Ia sering diartikan sebagai tanda cinta yang mendalam

Namun begitu, cemburu juga merupakan emosi yang menyakitkan dan menimbulkan konflik.

Banyak kasus kriminal terjadi karena alasan cemburu.

Cemburu adalah emosi yang normal pada manusia dan menjadi bagian dari banyak lapisan pengalaman cinta.

Menurut terapis dan psikolog Esther Perel, cemburu bahkan bisa menjadi cara untuk mendekatkan hubungan.

“Jika kita belajar untuk mendengarkan rasa cemburu, kita bisa memiliki hubungan yang lebih romantis dan seks lebih intim,” kata Perel.

Cemburu dan rasa iri ternyata berbeda.

Rasa iri pada umumnya melibatkan orang ketiga.

“Iri adalah ‘Saya ingin apa yang kamu punya’. Sedangkan cemburu adalah ‘Saya punya sesuatu yang saya pikir kamu inginkan dan kamu kejar’,” kata profesor psikologi Erica Slotter.

Tak banyak orang mau mengakui rasa cemburunya, karena ini bisa menunjukkan kekuatan tidak seimbang dalam sebuah hubungan. Rasa cemburu juga bisa timbul karena kita kurang percaya diri.

“Ini adalah sinyal pasangan kita memiliki nilai lebih tinggi atau kita merasa terancam dan takut ditinggalkan,” kata psikolog David Buss.

Dalam kasus yang ekstrem, rasa cemburu sangat merusak. Ada orang yang sampai membunuh orang yang dicemburuinya.

Tetapi, kebanyakan orang yang tidak bisa mengendalikan rasa cemburunya akan bersikap posesif pada pasangannya.

Meski begitu, dalam evolusi manusia, rasa cemburu memiliki tujuan sebagai mekanisme mendapatkan pasangan.

Dalam porsi kecil, cemburu memang menjadi “bumbu” untuk menunjukkan rasa peduli dan cinta.

“Justru jika hubungan Anda tidak ada cemburu, mungkin itu adalah indikasi bahwa Anda atau pasangan, kurang peduli,” kata Buss.

Ada jargon yang berbunyi, “Nggak semua yang kamu lihat itu benar.”

Begitu pun jargon dalam hubungan. “Nggak selalu cemburu itu tandanya sayang” .

Kalo kamu berasumsi bahwa cemburu itu selalu menjadi tanda sayang, segera robohkan asumsi itu.

Soalnya, beberapa cemburu itu secara nggak disadari menunjukkan kalo ternyata kamu itu minder!

Punya pacar kece memang jadi sebuah kebanggaan tersendiri. Siapa emang yang nggak pengin punya pacar cantik/ganteng, pinter, dan yang terpenting, tajir –realistis aja ya kalo tujuan kamu untuk serius.

Namun, terkadang, sebagai pasangan, kamu nggak bisa menghindari perasaan cemburu, apalagi ketika membawa atau ikut si pacar ngumpul bareng teman-teman setongkrongan

Pasti ada satu-dua temen kamu atau dia yang lebih kece, dan sialnya si pacar digodain/dideketin sama dia.

Bila kamu percaya diri, kamu nggak bakal gampang merasa takut tersaingi atau tertikung.

Karena rasa percaya diri itu bikin kamu yakin kalo kamu tuh pantas jadi pacar dan ngebahagiain si dia. Pantas mendampinginya dan menjadikannya tujuan masa depan.

Kalau dia digodain orang lain, peluklah dia di depan si penggoda. Tunjukkan kalo dia nggak akan bisa direbut dari pelukanmu.

Kan, ada tuh, orang yang saking cemburunya sampai-sampai jadi posesif ke pacarnya, lalu berujung ke ngekang. Ngelarang ngumpul sama temen-temennya lah, nggak ngizinin pergi selain sama dia, dan yang paling parah marah-marah nggak karuan alasannya.

Kalo kamu-kamu punya pacar yang level cemburunya kayak gitu, mending udahin aja, putusin.

Jangan karena rasa nggak enak untuk mematuhi kecemburuan si pacar, pergaulan kamu jadi sempit dan ikatan pertemananmu terputus hanya demi masturbasi egonya.

Apabila kamu memiliki kadar kecemburuan seperti itu, mending introspeksi dan koreksi diri deh supaya pola pikir dan hatimu kamu nggak sekeruh itu.

Cemburu yang kayak gitu tuh pisau bermata dua, alias nyakitin baik perasaan kamu dan pacarmu.

Pacarmu mah biasa-biasa aja atau bahkan nggak nanggepin godaan, tapinya kamu malah kebakaran jenggot. Ujung-ujungnya lambat laun bikin pacarmu nggak nyaman dan berpikir ulang untuk berhubungan denganmu. Kemungkinan buruknya, ya kamu diputusin.

Mungkin aja selama ini hubungan kamu sama mantanmu selalu gagal ternyata karena cemburu –yang berlebihan. Oleh karena itu jangan hanya karena rasa cemburu, hubungan kamu jadi berantakan.

Satu hal yang mesti dilakukan ketika rasa cemburu itu hadir memenuhi hati dan pikiran, yaitu berpikir positif.

Kalo pun kamu nggak bisa menahan kecemburuan tersebut, sebisa mungkin kemas kalimat yang mudah dipahami olehnya supaya dia tau kalo kamu cemburu, nggak pake kode-kodean.

Niscaya, semua akan baik-baik aja kalo pacarmu memang setia, kalo, ya

Komentar