Cara Pas Mengusir Galau dari Putus Cinta

Penulis:: Darmansyah

Jumat, 20 Oktober 2017 | 09:00 WIB

Dibaca: 0 kali

Patah hati karena putus cinta dan sebagainya?

Jangan khawatir

Begitu paling tidak dinyatakan  Barbara Sahakian, seorang profesor neuropsikologi klinis di Cambridge University

Ia menganjurkan latihan otak sebagai cara untuk move on

Dengan mengikuti instruksi untuk mengerjakan berbagai macam tugas sederhana dan berhenti ketika mendengar peringatan dari komputer, latihan ini dilakukan untuk mencegah seseorang dalam membuat keputusan yang akan disesali di kemudian hari.

Sejauh ini, ekperimen Sahakian hanya berfokus untuk mengurangi sikap impulsif pada orang-orang dengan gangguan kesehatan mental.

Namun, dengan melatih bagian otak yang disebut prefrontal korteks, aplikasi latihan otak mungkin dapat membantu manusia yang sedang mabuk kepayang untuk lebih mengontrol dirinya sendiri.

“Lobus frontal berfungsi untuk mengontrol tindakan Anda dalam banyak situasi berbeda, baik saat mengerjakan latihan otak atau pun sedang merenungkan cinta yang hilang,” kata Sahakian, yang pernah menulis buku berjudul Sex, Lies, and Brain Scan.

Latihan Ini seperti melatih otot dan mungkin akan membantu menghentikan seseorang yang patah hati agar tidak mengirim pesan secara berulang-ulang kepada mantannya.

Otak sebenarnya sudah memiliki alat untuk menghentikan tindakan ini, yang diperlukan hanya latihan saja.

Jika pendekatan Sahakian berhasil, maka pengendalian impuls akan bisa dilatih layaknya melatih kekuatan fisik di pusat kebugaran.

Namun, latihan otak ini membutuhkan komitmen yang cukup besar agar terasa efeknya.

Seseorang yang baru saja mengakhiri hubungan bisa jadi membutuhkan latihan otak selama delapan jam dalam satu bulan untuk mengendalikan impuls mereka.

Namun, selagi menunggu pembuktian Sahakian, si patah hati bisa beralih ke temuan psikologi lainnya.

Sebuah penelitian  lain yang diterbitkan oleh Journal Experimantel Psychology: General ini menguji tiga strategi mengatasi patah hati dari perspektif neurosains.

Strategi yang diuji oleh Sandra J. E. Langeslag dan Michelle E. Sanchez, ilmuwan yang melakukan penelitian ini di antaranya adalah:

Dengan fokus pada kualitas negatif hubungan mantan, sering kali membuat perasaan lebih baik setelah putus cinta.

Sebagai alternatif, bisa juga memikirkan bagaimana kualitas negatif hubungan cinta sebelumnya.

Cara lain agar bisa move on adalah dengan belajar menerima emosi yang dirasakan.

Anda perlu mengenali bahwa perasaan sedih pasca putus cinta adalah bagian yang tak mungkin dihindari dalam hidup.

Hal ini juga berarti Anda mengakui bahwa masih memiliki perasaan terhadap mantan dan belajar menerima keadaan.

Untuk sebagian orang, cara termudah untuk mengatasi putus cinta adalah dengan mencari aktivitas baru.

Mulai dari bekerja lebih lama dari biasanya, menonton film, hingga memulai hobi baru.

Pengalihan semacam ini bisa membantu Anda mengurangi kegiatan seperti merenung atau bersedih.

Namun, penelitian lainnya seperti yang dilakukan oleh Ohio State University telah mempertanyakan manfaat dari penggunaan parasetamol dalam menangani efek patah hati.

Dalam hasil studi yang dipublikasikan melalui jurnal Psychological Science tersebut, para peneliti menemukan bahwa parasetamol tidak hanya mengurangi penderitaan emosional saja, tetapi juga semua respons emosional.

Secara keseluruhan, obat ini memiliki efek yang negatif terhadap emosi manusia karena perasaan bahagia juga ikut ditekan.

Walter Mischel, seorang psikolog Amerika, juga menganjurkan penderita patah hati untuk tidak merenungkan perpisahan.

Merenungi hubungan yang rusak, kata dia, sering kali membuat rasa sakit yang dialami bertambah buruk.

Sebaliknya, penulis buku pengendalian diri berjudul The Marshmallow Test itu menyarankan penderita patah hati untuk mengambil dua aspirin sebagai cara menghilangkan rasa sakit, kemudian menjauhkan diri dari peristiwa itu untuk memperbaiki perspektif.

Dalam hal ini, ia setuju. “Hal terburuk yang bisa dilakukan seseorang setelah patah hati adalah tinggal di rumah sendirian sambil merenungkan siklus pikiran yang sama tentang kenangan indah dari hubungan mereka,” katanya.

Komentar