Betulkah Senyum Bikin Wajah Terlihat Tua

Penulis:: Darmansyah

Jumat, 12 Mei 2017 | 14:44 WIB

Dibaca: 0 kali

Betulkah senyuman menjadikan wajah seseorang menjadi lebih tua?

Nah, itulah fakta yang ditulis laman kesehatan “medical daily” hari ini, Jumat, 12 Mei tentang bagaimana sebenarnya wajah seseorang yang sedang mengumbar senyuman.

Ya, senyuman siapa yang tidak menyukainya?

Setiap orang pasti menyukai senyuman manis.

Senyuman juga dapat menarik perhatian orang, sehingga foto orang tersenyum biasa dipakai untuk iklan, mulai dari pasta gigi sampai sedan mewah.

Meski demikian, senyuman yang memperlihatkan deretan gigi putih itu ternyata tak selalu membuat kita terlihat lebih muda dan menarik.

Menurut sebuah studi, efeknya justru sebaliknya.

Dalam studi yang dilakukan tim dari Western University di Ottawa, Kanada, terungkap bahwa foto seseorang yang tersenyum tampak bahagia ternyata dinilai lebih tua dari usia sebenarnya.

Penelitian itu melibatkan tujuh puluh pria dan wanita yang diperlihatkan seratus empat puluh foto orang dengan ekspresi positif dan eskpresi netral.

Kemudian responden diminta menebak usia orang di foto tersebut.

Responden juga ditanya apakah senyuman secara umum membuat seseorang terlihat lebih tua, lebih muda, atau tak berpengaruh pada usia. Hasilnya, mayoritas menjawab bahwa senyuman membuat seseorang terlihat lebih tua.

“Para partisipan studi ini sebenarnya memiliki persepsi bahwa senyuman akan membuat seseorang terlihat lebih muda.”

“Tapi, faktanya tersenyum membuat wajah terlihat lebih tua,” kata Melvyn Goodale, peneliti.

Dalam penelitian kedua, tim peneliti melakukan lagi cara seperti yang pertama tetapi memasukkan ekspresi ketiga, yakni ekspresi terkejut.

Sekali lagi, responden menilai senyuman membuat wajah terlihat tua, sementara ekspresi kaget memberi efek lebih muda.

Menurut Goodale, kerutan yang timbul di sekitar wajah saat kita tersenyum mungkin membuat penampilan tampak lebih tua.

Sebaliknya, saat terkejut, garis senyuman itu memudar sehingga wajah terlihat muda.

Meski begitu, jangan ragu untuk tersenyum.

Masih banyak manfaat positif dari menghiasi wajah dengan senyuman.

Misalnya saja tampak lebih ramah dan juga membuat pernikahan awet.

Dengan kata lain, jangan takut terlihat tua karena senyuman bisa menjadi modal untuk hidup lebih bahagia.

Untuk menjadikan senyuman tidak menjurus ke wajah lebih tua, perlu pula diketahui kiatnya agar garis-garis halus di ujung bibir terlihat segar..

Berdasarkan penjelasan Dr Arash Akhavan, MD, pendiri The Dermatology & Laser Group, garis senyum tidak disebabkan karena adanya penuaan pada lapisan kulit bagian dalam, tetapi karena kebiasaan gerakan wajah.

“Untuk sebagian orang, ini bisa jadi genetik, contohnya, putriku yang baru berusia sembilan tahun memiliki garis tawa di area bibir dan pipinya,” jelas Dr Akhavan.

Garis senyum akan terlihat jelas pada seseorang yang kehilangan elastistisitas kulit dan lemak di bagian tengah wajah.

Dr Akhavan mengatakan, Anda kebiasan tidur dengan posisi menyamping dan wajah mengarah ke bawah, terjadi tekanan pada kulit yang menyebabkan keriput.

Lalu, seorang dermatolog lainnya, Dr Alex Karidis, mengatakan, garis senyum atau nasal-labial fold bisa juga terjadi karena posisi tidur yang berdampak tidak baik untuk wajah.

“Garis senyum bisa terbentuk karena posisi tidur yang menyebabkan kulit cepat keriput. Kulit di bagian mata cenderung lebih tipis,” jelas Dr Karidis.

Namun, jika Anda lebih nyaman tidur dengan posisi menyamping, maka ada strategi khusus yang bisa menjadi solusi.

“Aku juga selalu tidur menyamping. Aku pun lebih suka menggunakan bantal yang keras.”

“ Aku menjaga wajah agar tidak keriput dengan cara meletakkan setengah wajah, bagian hidung ke atas, pada wajah, sisa bagian wajah tidak menyentuh bantal,” jelas Rene Rouleau, seorang pakar estetika langganan selebriti.

Walau pun masih diperdebatkan tentang munculnya wajah lebih tua kala tersenyum,  wanita yang banyak tersenyum, ramah, dan humoris, dianggap lebih seksi serta menawan di mata pria.

Sifat-sifat positif, seperti misalnya berpengetahuan luas, pintar melontarkan lelucon, dan murah senyum, merupakan energi yang menular serta dinilai sangat menarik oleh pria.

“Seseorang yang terlihat bahagia dan hangat, mudah menarik perhatian orang-orang sekelilingnya. Sebenarnya, seksi yang sesungguhnya lebih dari penampilan fisik,” ujar Tina Tessina, seorang psikoterapis dan penulis buku mengenai pernikahan modern.

Tessina menambahkan bahwa wanita yang mudah tertawa, tidak pemurung, dan humoris, terlihat jauh lebih menawan ketimbang wanita cantik tapi judes atau cepat tersinggung.

“Kecantikan seorang wanita yang sesungguhnya ada pada energi yang dia miliki dan terlihat oleh lawan jenis,” terang Jeffrey A. Hall, seorang konsultan perkawinan.
Wanita yang memiliki sifat positif, kata Hall, berdaya pikat lebih karena umumnya pria ingin memiliki pasangan hidup yang bisa meningkatkan kualitas hidup di masa depan.

Selain itu, wanita yang bahagia dengan hidupnya merefleksikan seseorang yang sehat secara mental dan fisik.

Komentar