Begini Membongkar Kedok Pembohong

Penulis: Darmansyah

Sabtu, 24 Desember 2016 | 08:55 WIB

Dibaca: 0 kali

Anda ingin membongkar bagaimana seseorang dalam kondisi berbohong?

Nah, seperti dihimpun majalah popular “intisari” dan dikutip laman situs “kompas.com,” hari ini, Sabtu, 24 Desember 2016, baha tubuh adalah media paling sederhana untuk membuka kedok si pembohong.

Untuk itu  penting bagi Anda  untuk mempelajari gerak-gerik alias bahasa tubuh dari seseorang.

Salah satu dari kedok berbohong ini adalah, bila seseorangsering mengulang pertanyaan.

Seseorang yang berbohong cenderung mengulangi pertanyaan ketika kita bertanya kepadanya.

Misalnya, kita bertanya “Ke mana kamu tadi malam?”

Jika ia berbohong ia akan cenderung balik bertanya, “Ke mana aku tadi malam?”

Selain itu pembohong akan terdiam sejenak ketika tiba-tiba ditanyai pertanyaan yang sulit. Maksudnya adalah untuk memikirkan kebohongan apa yang hendak disampaikan.

Kalau si pembohong membuka kalimat ia sering tidak detil

Kita mungkin berpikir bahwa pembohong akan berbelit-belit ketika menjelaskan sesuatu.

Namun penelitian membuktikan bahwa sebetulnya pembohong cenderung menjelaskan sesuatu dengan tidak detail dan cenderung singkat.

Seorang pembohong akan berusaha menegaskan kebohongannya agar pernyataannya terlihat benar.

Ia sering menggunakan kata “sejujurnya” “sebenarnya” dengan tujuan penegasan, bukan pengakuan.

Seorang yang berbohong biasanya memperlambat kata-katanya ketika mulai berbicara. Perhatikan irama dan nada bicaranya, jika dimulai dengan lambat, kemungkinan besar ia berbohong.

Tipikal orang yang sedang berbohong ialah tiba-tiba berbicara formal dan tampak tidak santai walau berada di suasana yang santai.

Saat seseorang berbohong ia cenderung kehilangan kata-kata untuk menjelaskan maksudnya. Bukan terbata-bata, ia cenderung bicara tidak beraturan.

Dalam interogasi tersangka, polisi biasanya meminta mereka untuk menceritakan ulang kronologi cerita yang disampaikannya.

Kalau ia berbohong, ia akan sulit menceritakan kembali apa yang sudah disampaikannya sebelumnya.

Jika kita mencurigai seseorang berbohong, cobalah segera mengalihkan topik pembicaraan.

Umumnya, orang yang jujur akan bingung dengan topik pembicaraan yang berganti tiba-tiba.

Namun pembohong akan senang jika topik dialihkan untuk menghindari “kebohongannya” yang tadinya dibahas.

Polisi juga melakukan hal ini ketika menginterogasi seseorang. Awalnya ia ditanyai dengan pertanyaan yang sangat ringan, namun tiba-tiba ia ditanyai dengan pertanyaan yang lebih sulit.

Jika ia terkejut dan terbata-bata, kemungkinan ia berbohong.

Sebelum ada memberi kesimpulan seseorang itu pembohong, maka kenalilah terlebih dahulu  tipenya.

Ada tipe pemohong musiman. Pembohong tipe ini tidak biasa dalam berbohong. tiap berkata bohong akan ada jeda waktu karena ia harus mengarang penjelasannya lebih dulu

Setiap kali dia berbohong maka akan dihadapkan dengan ketakutan terhadap kebenaran yang sedang ia tutupi. oleh karena rasa takut tersebut ia akan bertingkah laku tidak seperti biasanya.

Dan ada lagi tipe pembohong pro

Nah,  yang ini sudah mahir berbohong sehingga biasanya jeda waktu ketika berbohong sangat sedikit. dia sudah ahli karena sudah banyak berbohong sepanjang hidupnya.

Yang penting bohongnya lancar dulu penjelasan penjelasan yang mengiringi di pikir belakangan.

Komentar