Begini Cara Mudah “Membunuh” Stress

Penulis:: Darmansyah

Selasa, 16 Mei 2017 | 15:38 WIB

Dibaca: 0 kali

Cara mudah membunuh stress?

Ya,  laman situs “menshealth,” hari ini, Selasa, 16 Mei, menurunkan tulisan bagaimana seharusnya stress di”bunuh” agar muncul keseimbangan emosi setiap norang.

Ya juga ketika kita harus mengenyamping banyaknya tuntutan dalam kehidupan yang disertai tekanan

Da,  tidaklah heran seseorang akan mudah merasa stress dan kesehatan mentalnya terganggu.

Karir, bisnis, asmara, keluarga, hingga macet pun dapat berkontribusi mengganggu stabilitas mental seseorang.

Yang dikhawatirkan jika berlangsung dalam periode waktu yang konsisten dan signifikan, mental seseorang yang terganggu akan mengubah karakternya secara perlahan menjadi negatif dan semakin parah kadarnya.

Jangan sampai hal tersebut dialami oleh diri sendiri.

Ada cara mudah menurut para psikolog hingga instruktur kesehatan yang banyak diterapkan oleh para CEO perusahaan ternama di dunia.

Langkah pertama, luangkan waktu lima menit, dua kali dalam sehari untuk mengafirmasi atau meyakinkan kembali apa tujuan hidup, mimpi-mimpi dan keinginan diri sendiri.

Banyak orang tak berhasil mencapai tujuannya karena terlalu malas, lelah, letih, merasa kurang berbakat.

Namun pada dasarnya, tujuan dalam hidup haruslah diingatkan terus atau divusialisasikan ulang untuk diri sendiri.

Nah, meskipun hanya sepuluh menit dalam sehari, luangkanlah waktu untuk duduk atau berjalan di ruang terbuka. Sebaiknya yang dikelilingi pepohonan dan udara segar.

Hal ini secara instan akan mengangkat sedikit banyak tingkat stress dalam pikiran dan mengisi kembali energi dalam tubuh.

Tubuh adalah penggerak segala aktivitas Anda.

Jika tidak dirawat kesehatannya atau menurun kondisinya, penyakit akan mudah menyerang. Alhasil aktivitas tehambat dan memperngaruhi performa kerja.

Selalu luangkan waktu untuk berolahraga, makan makanan yang sehat agar berkarya dalam kehidupan ini semakin prima.

Kemajuan yang dialami seseorang selalu datang dan dimulai dari diri sendiri.

Segala hal negatif yang ada di sekitar kita jangan sampai merusak kesehatan mental secara perlahan.

Luangkan waktu untuk diri sendiri dengan cara meditasi.tiga puluh  menit dalam sehari adalah waktu ideal, terutama sebelum tidur.

Jika hal tersebut terasa terlalu banyak menyita waktu Anda, dua menit sehari juga cukup.

Ini yang asik. Meskipun terdengar klise, tapi senyuman selalu dapat mengubah dunia menjadi lebih positif.

Tak hanya baik untuk diri sendiri, namun juga orang lain.

Lupakan anggapan miring tentang memberikan senyum kepada orang lain dan rasakan manfaatnya menularkan aura positif kepada orang lain untuk diri sendiri.

Senyum yang tulus datang dari dalam hati dan jika masih terasa kaku, latihlah di depan cermin.

Ini dianggap sepele, namun menyapa banyak orang dengan sapaan standar seperti ‘Selamat Pagi’ akan meningkatkan kepercayaan diri sekaligus meningkatkan aspek sosial.

Keluarlah dari zona nyaman yang selalu berdiam diri dan menunggu disapa orang lain terlebih dahulu karena gengsi, dan cobalah untuk menyapa ramah orang lain.

Jika respon orang lain negatif, itu urusan mereka yang berperilaku negatif.

Tetaplah menjadi orang yang positif.

Saat seseorang berbohong, perlahan ia merusak stabilitas emosi diri sendiri dan membentuk sebuah pola mental yang sakit.

Menjadi seorang yang jujur selalu dimulai dari diri sendiri, seperti menentukan pilihan ataupun berinteraksi dengan orang terdekat.

Selain itu, carilah hobi positif yang bisa membuat Anda bahagia dan terus bahagia.

Sesederhana memilih olahraga yang paling digemari, hobi yang membuat Anda melupakan segala kepenatan, hingga kebiasaan saat masih kanak-kanak yang tak lagi dilupakan seiring tumbuh dewasa.

Jangan malu untuk tertawa lepas, melakukan kesalahan hingga bersikap kekanakan.

Tak ada manusia yang sempurna dan semua orang hanya ingin hidup damai dan bahagia

Komentar