Bau Ketiak Bisa Picu Gairah Seksual?

Penulis:: Darmansyah

Selasa, 8 November 2016 | 10:51 WIB

Dibaca: 0 kali

Ini sebuah fakta menarik. Ternyata bau ketiak, plus aroma tubuh lainnya,  akan membuat hubungan intim setiap pasangan bisa meningkatkan  gairah seksual.

Fakta ini juga diungkapkan oleh  seorang peneliti, Kelly Gildersleeve, dari Universitas Chapman, Orange, California, yang menemukan wanita yang sedang mengalami siklus subur menyukai aroma tubuh pria pada bagian wajah dan tubuh.

Hasil percobaan ini  memperlihatkan, aroma tubuh yang mendapat perhatian wanita ternyata berasal dari pria yang memiliki gen kekebalan berbeda dari wanita.

Dalam teorinya, wanita ingin bercinta dengan pria yang memiliki gen berbeda karena lebih berpeluang menghasilkan keturunan yang baik.

Ciri-ciri lain yang tertera pada aroma tubuh meliputi bentuk tubuh dan simetri wajah, kadar testosteron, dan gaya hidup pria.

Dari laporan yang ditulis Mens Journal,  sebuah studi pada tiga tahun lalu yang diterbitkan dalam Evolution and Human Behavior menemukan, wanita yang tengah mengalami siklus subur mendukung aroma pria dengan kadar testosteron tinggi.

Studi lainnya dari  Frontiers di Endokrinologi  mengungkapkan  pria yang mencium aroma tubuh dan aroma kelamin  wanita  menemukan  hormon testosteron dan kortisol pria meningkat pesat saat mencium aroma tubuh wanita yang mengalami siklus subur.

Respons tersebut berlangsung lebih lama setelah mencium aroma tubuh dari alat kelamin wanita. Testosteron dan kortisol menurun saat pria mencium aroma tubuh seorang wanita yang tidak mengalami masa subur.

Dari hasil penelitian, ketertarikan antara aroma tubuh berpengaruh dari hormon tubuh yang dimiliki. Misal, ketiak seseorang memiliki aroma tubuh yang memproduksi reseptor hormon.

Ketiak mengeluarkan campuran hormon, termasuk mikroflora  pada kulit dan folikel rambut.

Campuran hormon tersebut mengeluarkan aroma tubuh.

Anda tentu  tahu bahwa aroma tubuh bayi dan anak-anak itu berbeda. Lalu pada saat remaja aroma tubuh berubah lagi, begitu terus hingga tua.

Ya, penciuman Anda tidak salah. Kelompok usia tertentu memiliki aroma khas, dan manusia mampu mengidentifikasi perbedaan tersebut.

“Manusia juga memiliki kemampuan mengidentifikasi usia biologis seseorang dari baunya,” kata ilmuwan saraf sensorik di Monell, Chemical Senses Center, Amerika Serikat, Johan Lundström

Rupanya di dalam tubuh manusia terdapat komponen kimiawi yang dapat mengirimkan sinyal ke otak orang yang menghirup aromanya dan mengenali usia seseorang.

Dalam studi yang dipublikasikan dalam jurnal PLoS One ini peneliti membagi analisis aroma tubuh dalam tiga kelompok

Masing-masing partisipan  diberikan kaos dengan bantalan di ketiaknya selama lima malam.

Sesudah itu, ada orang yang mengevaluasi aroma tubuh dari bantalan tersebut. Rupanya para evaluator mampu membedakan aroma berdasarkan kelompok usia.

Satu hal menarik, rupanya para evaluator tidak menilai aroma tubuh orang tua tidak terlalu tajam dibandingkan dua grup lainnya.

“Orang tua memiliki aroma tubuh yang cenderung netral sebenarnya dan tidak terlalu tajam. Hal ini benar-benar mengejutkan karena selama ini kita sering menganggap aroma tubuh mereka terlalu tajam,” kata Lundstrom.

Dan ada lima fakta menarik tentang bau badan atau aroma tubuh yang mungkin akan membuat Anda tercengang

Pertama, keringat Anda sebenarnya tidak bau

Keringat tanpa pengaruh bakteri, sebenarnya tidak berbau.

“Bau badan terjadi karena beberapa bakteri yang biasanya berada di kulit kita menghasilkan zat  tertentu dari sekresi kelenjar keringat, sehingga menyebabkan bau busuk,” ujar Dr. Amesh Adalja

Kedua  aroma tubuh Anda khusus dan unik

Aroma yang dihasilkan tubuh Anda, tidak seperti aroma tubuh yang dihasilkan oleh sahabat Anda.

“Setiap orang memiliki aroma tubuh yang unik. Walaupun kebanyakan manusia tidak menggunakan rasa tersebut lagi, namun hewan  dapat mengidentifikasi orang dengan aroma tubuh yang dikeluarkannya, “ demikian penjelasan direktur medis di SignatureCare Pusat Darurat di Houston, Dr. Aaron Braun.

 

Selanjutnya, kita memilih pasangan berdasarkan aroma mereka

Memang, awalnya kita jatuh cinta pada matanya.

Namun coba pikirkan, bagaimana aroma tubuh yang dikeluarkan pasangan? tentunya ini menjadi salah satu faktor ketertarikan kita padanya.

Para ilmuwan bahkan telah mengemukakan fakta bahwa kita lebih suka memilih pasangan dengan sistem kekebalan tubuh yang berbeda dengan kita.

Hal ini mungkin berasal dari manfaat evolusioner untuk menjaga anak-anak kita sehat dan terlindung dari suatu penyakit.

Vegetarian dan pemakan daging memiliki bau tubuh yang berbeda

Braun mengatakan bahwa diet merupakan salah satu faktor terbesar pemicu bau badan.

“Diet yang penuh dengan rempah-rempah seperti kari atau jintan, apabila mengendap dalam pori-pori kulit dalam kurun waktu lama bisa mempengaruhi bau tubuh Anda.”

“ Ini sama seperti daging merah, karena daging merah memerlukan waktu yang lama untuk dicerna dan membusuk di dalam tubuh. Daging yang membusuk di saluran pencernaan Anda, tentunya akn mempengaruhi keringat dan bau badan,” ujarnya.

Wanita menyukai bau keringat pria. Wanita mengalami perubahan emosional dan fisiologis saat mencium aroma tubuh pria.

Kimia yang dihasilkan oleh tubuh pria, androstadienone, mampu mempengaruhi suasana hati wanita. Selain itu, kadar kortisol-nya berpengaruh terhadap siklus haid serta hormon ovulasi pada wanita.

Komentar