Bagi Wanita Seks Bukan Hanya Urusan Fisik

Penulis: Darmansyah

Kamis, 29 Desember 2016 | 09:15 WIB

Dibaca: 0 kali

Gabriela Galvan de Antillon, terapis seks dan psikologi dari Coral Gables, Amerika Serikat , seperti di tulis laman situs “shape,” mengingatkan para lelaki bahwa aktifitas seks bagi wanita bukan  semata urusan fisik.

“Faktor psikologis seperti rasa percaya berperan penting menentukan orgasme seorang wanita,” ujar Galvan de Antillon..

Gabriela Galvan de Antillon, selanjutnya mengatakan bahwa rasa percaya bisa meningkatkan orgasme pada wanita.

Makin percaya wanita pada pasangannya, makin optimal orgasmenya.

“Jika Anda memercayai seseorang, perasaan Anda akan tenang. Alhasil ketika bercinta Anda jadi lebih menikmati sesi itu. Hasilnya, orgasme jadi lebih optimal,” papar Galvan.

Bagi wanita, lanjut Galvan, seks tak sekedar menyangkut fisik. Tapi juga emosional dan spiritual.

Tak jarang, masalah datang akibat kurangnya rasa percaya dalam sebuah hubungan. Urusan bercinta pun turut kena imbas.

“Banyak kasus di mana ketidakmampuan wanita untuk orgasme berkaitan dengan faktor psikologi. Bukan faktor fisik,” ujar Kameelah Philips, M.D, pakar lainnya yang mengkhususkan diri pada masalah obstetrik dan ginekologi di New York, Amerika Serikat.

Seringkali, lanjut Philips, wanita merasa tubuhnya seperti luluh lantak akibat masalah yang terjadi dalam hubungan mereka. Serangan psikologis ini kemudian memengaruhi kondisi fisik mereka.

Ada beragam cara yang bisa ditempuh untuk membangun kepercayaan dalam sebuah hubungan. Salah satu yang paling mudah dan efektif adalah komunikasi.

“Bicaralah dengan pasangan Anda. Jika sudah menyangkut seks dan orgasme, pasangan Anda mestinya antusias dan mau membantu,” imbuh Jim Pfaus, Ph.D, pakar seks yang meneliti tentang orgasme

Memang, keluhan sulit mencapai orgasme cukup banyak dimiliki para wanita.

Padahal, kunci meraih orgasme sebenarnya terletak pada kemampuan untuk fokus pada momen bercinta yang sedang dialaminya.

Para wanita yang selalu mencapai orgasme mengatakan, mereka selalu fokus pada sensasi yang dirasakan tubuhnya selama berhubungan seksual. Kemampuan ini membuat mereka tak pernah absen mengalami puncak kenikmatan.

Penelitian juga mengungkapkan wanita yang selalu berhasil orgasme tersebut lebih memiliki pikiran yang erotis selama bercinta, dibandingkan dengan wanita yang jarang mencapai orgasme.

Kendati begitu, kedua kelompok wanita itu sama-sama mengaku sering memikirkan hal-hal erotis untuk merangsang dirinya sendiri sebelum bercinta.

“Sepertinya para wanita tak kesulitan untuk fokus pada fantasi erotis. Tetapi, wanita yang jarang orgasme memang mengalami kesulitan untuk mengarahkan pikirannya pada aktivitas bercinta yang sedang dilakukannya,” kata Pascal De Sutter, profesor bidang seksologi dari Belgia.

De Sutter mengatakan, kekhawatiran mengenai penampilan dan berat badan merupakan salah satu hal yang bisa mengalihkan perhatian wanita.

Studi mengenai kaitan antara orgasme dan fungsi kognitif ini ia lakukan  dalam penelitian yang berkelanjutan.

Hasil penelitian ini selaras dengan penelitian sebelumnya yang menyebutkan bahwa pikiran erotis selama bercinta akan membantu seseorang mencapai orgasme.

Sementara itu, wanita yang kesulitan merasakan orgasme biasanya adalah mereka yang pikirannya mudah teralihkan sehingga mereka tidak rileks saat bercinta.

Nikmati setiap sentuhan dan rangsangan yang diberikan pasangan.

Fokus pada momen bercinta yang dialami juga akan meningkatkan gairah sehingga seseorang akan lebih mudah mencapai puncak.

Lantas muncul pertanyaan berapa kali wanita bisa orgasme?

Biasanya wanita, secara rata-rata,  memiliki satu kali orgasme

Namun begitu,  cukup banyak wanita yang  mengaku tak pernah mendapat orgasmel

Tapi, ada juga di antara wanita yang  mencapai lebih dari satu kali orgasme dalam satu kali berhubungan intim.

Studi yang dilakukan oleh peneliti seks berpengaruh, William Hartman dan Marilyn Fithian, yang diterbitkan dalam jurnal Human Sexuality mengatakan bahwa wanita hanya membutuhkan satu atau dua menit, rata-rata, untuk mencapai klimaks kedua mereka.

Peneliti seks lain Shere Hite dan Alfred Kinsey melakukan beberapa riset lain mengenai potensi wanita untuk mendapat orgasme berulang. Sayangnya, tidak ada penelitian yang lebih baru di luar sana tentang hal ini.

Tapi Vivienne Cass, Ph.D., penulis buku The Exclusive Orgasm, mengatakan pengalaman klinisnya menunjukkan bahwa semua wanita memungkinkan mendapat orgasme berulang.

“Banyak wanita yang dapat mengalami 5-7 kali orgasme berturut-turut dengan mudah,” kata Cass. “Meski semua wanita mungkin memiliki potensi untuk memiliki orgasme berulang, kenyataannya banyak yang tidak tahu caranya untuk mendapatkan hal tersebut.”

Cass mengatakan, ada beberapa hal yang mungki bisa menjadi penyebabnya, misalnya memiliki pasangan tanpa keterampilan yang cukup untuk memberikan rangsangan maksimal kepada wanitanya, atau usaha untuk mencoba ke arah sana dianggap terlalu melelahkan.

Trik utamanya adalah tidak memberi rangsangan berlebihan pada klitoris. Hal ini sangat mungkin terjadi, mengingat banyaknya ujung saraf di area itu, kata Dawn Michael, seorang seksolog bersertifikat dan penulis A Couples Guide to Better Sexual Intimacy.

Setelah orgasme, klitoris menjadi sangat sensitif dan membesar.

Di saat ini, ubahlah fokus Anda ke arah vagina.

Segera setelah bagian yang paling intens dari orgasme pertama berlalu, sentuhlah diri Anda dengan lembut atau minta pasangan melakukannya, untuk menjaga sensasi menyenangkan tetap berlanjut.

Atau Anda bisa menunggu beberapa saat agar gairah sedikit mereda, kemudian kembali saling menyentuh, jika itu yang Anda inginkan.

Biarkan diri Anda merasa rileks dan mengobrollah dengan pasangan Anda tanpa harus berfokus pada mencoba untuk memiliki orgasme berikutnya.

Namun, dia tahu bahwa Anda ingin mendapatkannya lagi, baik dengan mengatakannya secara langsung atau menempatkan tangannya di area intim Anda.

Kemudian, saling bereksplorasilah untuk membangkitkan gairah Anda berdua, sekali lagi dengan saling menyentuh bagian-bagian yang selama ini jarang disentuh.

Siapa tahu, mungkin di bagian-bagian itu jugalah titik sensitif yang bisa membuat Anda kembali mendapat kepuasan.

Memiliki otot panggul yang kuat juga bisa membantu Anda berhubungan seks dengan lebih berkualtitas.

Michael merekomendasilkan Anda untuk melakukan latihan kegel yang memang berguna untuk menguatkan otot panggul.

Komentar