TekoKopi - Promo HARBOLNAS

Awas!! Film Porno Bisa Bikin Mr P Loyo

Penulis:: Darmansyah

Jumat, 26 Agustus 2016 | 16:02 WIB

Dibaca: 0 kali

Anda penggemar film atau video porno?

Wah, gawat.

Gawat?  Ya.

Sebabnya?

Mr P Anda bisa loyo.

Loyo?

“Ya,”  kata ahli Seks, Angela Gregory,  dari Rumah Sakit Nottingham University

Menurutnya film dan video porno,  terkadang dapat membantu seseorang untuk membangkitkan libidonya i di atas ranjang.

Namun, jika Anda kecanduan risikonya bisa membuat Anda disfungsi ereksi alias Mr P loyo.

Angela Gregory mengungkapkan, ada lonjakan jumlah laki-laki muda yang mencari pengobatan untuk disfungsi ereksi. Alasannya adalah mereka mengaku sering menonton fim atau gambar porno.

“Sebelumnya, orang-orang yang dirujuk ke klinik kami dengan masalah disfungsi ereksi karena faktor usia lebih tua. Mereka juga mengidap penyakit hipertensi, diabetes, dan penyakit kardiovaskuler,” kata Angela dikutip Timesofindia.

Kini, menurut Angela, banyaknya smartphone dan jaringan internet yang cepat membuat orang mudah mengakses film porno. Sehingga, orang lebih sering melihat film tersebut untuk merangsang dirinya.

Sebagai informasi, berdasarkan sebuah studi dalam Journal of Sexual Medicine satu dari setiap empat pasien disfungsi ereksi, usianya baru di bawah empat puluh tahun.

Usia ini tergolong muda dan berbahaya.

Penelitian lain mengklaim bahwa mengakses situs porno online mencerminkan kualitas kecanduan. Akibatnya hal ini menurunkan kenikmatan seksual menurunkan dan libido berkurang.

Pelarian lelaki ke fil dan video porno untuk meraih libido adalah akibat ketidakpercayaan  diri. Sebaiknya hilangkan rasa nggak percaya diri itu karena bisa mengganggu ereksi.

Sebuah penelitian yang dimuat dalam Journal of Sexual Medicine menunjukkan, pria yang merasa positif dan bangga akan organ vitalnya lebih jarang mengalami gangguan ereksi.

“Jika Anda merasa cemas dan minder dengan organ genital, tentu akan berdampak pada kehidupan seksual,” kata Debby Herbenick, peneliti dari Indiana University.

Walau secara umum para pria merasa puas dengan ukuran penis mereka, tetapi penelitian yang dilakukan Herbenick menunjukkan satu dari lima pria merasa minder.

Salah satu cara untuk menumbuhkan rasa percaya diri adalah dengan menghentikan kebiasaan menonton “film biru”.

Saat Anda menonton film porno, organ genital pria para aktornya tampak sama. Mereka terlihat besar, selalu siap beraksi dan mampu bertahan lama.

“Membandingkan diri Anda dengan pemain film porno bisa membuat Anda merasa minder terhadap ukuran penis yang dimiliki,” katanya.

Yang perlu disadari adalah ada dua jenis ukuran penis.

Pertama adalah yang membesar dan memanjang saat ereksi, kedua adalah yang sudah besar sejak awal sehingga sewaktu ereksi tidak terlihat pertambahannya. Sebuah survei menunjukkan mayoritas pria memiliki penis jenis yang pertama.

Selain itu, ukuran penis bukan segalanya dalam hal memuaskan pasangan. Untuk membantu wanita mencapai orgasme, seorang pria harus mengerti cara merangsang daerah-daerah tertentu seperti klitoris atau payudara.

Sebenarnya juga bukan cuma pria yang merasa tidak percaya diri saat harus tampil tanpa sehelai pakaian. Kebanyakan wanita juga merasa kurang pede dengan bentuk tubuh mereka.

Bagi pria, kemampuan penis untuk ereksi memang memegang peranan penting ketika tengah bercinta, apalagi untuk pria muda yang baru saja menikah.

Namun terkadang, ketika penis dirasa loyo, tak sedikit pria muda yang mengira dirinya mengalami difungsi ereksi . Padahal, belum tentu.

Bagi pria muda memang ada yang memiliki penis dengan kemampuan ereksi tidak optimal. Sehingga, mereka sulit mempertahankan ereksi.

Ereksi yang tidak optimal bisa disebabkan karena prostatitis yakni infeksi atau peradangan di kelenjar prostat meskipun kondisi ini jarang dijumpai di pria dengan usia relatif muda.

Hal lain yang kemungkinan terjadi adalah disfungsi ereksi temporer yang disebabkan menurunnya kebugaran fisik dan psikis misalnya karena stres.

Lebih lanjut, kemampuan penis untuk ereksi juga bisa dipengaruhi penyakit kronis yang dialami si pria.

Misalnya diabetes, darah tinggi, dan kolesterol tinggi.

Nah, agar pria bisa mempertahankan ereksinya, ada cara alami yang bisa dilakukan tetapi membutuhkan cukup banyak waktu pastinya.

Cara tersebut antara lain rutin melakukan latihan fisik, memenuhi asupan gizi seimbang, mendapat tidur yang cukup minimal delapan jam, dan konsumsi obat herbal misalkan Syberian Gingseng.

Pemakaian cock ring juga bisa mengganggu kemampuan ereksi penis ketika terjadi gangguan aliran darah di corpus-cavernosum, bagian penting dalam rongga batang penis untuk membendung darah agar bisa ereksi

Cock ring adalah cincin yang dipasang di pangkal penis dan diklaim bisa membuat ereksi lebih lama dengan mempertahankan jumlah darah yang mengalir di penis.

 

Komentar