Wuah.. Angelina Jolie Profesor di LSE

Penulis: Darmansyah

Rabu, 25 Mei 2016 | 09:20 WIB

Dibaca: 0 kali

Anda masih ingat Angelina Jolie?

Itu, istri Brad Pitt.

Angelina Jolie kini menambah satu predikat baru di pundaknya.

Tahu apa?

Guru besar atau professor.

Dan tak tanggung-tanggung. Ia akan mengajar di di London School of Economics atau LSE, sebuah lembaga pendidikan paling prestise di dunia.

Jolie akan menjadi mahaguru tamu di sana .

Sebelum jadi guru besar, Jolie sudah memiliki peran sebagai  sebagai aktris, ibu, dan duta PBB untuk pengungsi
Apa yang akan diajarkan oleh Jolie di LSE?

Jolie tidak akan mengajar masalah ekonomi.

Ia hanya akan mengisi kelas master baru yang memperbincangkan soal keperempuanan, perdamaian, dan keamanan.

Dan kepastian soal itu sudah diumumkan LSE, awal pekan ini.

Seperti diberitakan Reuters, kelas yang diajar Jolie akan dimulai tahun depan.

Itu adalah kelas pertama di dunia dan dijalankan oleh Pusat Keperempuanan, Perdamaian, dan Keamanan LSE yang dibuka tahun lalu.

Jolie sendiri yang membuka Pusat Keperempuanan, Perdamaian, dan Keamanan LSE itu. Mantan Sekretaris Luar Negeri Inggris, William Hague saat itu mendampingi Jolie.

“Penting bagi kita untuk meluaskan diskusi tentang bagaimana meningkatkan hak-hak perempuan dan mengakhiri pembiaran kejahatan yang secara tidak proporsional berdampak pada perempuan, seperti kekerasan seksual dalam konflik,” ujar Jolie.

Ia mengaku sangat menantikan saat-saat mengajarnya.

“Juga belajar dari para siswa, sebagaimana saya akan berbagi pengalaman pribadi bekerja bersama pemerintah dan PBB,” ujar istri Brad Pitt itu melanjutkan.

Tidak sendirian, Hague yang mendirikan lembaga itu juga ikut menjadi profesor tamu.

Ia dan Jolie punya kesamaan, karena konsisten mengampanyekan penghentian kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak.

Hubungan dekat itu diawali dari film In the Land of Blood and Honey, debut Jolie sebagai sutradara.

Itu merupakan film yang berlatar perang Bosnia kala diamuk perang.

Dalam peristiwa itu, dipercaya sampai dua puluh ribu perempuan diperkosa secara brutal.

Setelah film yang dirilis, Jolie dan Hague menggagas Inisiasi Pencegahan Kekerasan Seksual dalam Konflik  Keduanya juga terlibat dalam konferensi global pertama soal isu itu di London.

LSE  dalam rilisnya mengatakan program tersebut  adalah yang pertama di dunia dan akan dikelola oleh LSE Centre for Women, Peace and Security, yang diluncurkan tahun lalu oleh Jolie dan mantan menteri luar negeri Inggris, William Hague.

“Penting bagi kami untuk memperluas diskusi mengenai bagaimana memajukan hak-hak perempuan dan mengakhiri impunitas untuk kejahatan yang secara tidak proporsional berdampak pada perempuan, seperti kekerasan seksual dalam konflik,” ujar Jolie,  dalam pernyataan tertulis.

“Saya tidak sabar untuk mengajar dan belajar dari para mahasiswa, serta berbagi pengalaman saya bekerja bersama pemerintah-pemerintah dan PBB.”

Dikutip  juga dari Telegraph, Angelina mengajar untuk  para mahasiswa program magister.

Ia akan memfokuskan pelajaran pada isu gender dan hak asasi manusia.

Tak hanya itu, Angelina juga akan menemani William Hague, mantan Mentri Luar Negeri Inggris, untuk mengajar program magister di Centre for Women, Peace and Security.

“Aku sangat terdorong untuk mengajar di program ini. “

“Kuharap lembaga akademis lainnya akan mengikuti contoh ini karena sangat penting untuk memperluas diskusi bagaimana memajukan hak-hak perempuan dan mengakhiri kekebalan hukum atas kejahatan yang berdampak pada perempuan seperti kekerasan seksual dalam konflik,” ungkap Angelina.

“Aku berharap juga bisa belajar dari para mahasiswa dan berbagi pengalamanku bekerjasama dengan pemerintah dan PBB,” pungkasnya.

Komentar