Video Fatin, “Rumor Hart It” Dikunjungi 15 Ribu Penggemarnya

Penulis: Darmansyah

Kamis, 28 Februari 2013 | 09:19 WIB

Dibaca: 0 kali

MENJELANG  “gala show” kedua X Factor Indonesia yang disiarkan “live” RCTI,  Jumat malam pukul 21.00 WIB (1 Maret  2013), besok, remaja pemalu,  Fatin Shidqia Lubis, yang dalam istilah Ahmad Dani, salah seorang juri,  masih sangat lekat dengan kecentilan remajanya, belum tergeserkan sebagai yang terfavorit di antara dua belas peserta program musik “siap saji” milik Simon Cowel itu, usai salah satu peserta finalnya, Dicky Adam, si pemilik suara unik itu  tersingkir  dengan haru pada Jumat sebelumnya..

Sebagai salah  satu peserta X Factor Indonesia Indonesia, yang menurut istilah Anggun C Sasmi,  juri lainnya, memiliki “sejuta umat,”  video nyanyian  “Rumors Hart It”  ciptaan Adele,  yang ia pentaskan Jumat lalu  ternyata  telah diunduh oleh  lebih dari 15 ribu pengagumnya.

Menurut produser X Factor Indonesia, unduhan video Fatin masih yang terbanyak dari speserta yang ikut di final. Video ini masih jauh dari unduhan penampilan  milik Mikha Angelo, remaja 15 tahun, yang pekan lalu tampil dengan gitar, dan diunduh oleh kalangan remaja pula  dalam jumlah jauh  di bawah lima ribuan.

Bahkan, menurut sebuah sumber di lingkungan produser, video Fatin tak bisa  terkejar oleh videonya Shena Malsiani, Novita, Agus dan Isa Raja, peserta yang juga punya penggemar fanatic.  “Fenomenal sekali,” kata seorang yang mengirim pesan kepada “website” x factor tentang Fatin.

Program  X Factor sebagai musik “siap saji” ini, adalah pengganti program sebelumnya “Indonesia Idol” yang juga disiarkan RCTI  dengan format yang berbeda. Khusus di X Factor tidak dibatasi usia tertinggi. Sedang usia terendahnya 15 tahun yang ditempati seorang peserta Mhka Angelo. Fatin berada dikatagori wanita dan beusia 16 tahun.

Berlainan dengan “Indonesian Idol,” program pencarian bakat menyanyi X Factor membagi empat kelompok peserta.  Ada kelompok yang terdiri dari di bawah 26 tahun pria dan wanita, kelompok diatas 26 tahun campuran dan kelompok grup dan masing-masing kelompok digawangi mentor  dari salah  satu juri.

Program musik kemasan Simon Cowel ini sudah sangat mendunia dan disaksikan oleh ratusan juta pemirsa di 40 negara.  Dalam audisinya beberapa bulan lalu, pihak penyelenggara telah mendatangi sepuluh kota besar di Indonesia Dari hasil pencarian bakat dengan istilah penyelenggara memiliki faktor “eks” di dapat tiga belas peserta yang lolos dari “booth camp” dan karantina untuk tampil di final yang istilahnya “gala show.”

Diantara tiga belas peserta, kini tersisa 12, Fatin menyeruak sebagai yang fenomenal. Sebab berlainan dengan Shena, Novita maupun Mhika dan lainnya, Fatin tidak memiliki latar belakang musik. Ia masih seorang yang polos dan hanya pernah menyanyi di”kamar mandi.”

Latar belakang lainnya, ia berasal dari keluarga yang sangat relegius yang hampir saja tidak mengizinkan Fatin ikut audisi dan karantina. Tapi kini Fatin tumbuh menjadi idola dengan ratusan ribu “follower” yang siap memberikan dukungan kepadanya. Para juri yang saling bersaing menjagokan anak asuhnya, bahkan “ngeri” dengan pendukung Fatin.

Beby Romeo malah sudah terang-terangan mengatakan Fatin sebagai calon juara paling potensial. Bahkan ketika ditemui di tempat latihan Selasa petang Beby secara jujur mengatakan fenomena Fatin masih belum akan tergeserkan pada minggu-minggu mendatang. Ia akan tetap berada di puncak pilihan penggemar karena kesederhanaannya bercampurbaur dengan keunikan suaranya.

 “Orang suka dengan dia karena orisnil. Ia tidak punya pengetahuan dan background musik, tapi mampu tampil dengan apik lewat tiga lagu yang pernah di dendangkannya. Granade, Diamond dan Rumor Hart It. Lafadh Inggrisnya tidak terlalu jelek. Dan juga tidak lebih bagus dari Mhika,” kata seorang juri yang enggan disebut namanya.

 Fatin  sendiri  mengaku mengalami perubahan dalam kesehariannya sejak mengikuti audisi untuk kemudian  ditayangkan di layar kaca itu. Salah satunya, ia jadi memiliki banyak penggemar, termasuk yang menjadi follower akun Twitter-nya.

Ketika ditemui di karantina usai dilatih oleh sang mentornya, Rossa, Fatin enggan berkomentar tentang penampilannya Jumat malam besok. “Ah nggak enak harus memuji diri sendiri. Maunya lolos, tapi nggak tahulah.

Ditanya, apa yang dirasanya setelah menjadi terkenal Fatin dengan sangat lugu mengatakan, “Akuseneng banget. Kalau buka Twitter jadi seneng banget. Tadinya enggak pernah gitu. Lucu gitu adafans,” kata Fatin ketika ditemui di Studio RCTI, Kebon Jeruk.

Selain itu, di sekolah dan di tempat umum banyak orang mengajaknya berfoto bareng. “Kalau disekolahan, misalnya aku lagi lewat, diginiin, ‘Misi-misi, ada artis lewat.’ Terus ada yang suka bilang, ‘Kamu ikut X Factor?’ terus minta foto,” ceritanya.

Meski namanya banyak diperbincangkan, Fatin tidak mau berbesar kepala. “Aku seneng sih. Tapi, aku enggak mau ke-GR (gede rasa)-an gitu. Takut jadi yang gimana-gimana gitu,” tutupnya.

Ia juga sering diganggu untuk membuka jilbab. Bahkan ada di antara “follower”nya minta kiriman foto Fatin dengan rambut tergerai. Tahu jawabannya,”jangan. Dosa tau. Nggak lah. Aku sejak kecil sudah beginian kok. Hanya buka jilbab kalau di kamar mandi tuh.”

Ketaatannya terhadap ibadah juga sudah teruji selama di karantina. Ia tidak pernah mengabaikan waktu shalat. Dengan disiplin ia tetap menjalan ibadah tanpa peduli dengan jadwal latihan.”Pokoknya permisi.”

Untuk kegiatan sekolah remaja ini tetap mengikutinya. Kadang lewat internet. “Ia tidak pernah abai terhadap kewajiban sekolahnya,” kata ibunya yang diamini oleh sang ayah Bahari Lubis.

Itulah Fatin remaja centil yang akan tampil dengan balutan naturalnya besok malam di tayangan program musik X Factor.

Komentar