Selamat Jalan Yon “Koes Plus” Koeswoyo

Penulis: Darmansyah

Jumat, 5 Januari 2018 | 08:52 WIB

Dibaca: 0 kali

Vokalis Koes Plus Yon Koeswoyo meninggal dunia di usia tujuh puluh delapan tahun pada Jumat, hari ini, 05 Januari

Pria bernama asli Koesyono Koeswoyo ini merupakan salah satu personel yang mencoba terus mengibarkan nama bandnya hingga akhir hayatnya.

Yon mulai aktif bermusik bersama saudara-saudaranya, Jon Koeswoyo, Tonny Koeswoyo, Nomo Koeswoyo, dan Yok Koeswoyo lewat sebuah grup bernama Kus Brothers.

Setelah Jon memutuskan untuk mundur, Yon dan ketiga saudaranya tetap lanjut bermusik dengan pimpinan Tonny.

Pada tahun enam puluhan awal, mereka pun mengganti nama bandnya menjadi Koes Bersaudara dengan formasi Yon sebagai penyanyi utama disamping memegang gitar.

Tonny memang selalu ingin Yon yang menjadi vokalis utama karena memiliki suara yang bagus dan tidak pernah diajari gitar secara khusus.

Berselang dua tahun kemudian, rezim Soekarno saat itu turut memenjarakan anggota keluarga itu karena dinilai masik yang kebarat-baratan. Namun, akhirnya keluarga itu dibebaskan.

Dalam laporan Pantau disebutkan, upaya pemerintah untuk memajukan kebudayaan nasional, termasuk musik, didukung oleh Lembaga Kebudayaan Rakyat  atau Lekra, bagian dari Partai Komunis Indonesia, antara lain melalui konsepsi kebudayaan yang dimuat di Lentera, lembaran kebudayaan harian Bintang Timur.

Pada akhir tahun enam puluhan, posisi penabuh drum digantikan oleh Kasmuri atau Murry, rekomendasi dari Yon kepada Tonny. Mereka mengganti grup musiknya menjadi Koes Plus.

Nama Koes Plus pun terkenal dengan pelbagai lagunya macam Manis dan Sayang dan Cintamu Telah Berlalu.

Pada  dua tahun lalu, Yon sempat mengaku mengidap sesak napas yang diakibatkan oleh kebolongan paru-parunya, yang membuatnya harus diopname selama lebih dari sebulan, Mei hingga Juni di tahun itu.

Yon menyebut peristiwa tersebut sebagai peringatan dari Tuhan.

Ia sadar bahwa selama ini dirinya terlalu semangat dalam berpentas, sehingga seringkali ‘lupa daratan.’

“Saya kalau tidak bernyanyi malah lemas. Saya kan tukang nyanyi, saya kalau nyanyi senang. Ini obat mujarab,” ujarnya.

Yon mengaku sangat bersyukur atas keberadaan orang-orang yang senantiasa di sisinya ketika dalam keadaan sakit.

Ia menuturkan, banyak sekali orang yang mengirimkan bantuan berupa moral dan material.

Bukan hanya itu, para penggemar Yon bahkan tidak segan-segan membantunya dengan bentuk finansial.

Saat itu ia mengaku kesulitan membayar biaya pengobatan dan perawatan rumah sakit. Sebagian dari mereka lantas membantunya.

Alasan biaya pengobatan dan perawatan itu pula yang membuat Yon menggelar konser bertajuk Andaikan ‘Koes Plus Datang Kembali’ di Balai Sarbini, Jakarta Pusat pada 9 Desember 2016.

“Alasan yang utama betul adalah, saya kan tidak ada pensiun, tidak mendapatkan duit dari pemerintah. Itu duit dari mana?  Memangnya tidak perlu uang untuk makan dan beli obat? Saya sekali check up saja , kalau seminggu sekali saya duit dari mana? Kecuali kalau saya kaya sekali,” ujarnya.

Yon tetap bernyanyi demi bisa bertahan hidup. Ia tetap mengibarkan bendera Koes Plus hingga akhir hayatnya.

Selamat jalan, Yon Koeswoyo.

Komentar