Sebab Lagu Lama Mariah Carey Jadi Juara

Penulis: Darmansyah

Senin, 19 November 2018 | 14:57 WIB

Dibaca: 1 kali

Mariah Carey masih tak bisa percaya bahwa album Glitter yang dia buat p tujuh belas tahun  silam, dan dikenal sebagai album yang flop, bisa masuk tangga album serta jadi jawara.

Ketidakpercayaan Carey tersebut tampak ketika menjadi bintang tamu dalam acara The Tonight Show starring Jimmy Fallon yang rilis pada  beberapa hari lalu

Dalam perbincangan tersebut, Carey memperkenalkan album terbarunya, Caution yang rilis pada Jumat (16/11). Namun Fallon juga menyinggung fenomena kemunculan kembali Glitter ke tangga album

“Itu mengacaukan hidup saya,” seloroh Carey ketika Fallon mengumumkan kemampuan album tersebut masuk lagi ke tangga lagu.

Fallon kemudian bertanya kepada Carey mengapa album tersebut bisa kembali masuk bahkan menjadi jawara tangga album.

“Karena Lambily ada di belakangnya,” kata Carey seolah masih tak percaya. Dia pun menjelaskan target dari kampanye tersebut.

“Sebenarnya [kampanye] itu diarahkan kepada saya, karena saya tidak pernah melakukan [menyanyikan] lagu [album Glitter di konser],” kata Carey. “Itu album tema, sebenarnya,”

Fallon kemudian menyinggung alasan Carey tak pernah menyanyikan lagu tersebut dalam konser atau penampilannya.

“Waktu itu sulit,” kata Carey merujuk beragam kegagalan yang muncul usai album untuk film bertajuk sama itu rilis pada  September  tujuh belas tahun lalu, bertepatan dengan aksi teror di World Trade Center di New York.

Film dan album Glitter menuai kegagalan baik di mata kritikus maupun pasar. Bahkan album ini disebut sebagai karya Carey terburuk dalam sejarah kariernya. Sehingga wajar, Carey tak mencantumkan album itu dalam katalog di berbagai layanan streaming.

Ditambah, kala itu disebut Carey mengalami berbagai masalah hidup. Saat itu, Carey bahkan sempat dibawa ke rumah sakit karena mengalami kelelahan akut. Ia pun mengaku memiliki gangguan mental bipolar di masa-masa itu.

“Ya tahulah, ketika itu [film] rilis, itu banyak hal. Drama. Saya tak ingin terlibat di dalamnya, bahkan setelahnya. Karena setelahnya saya harus…,” kata Carey kemudian terputus.

“Kita harus ubah suasana ini,” lanjut Carey memberikan kode bahwa dirinya mulai tak suka mengenang momen tersebut. Namun Fallon meyakinkan Carey untuk tetap melanjutkan dan berpeluang menguasai tangga album dengan dua karya.

“Fakta bahwa Glitter bisa kembali [ke tangga album] itu sesuatu. Siapa yang mengira album itu akan ke nomor satu, setelah bertahun-tahun?” kata Carey kepada Fallon.

“Namun itu sebuah album yang bagus dan penggemar membuat itu terjadi. Saya tak melakukan apa pun. Mereka hanya.. ini sebuah kampanye. Lebih besar dari saya, jauh lebih besar dari saya,” lanjut Carey.

Beita lain juga mengungkapkan Mariah Carey akan merilis album barunya Caution pada Jumat lalui, tapi secara mengejutkan album lamanya telah lebih dulu bertengger di posisi nomor satu setelah hampir dua dekade dirilis.

Album Glitter yang dirilis pada tujuh belas tahun lalu untuk pengiring film berjudul sama secara mengejutkan melonjak ke puncak Album Chart iTunes pada Rabu emarin.

Padahal, album tersebut dikenal sebagai karya flop dari Carey.

“Tak yakin apa yang sedang terjadi tapi saya menyukainya! Lambily [sebutan penggemar Mariah] luar biasa untuk mendapatkan keadilan untuk Glitter [#JusticeForGlitter],” tulis Carey merespons capaian barunya.

Kebangkitan album ini dilaporkan Just Jared sebagai bagian dari inisiatif penggemar lewat tagar #JusticeForGlitter.

Film Glitter terkenal mendapatkan ulasan buruk pada saat perilisannya dan kemudian berimbas pada anjloknya penjualan album tema yang menyertainya. Album itu dirilis tepat pada  September tujuh belas tahun silam.

Tak ayal, Carey pun terus mengungkapkan kegembiraanya saat ini kala menyaksikan usaha para penggemar untuk mempopulerkan karyanya kembali.

Album baru Carey besok bakal menjadi album kelima belas dan yang pertama setelah terakhir kali merilis album pada empat tahun lalu bertajuk Me. I Am Mariah… The Elusive Chanteuse. Sebagai awal, ia telah lebih dulu merilis lagu utama berjudul GTFO pada September lalu.

Meski baru kembali merilis album, Carey sebelumnya telah merilis sejumlah karya berupa album kompilasi berikut singlenya, ‘Infinity’, dan single ‘I’Dont’ yang tak mendapatkan sambutan pasar yang meriah.

Sejak mengeluarkan debut album ‘Mariah Carey’, penyanyi asal New York campuran Amerika-Afrika, Afrika-Venezuela, serta Irlandia tersebut telah merilis  empat belas album, menjual dua ratus  juta rekaman di seluruh dunia, dan mendapatkan puluhan penghargaan musik.

Dan Carey juga resmi merilis lagu terbarunya, GTFO,

Lagu tersebut merupakan awalan dari album baru yang akan dirilis oleh Carey.

Album baru yang masih dirahasiakan judulnya itu merupakan album kelima belas dan yang pertama kalinya setelah terakhir kali merilis album pada empat tahun silam bertajuk Me. I Am Mariah… The Elusive Chanteuse.

GTFO yang saat ini baru bisa diakses di layanan streaming itu mengisahkan penolakan Carey atas mantan kekasihnya yang masih berusaha untuk datang kembali ke kehidupan pelantun Butterfly tersebut.

You took my life for granted” lantun Carey. “You left me lost and disenchanted / Bulldoze my heart as if you planned it / My prince was so unjustly handsome

How about you get the f**k out? / How about you get the f**k out? / Get the f**k out

Carey masih berusaha bereksperimen dalam bermusik meski usianya sudah menginjak 48 tahun. Kali ini, GTFO masih terasa sentuhan ballad nan mendayu yang dikombinasikan dengan synthesizer.

GTFO juga tidak menampilkan kekuatan vokal Carey. Lagu ini tergolong “santai” bila dibandingkan karya Carey lainnya. Hal ini disebut memang keinginan Carey sendiri sebelum merilis single resminya, With You,

“Saya ingin memberikan penggemar saya dan semuanya karya perdana yang tak terlalu serius,” kata Carey dalam pernyataannya, dikutip dari ET.

“Saya amat bersenang-senang membuat album ini,” katanya. “Dan saya ingin momen pertama menggambarkan semangat yang ringan itu,”

Komentar