Sandy Tak Main-main Kembali Jadi Muslim

Penulis: Darmansyah

Selasa, 17 Juni 2014 | 13:13 WIB

Dibaca: 0 kali

Sandy Tumiwa dan ibunya, Amalia Nurshanty, yang memang seorang muslimah

Sandy Tumiwa tidak main-main dengan pilihan kembali ke agama masa kecilnya, Islam, setelah tidak menemukan kedamaian sebagai seorang kristiani. Bahkan Sandy yang memiliki ibu seorang muslimah itu, Amalia Nurshanty, siap menerima situasi terburuk rumah tangganya dengan Tessa Kaunang, anak pemusik band AKA, Arthur Kaunang itu.

“Saya bukan hanya sekadar memilih. Ini masalah keyakinan. Saya mantap sebagai seorang mualaf dan siap menerima resiko terburuk sekali pun di dalam rumah tangga,” kata pemain sinetron itu.

Resiko terburuk itu adalah permohonan cerai dari Tessa Kaunang. Namun begitu, Sandy masih mencari keseimbangan di dalam rumah tangganya dengan beda keyakinan. “Kalau bisa bertahan kenapa tidak. Kalau pun terjadi kondisi paling buruk ya, saya siap pisah,” kata Sandy.

Sandy Tumiwa mengakui ada kegoncangan dengan rumah tangganya hari-hari ini. Tessa Kaunang diakuinya masih galau dengan pilihan keyakinannya .”Sedang renggang lantaran ada perbedaan prinsip,” kata Sandy yang ditemui Gery Haryanto dari “nuga” di Jakarta, Selasa, 17 Juni 2014.

Sandy yang masih berusaha memperbaiki hubungan mengaku ikhlas jika istrinya minta berpisah. Menurut Sandy, saat ini mereka masih dalam tahap penyesuaian.

“Ini kan namanya penyesuaian,” ungkap Sandy.

Sandy dan Tessa sama-sama sedang berusaha membuat penyesuaian untuk mempertahankan rumah tangganya yang dibina selama delapan tahun.

“Kalau saya maunya mempertahankan keluarga, istri, dan anak saya,” tegasnya.

Namun, Sandy tetap memberikan kebebasan kepada istrinya untuk memilih.

“Tapi kalau pihak lain berpikiran lain, ya enggak apa-apa. Saya terus berikan yang baik saja,” tandasnya.

Tessa Kaunang sejak Sandy memilih kembali menjadi muslim mulai merasakan perbedaan dalam diri sang suami. Sandy tak ingin menceraikan sang istri, dia ikhlas jika harus berpisah.

Bagi Sandy, perbedaan itu hal yang wajar karena masih dalam tahap penyesuaian.

Meski begitu, perbedaan tersebut tidak lantas membuat rumah tangganya bersama Tessa selama delapan tahun kandas. Dia tetap ingin melanjutkan pernikahan, meski dengan keyakinan berbeda.

Jika perbedaan ini tidak diterima, dan berujung pada perceraian, Sandy pun siap dan ikhlas merelakan ibu anak-anaknya itu.

“Tapi kalau yang berpihak lain berpikiran lain, ya enggak apa-apa. Saya terus berikan yang baik saja,” tandasnya.

Sandy Tumiwa sendiri, kini, lebih rajin mengikuti pengajian setelah memutuskan kembali ke Islam. Hal itu dilakukan agar menambah keyakinan atas pilihanya saat ini.

“Sekarang ini saya juga sering syuting-syuting, kalau ada sela waktu, ke pengajian, ikut organisasi dan kegiatan lain yang sama-sama menguatkan keyakinan,” ungkap Sandy.

Selain itu, Sandy juga telah mempersiapkan sejumlah agenda saat bulan Ramadan mendatang. Karena dulu pernah menjadi muslim, suami Tessa Kaunang ini merasa kangen dengan aktivitas di bulan Ramadan nanti.

“Kemarin juga saya sudah ketemu teman-teman, nanti Ramadan mau ngadain kegiatan seperti apa. Jadi antusias banget. Saya pengen lagi ngerasain puasa, buka puasa, tarawih bareng,” tandasnya.

laporan : gery haryanto, wartawan “nuga” di jakarta

Komentar